
Butuh tumpangan?..
tanya Kurniawan
wah... lun siapa laki- laki ini, kenapa memberi mu tumpangan. bisik Fitri
Dia laki- laki yang tadi ku cerita kan.
jawab Laura
kamu mau pulang kan?.. sini aku antar, kaki kamu kan masih sakit.
Em... tidak usah repot- repot, teman saya sudah memesan ojek online kok, bentar lagi sampai.
Bentar- bentar ni anak kenapa bisa di sini ya.
gumam Laura.
Tapi kenapa kamu bisa ada di sini...
tanya Laura
Tadi kebetulan lewat saja...
O.. kebetulan lewat, apa jangan- jangan dia..
Laura bangun jangan mimpi aja, masa Kurniawan suka sama aku. gumam Laura
Kurniawan ini sahabat ku nama nya Fitri.
oya.. salam kenal..
jawab awan
kalian ingin pulang kan, biar ku antar, gak baik loh nolak rezeki.
Baik lah kalau kau memaksa..
jawab Fitri
Laura ayo naik, jangan melamun saja.
Memang dasar kamu nya ya fit, denger gratisan langsung.
Kamu tau sediri kan aku orang nya kyk gimana, tapi bukan aku saja kebanyakan mamak- mamak suka gratisan.
__ADS_1
O..o.. Berarti kamu itu sudah mamak- mamak doank.
ih.. enak saja bilangin aku mamak- mamak.
Rumah kalian di mana ya..
tanya Kurniawan
waduh.. sampai lupa, lurus saja nanti ada gang, belok kanan.
Kurniawan pun mengantar Laura dan fitri, di perjalanan fitri melihat ke arah Laura yang dari tadi Senyum- senyum sendiri.
Hey.... Laura..
kamu kenapa kok senyum- senyum sendiri kayak orang gila.
Aku lagi melihat pemandangan indah, jawab Laura yang mata nya menuju ke Kurniawan.
Ya ampun... mulai deh...
Jangan banyak- banyak memandang nya ntar kamu suka.
Aku rasa aku sudah menyukai nya fit...
Laura kamu kan baru jumpa dengan nya, secepat itu kamu menaruh hati, Ingat Laura Kamu hanya melihat profil nya saja, belum tentu dia laki- laki yang baik, aku takut kamu nanti terluka karena seorang lelaki.
Sekarang pikiran mu sudah mulai kemana- mana...
Tiba- tiba mobil berhenti.
Laura apakah sudah sampai?..
Sudah.. ini kos- kosan saya.
kamu gak mau masuk dulu?..
tanya Laura.
Tidak usah.. terima kasi...
Saya ada janji dengan seseorang.
Iya.. Terima kasi ya sudah mengantar kami
Ya sama- sama...
__ADS_1
kalau gitu saya pergi dulu..
Laura dan Fitri menganggukkan kepala, dan tersenyum tipis.
Ayo masuk jangan di lihatin saja, dia sudah pergi...
Iya- iya Bawel banget sih emak ku ini...
Ih... aku bukan emak mu.... Dasar.
ah...ah..h..h.....
Laura tertawa terbahak- bahak karena melihat ekspresi wajah fitri.
Jangan tertawa gak ada yang lucu....
Iya- iya jangan marah lah fit..
bujuk Laura
Sudah lah ayo masuk...
Siap bos..
Mereka memasuki rumah, tiba- tiba mereka di kejutkan dengan sesosok wanita paru baya di dalam kos- kosan mereka.
Ibu kenapa di sini?...
Tanya Laura dan Fitri
Wanita itu adalah pemilik kos- kosan yang di tempati Laura dan fitri.
Tapi kami sudah bayar uang kos- kosan bulan ini?..
Bukan itu Laura/ Fitri..
Ibu tadi sedang memeriksa kos- kosan, dan tidak sengaja ibu melihat kalian di antar seorang laki- laki, Ibu khawatir kalian berbuat yang tidak- tidak di kos- kosan, kalian kan tau betul peraturan nya.
Ya ampun buk kami sudah dewasa, kami tau mana yang baik mana yang tidak, ibu jangan khawatir, kami pasti patuh dengan peraturan nya.
Iya bu betul kata fitri..
Laura Dan Fitri tau batasan nya bu.
Jawab Laura Dan Fitri
__ADS_1
Ya sudah Ibu percaya dengan kalian, tapi ingat sekali kepercayaan Ibu di hancur kan, ibu gak akan pernah percaya dengan kalian lagi, Dan kalian tau apa yang akan ibu perbuat karena mencoreng nama baik kos- kosan ibu.
Ibu pemilik kos- kosan adalah orang yang tidak banyak bicara, tetapi sekali berbicara tajam nya sama tajam dengan pedang SAMURAI.