
*Sesampai nya di Rumah, Fitri hanya memikirkan Apa yang terjadi tadi*
Fitri...
Apa kau Masih Lapar!?
*Tanya Laura, tetapi tidak di dengar kan Fitri*
Hey... Laura!!
**I..iya ada apa?
Apa kau masih memikirkan Kejadian Tadi?
HM.... bagaimana Bisa aku melupakan kejadian itu Begitu saja.
Ini ya Fit, Jangan terlalu di pikir kan kali, Ntar Jadi suka Loh.
Ih... Kenal Aja Enggak, Lagian pun Gak mungkin Kita jumpa lagi Sama Pria Brengsek itu.
Ya Sudah jangan memikirkan itu lagi, oh iya Tadi kau ingin Makan, Bilang saja sama Buk Narsih, Nanti biar di buat kan Makanan.
Aku tidak ingin merepotkan Buk Narsih, Nanti ku buat sendiri.
Ya sudah kalau gitu aku Ke kamar dulu, Mau mandi Gerah.
Eh tunggu..
Mas David ke mana ya!?
Tidak tau, Coba nanti Ku lihat di kamar nya.
HM...
*Laura pun melihat ke kamar David sambil membawa kan Hadiah Ana untuk David*
***Mas David....
Tok.. tok***....
Kok gak ada suara nya ya..
__ADS_1
*Laura Membuka Pintu kamar David yang tidak di kunci, Betapa kaget nya Laura, Ia menemukan David Tergeletak lemas di Lantai dekat sudut Kamar mandi*
Mas David!!
Ada apa dengan mu Mas, Jangan buat Laura khawatir seperti ini Mas...
Mas gak papa Laura, hanya saja badan Mas lemas.
Kalau begitu ayo kita ke rumah sakit Mas...
Aku takut Mas kenapa-kenapa, Ayo..
*Kalya Membopong David dan Membawa nya Turun*
Fitri.... Buk Narsih..
Tolong Mas David.
Loh.. Laura ada apa dengan Mas David?
Aku juga tidak tahu, ayo bantu aku Membawa Mas David ke mobil..
Tidak Tau Mbok...
*Laura pun Keluar rumah Dan Meminta supir David Mengatakan nya ke rumah sakit*
Laura Aku ikut ke rumah sakit ya.
Tanya Fitri.
Ya sudah Ayo..
Kalau begitu Buk Narsih, Laura pergi dulu ya, tolong jangan rumah.
Baik Non...
*Sesampai nya di rumah sakit, Dokter langsung Memeriksa David*
Ya Allah Ada apa dengan mas David, kenapa dia jadi seperti ini, Ya Allah sembuh kan lah Mas David, Karena ia satu-satunya saudara kandung ku, Gumam Laura Sambil mondar mandir di depan Ruang UGD.
Laura Kamu jangan Khawatir seperti ini, Dokter kan Sedang memeriksa Mas David.
__ADS_1
Iya Fit tapi aku merasa tidak tenang...
Iya aku tau kok, Lebih baik duduk dan berdoa Minta kesembuhan Mas David.
Iya Fit Makasih ya Sudah mau Nemani ku ke rumah sakit.
Tidak perlu Berterimakasih seperti itu, aku kan Sahabat mu, Jadi jangan Berpikir yang tidak-tidak dan Berdoa untuk kesembuhan dan kesehatan Mas David.
Iya Fit... Hiks... hiks...
Oh iya... Apa aku perlu menelfon Ana!?
Iya Fit...
Telfon saja, Mana tau dengan kehadiran Ana, kondisi Mas David Membaik.
*Fitri pun langsung menelfon Ana*
Ana... Cepat lah Ke rumah sakit.
Ngapain aku ke rumah sakit?
Tanya Ana, yang tidak mengerti maksud Nya.
Mas David...
Mas David!!? Ha...
Mas David kenapa, Jawab aku?
Mas David Sakit, Dan sekarang masih Di ruangan IGD...
Ya sudah Kalau begitu, Aku akan ke sana, tolong kirimkan alamat rumah sakit nya.
Iya sudah, aku akan mengirimkan nya.
Jangan Lama-lama, aku Tidak ingin Mas David kenapa-Kenapa, Gara-gara Alamat rumah sakit itu saja.
**Iya iya... Kalau gitu kau Hati-hati di jalan ya.
BERSAMBUNG**
__ADS_1