Di Tinggal Nikah Pacar

Di Tinggal Nikah Pacar
Berjanji dan akhirnya mengingkari


__ADS_3

*Dan di pagi hari nya Laura Bersiap- siap, berangkat ke kampus bersama Devan*


Fit.. aku duluan ya, kalau ada apa- apa telfon ya, teriak Laura.


Iya hati- hati di jalan.


jawab Fitri.


Ya sudah lah kenapa aku harus marah dengan Laura karena tidak berangkat ke kampus bareng, lagian aku kan sudah berbohong dengan Laura, biar lah dia senang dulu karena mempunyai pasangan, gumam Fitri.


* Fitri pun langsung berangkat ke kampus, dan di jalan ia melihat Laura dan Kurniawan, Fitri langsung membuang wajah nya ke arah lain, agar Laura tidak melihat nya*


Baik lah.. demi sahabat aku rela menjadi orang bodoh, walau pun sahabat ku tidak memperhatikan pengorbanan ku selama ini, gumam Fitri.


*Sedang kan Laura ia asik berbincang dengan Kurniawan*


Oiya Sayang aku boleh tanya sesuatu gak?..


Dayang ku mau tanya apa sih, apa pun pertanyaan Dayang ku pasti akan ku jawab.


Kemarin kamu pergi ke cafe dekat (Vila)?


Mampus... ternyata dia masih Mengingat kejadian kemarin, apa aku akan berbohong lagi, ah tidak apa, demi kebaikan hubungan ku dan Laura berbohong sekali lagi tidak masalah nya, gumam Kurniawan.


Tidak...

__ADS_1


Aku kan pergi ke kampus, tidak mungkin aku pagi- pagi berada fi cafe, sedang kan aku ada kuliah pagi.


*Kurniawan menjelaskan kan ke Laura dan benar Laura mempercayai nya*


Iya juga sih..


Gak mungkin Kurniawan di cafe itu, lagian dia kan pergi ke kampus.


Hu..


semoga Laura, percaya dan tidak bertanya- tanya lagi, gumam Kurniawan.


Ya sudah lah sayang..


Gak mungkin juga itu kamu, aku percaya kok sama kamu, kamu tenang saja, Laura tersenyum tipis.


Ya sudah aku ke kelas dulu ya sayang, kamu jangan lupa Antar aku pulang ya!


Ya ampun masih di ingat aja..


iya iya pasti aku antara pulang, gak mungkin kan bunga kantil yang aku sayang, pulang jalan kaki.


Sayang akhir- akhir ini aku sudah merasa seperti setan tau gak sih, kalau pergi kamu menjemput dan kamu tidak antar aku pulang.


Kamu jangan Marah- marah gitu Dayang, Aku janji deh gak akan ulang lagi kejadian yang seperti itu lagi.

__ADS_1


Iya iya


Sudah sana pergi nanti terlambat...


Laura pun pergi meninggalkan Kurniawan.


*Sedang kan Fitri Iya memasuki ruangan kelas, ia melihat Laura duduk di kursi paling depan*


Waduh... mati gue.


kenapa kelas ku dengan Laura harus sama hari ini, menyebalkan sekali, semoga saja Laura tidak mengetahui kalau hari ini kelas ku dengan nya sama, gumam Fitri, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.


*Sementara itu kelas pun berakhir dan Fitri langsung keluar dari kelas*


*Untung saja Laura tidak sadar, gumam Fitri.


Mana sih Kurniawan, tadi katanya mau antar pulang, kenapa lama sekali, apa dia ingkar janji, sebaik nya aku menelfon nya agar tidak memikirkan yang tidak- tidak, gumam Laura*.


D..r.et... d..r.et....


Kenapa dia tidak angkat telpon ku, apa dia sudah pulang, Sebaik nya aku tunggu beberapa menit lagi, gumam Laura.


Hey Laura....


Loh... kamu kok bisa di sini Fitri?..

__ADS_1


Aku hanya jalan- jalan saja, di kos-kosan saja bosan, jawab Fitri.


Sebenarnya aku kasihan melihat mu Laura, apa kamu tidak melihat tingkah Kurniawan akhir- akhir ini, gumam Fitri.


__ADS_2