Di Tinggal Nikah Pacar

Di Tinggal Nikah Pacar
Siapa kah bos ku?


__ADS_3

*Selamat siang pak*


Iya Selamat siang**


Silahkan Duduk.


Terimakasih pak..


Oiya Ada apa bapak memanggil ku?


*Laura bertanya seolah-olah ia Tidak mengetahui Maksud ia di panggil*


Begini, Di perusahaan Ini hanya butuh Seorang Sekertaris, jadi apa kah kau bersedia bekerja menjadi sekertaris?


Maaf Sebelum nya pak, Menjadi Sekertaris!


Berapa Gaji nya perbulan ya pak?


Gaji kamu Perbulan 10juta tapi kamu harus Mengikuti Apa yang ia kata kan nanti.


Ha...


**S sepuluh juta, Bukan main gaji perbulan 10 juta! Tapi tunggu aku tidak tahu Seperti apa wujud bos ini, Ah... terserah lah, Yang penting dapat duit banyak, Urusan Bos galak atau bos apa lah itu, urusan belakangan, gumam Laura Sambil Melihat Sekeliling ruangan.


Hey... Apa kau bersedia?


Tentu saja Saya bersedia pak!


Apa Kamu Tidak ingin tau siapa Bos Yang akan bekerja dengan mu nanti?


Tidak pak...


Saya percaya dengan bapak sepenuhnya kalau bos pasti orang nya baik.


**T tapi...


Ya sudah pak, Kapan saya bisa bekerja?


Kalau kau ingin, hari ini juga Kamu bisa bekerja di sini.


Hehe...


Pak Kalau besok saja Bagaimana?


Ya sudah besok kamu sudah bisa masuk kerja.


Ya sudah pak Permisi...


*Laura beranjak dari tempat duduk dan keluarga dari ruangan*


Bagaimana Laura?


tanya Fitri.


Ye... Fitri aku sangat senang, Aku mendapat pekerjaan.


Wah... selamat ya Laura/Fitri, Kalian mendapatkan pekerjaan.


*Laura dan Fitri Menjawab Bersama*


Haha...


Kalau di lihat-lihat kalian seperti anak kembar.


Haha... Iya juga ya.

__ADS_1


Ya sudah kalau begitu aku akan menelaktiri kalian makan enak bagaimana?


Ajak Laura.


Yang betul?


Iya... Aku sangat senang akhir nya aku dapat pekerjaan juga.


Ya sudah kalau begitu aku yang memilih tempat makan nya ya!


Ye... Ana Kalau urusan Makanan langsung saja.


Ya Gak papa kan Laura..


Haha... Iya gak papa.


Tuh... Laura saja Bolehin.


Iya lah....


Ya sudah lah jangan berdebat, ayo kita pergi, Lagian aku juga dari tadi belum makan siang.


Iya kebetulan sekali aku juga belum makan siang...


Ikutan aja orang ngomong apa!


Luwe..... Iri bilang Kawan.


Ih... siapa yang Iri dengan Orang Gila seperti mu.


**Hi... Apaan sih Kamu tuh yang gila...


Kamu Yang gila...


kamu gila.. gila..gila..gila....


Gila.. gila.. kamu gila**...


Sudah sudah... Sama-sama gila saja ribut!


Balas Laura yang mencoba menghentikan perdebatan Fitri dan Ana.


Laura!!!


*Apa!!!


*Betul kan yang ku kata kan**


*Laura Menekan Beberapa kata agar mereka berhenti*


Sudah lah.... Jadi gak nih...


Jadi Lah aku Sudah Sangat Lapar.


*Mereka pun Pergi dan mencari tempat makan yang di Pilih kan Ana*


Ana!


Yang benar saja kita makan di pinggir jalan.


Emang nya kenapa Fitri!


Kamu tidak menyukai tempat nya?


Tidak begitu, Ini kan Makanan pinggir jalan, pasti makanan sudah kotor!

__ADS_1


Ya ampun... Percuma penampilan preman tapi takut makan, makanan pinggir jalan.


**Y ya.. ya itu kan berbeda.


Apa beda nya, dasar Culun...


Lagian kan ini tempat nya bersih kok, ayo lah Makanan nya juga tidak kalah enak dengan Restoran bintang lima.


Beda lah Ana!!


Restoran bintang lima itu mahal dan Higienis.


Sudah lah Ana/Fitri, jangan berdebat lagi, Restoran bintang lima dan Pedagang kaki lima juga sama saja, sama-sama ada lima nya.


Iya juga ya... kenapa aku tidak berpikir sampai situ.


Ya sudah lah Fitri... Tampak nya makanan nya Enak-enak.


*Dengan Bujukan Laura, Akhir nya Fitri memberanikan diri*


Iya Aku ikut...


Awas ya nanti nagih!!!


Sudah lah Ana... Jangan menggoda nya lagi.


*Ana pun memesan kan makanan, dan tak lama kemudian Pesanan mereka datang*


Ye... Akhirnya datang.


*Selamat menikmati*


Iya Pak terima kasih...


Tunggu dulu... Enak nya itu makan pakai tangan, Biar Afdol.


Ih... Nampak Cewek Feminim, tapi asli nya bar-bar.


Terserah lah yang penting kenyang, lu...


Sudah lah ayo makan...


*Mereka pun menyantap makanan itu*


Bagaimana Fit?


Lumayan...


Gak nyangka Ana pintar pilihan makanan.


Tuh kan enak... Siapa dulu.


**Ana...


*Laura dan Fitri mengatakan dengan Bersama sampai Ana Merasa malu sendiri*


Ya sudah Habis ini aku dan Fitri langsung pulang, Lain kali kau datang lah Ke rumah ku Ana.


Iya pasti aku akan datang Ke rumah mu, Akhir pekan aku akan ke rumah mu.


Benarkah...


Iya tapi aku tidak tau Alamat baru rumah kamu.


Tenang saja, Aku akan Mengirimkan Alamat rumah ku ke Ponsel mu.

__ADS_1


__ADS_2