Di Tinggal Nikah Pacar

Di Tinggal Nikah Pacar
Berita Hoax


__ADS_3

*Di pagi hari nya, Laura dan Fitri Pergi Bekerja seperti biasa nya, tetapi Hari Ini Suasana Kantor Tidak seperti biasa nya, Kantor ramai penuhi Oleh Wartawan- wartawan, Yang Mendengar Kalau Pemilik Perusahaan Sudah kembali Dari Tur pekerjaan nya, Ntah Tau dari Mana Wartawan Kalau Pemilik itu Sudah Pulang, Lagian Para Karyawan Satu orang pun tidak tau kalau Bos Pulang hari ini tidak termasuk Kurniawan*


Ada apa nih Kok Ramai sekali Wartawan Di depan kantor?


Tanya Laura Yang bingung Melihat keramaian, di depan kantor.


Tidak Tau.


Jawab Fitri, Singkat karena Fitri juga tidak tau, Kalau Bos mereka Pulang Hari ini.


Vina.. Vin...


*Laura Memanggil Asisten Kurniawan*


Siapa Vina?


Tanya Fitri.


Vina Asisten Kurniawan.


Iya ada apa Laura?


Ini kenapa Banyak sekali Wartawan di depan?


Tidak tau juga sih, Tapi tadi aku tanya mereka, mereka bilang kalau ada seseorang Melaporkan Kalau bos, Sudah pulang dari luar negeri, Tapi setahu ku Bos kalau pergi itu Sampai Satu, Dua tahunan kalau pergi.


Oh seperti itu, Jadi apa benar Bos akan pulang?


Tidak tau juga, Tapi kalau pak Kurniawan aku rasa Ia Tau.


Ya sudah lah kalau begitu, Terimakasih aku ingin ke ruangan ku dulu.


*Laura yang mendengar Nama Kurniawan di sebut, langsung Mengalihkan pembicaraan*

__ADS_1


Apa Kau ingin Aku bertanya Dengan Pak Kurniawan?


Tidak Perlu, Nanti Pun kalau Bos pulang hari ini aku pasti akan mengetahui nya, tidak perlu bertanya dengan Kurniawan, Eh.. Pak Kurniawan.


Ya sudah Kalau begitu aku permisi dulu ya.


*Laura mengangguk kan kepala nya*


Ya sudah Fit..


Aku ke Ruangan ku dulu ya, Kau Pergi lah ke ruangan mu.


Ya sudah lah kalau begitu.


*Mereka Pun pergi ke ruangan nya masing-masing*


HM... Kenapa Aku sangat Jijik Mendengar Nama Kurniawan setelah Kejadian itu ya, Gumam Laura, Tetapi di Buyar kan dengan Seseorang Yang ia Pikir kan itu.


Omo...


Ge-er Banget sih...


Jadi Apa kau masih memikirkan kan masa lalu Kita dulu.


Kenapa pula Aku Memikirkan Seorang Pria brengsek seperti mu, Amit-amit Lebih baik kau pergi dari hadapan ku sekarang melihat mu saja aku Sudah ingin muntah, Sana Pergi.


Apa kau Mengandung anak ku, kenapa kau ingin muntah setelah melihat ku.


Heh.. Kau Bodoh apa bego, Kau itu sangat Menjijikkan, Enak saja kau bilang aku sedang mengandung anak mu, Jangan kan Bermimpi, Terlintas di pikiran ku saja tidak.


Kenapa Cara bicara mu semakin kejam Laura, Tapi aku Sangat Menyukai nya, Kau semakin dewasa.


Kalau aku bilang pergi!

__ADS_1


kalau Aku tidak ingin pergi bagaimana?


Kalau begitu biar aku yang pergi!


Laura, Ayo lah jangan seperti itu pada ku, Aku sangat mencintai mu, Aku melihat Aby Hanya lah Sebongkah sampah, yang tidak bisa di daur ulang lagi.


Jaga bicaramu Kurniawan, Aby Itu Istri mu Ingat itu, Aby sudah merawat mu dengan kasih sayang dan perhatian, tapi malah kau mengatakan kalau Aby itu tidak lebih dari seonggok Sampah!?


Ah.. terserah lah yang penting sekarang aku bisa bersama mu Laura.


Mimpi kau Brengsek!!


*Laura Pergi meninggalkan Kurniawan dan langsung pergi ke Ruangan Fitri*


Tok.. tok...


Iya silahkan Masuk...


Fitri...


Eh.. Laura ada apa, kenapa kau Ke ruangan ku?


Tidak ada apa-apa aku Hanya ingin Melihat mu.


Oh ya sudah lihat lah wajah ku terus sampai kau bosan, aku masih sibuk membuat laporan Penjualan Baju.


Oh kau sedang sibuk ya, Ya sudah lah kalau begitu aku pergi dulu ya.


Iya, Tapi nanti aku ke ruangan mu, Aku ingin bertanya kenapa Kau seperti ini.


*Laura mengangguk dan Pergi meninggal kan Ruangan Fitri*


Semoga saja, Kurniawan sudah tidak ada lagi di ruangan ku, Aku sudah sangat malas berhadapan dengan Kurniawan, Gumam Laura sambil Celingukan melihat keberadaan Kurniawan.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2