
Untuk menyelamat kan perasaan kedua nya aku lebih baik berbohong, sebenar nya aku tidak ingin berbohong, tetapi tidak ada jalan lain, aku tidak ingin orang yang aku cintai dan yang ku sayangi terluka gumam Kurniawan lagi sambil melihat Laura.
Kamu dari tadi diam saja, ada apa, kamu ada masalah ya?.. sekarang kan aku sudah jadi pacar kamu, jadi cerita saja, aku siap kok dengerin nya, Laura pun memeluk Kurniawan.
Tidak ada masalah kok..
jawab Kurniawan.
Ya sudah...
Oiya.. tadi aku melihat kamu sedang bersama wanita paru- baya dan gadis cantik, apa wanita paru- baya itu mama mu, dan gadis cantik itu apa saudara mu?.. Tanya Laura, yang membuat Kurniawan kaget dan panik karena takut kebohongan nya terungkap.
Kamu melihat aku, apa kamu tidak salah lihat,
jawab Kurniawan dengan wajah tegang nya.
Tidak mungkin kan aku salah lihat, sedang kan Fitri juga ada di sana, dan Fitri juga melihat nya.
Ya ampun aku lupa, iya tadi aku sedang bertemu dengan mama ku dan saudara ku,
Jawab Kurniawan.
Tadi Fitri ingin melihat lebih dekat dan menyapa tetapi aku melarang nya.
Ya sudah jangan bicara itu lagi, ayo kita pergi jalan- jalan, ajak Kurniawan.
Iya sayang..
Berarti ini kencan pertama kita ya..
Kurniawan tersenyum Ke arah Laura.
Ya ampun baru mulai aja sudah banyak dosa ku, apa lagi nanti, gumam Kurniawan.
__ADS_1
Sayang tunggu bentar ya, aku ambil tas dulu.
Kurniawan mengangguk kan kepala nya, yang berarti iya.
Laura pun masuk dan tanpa ia sadari Fitri mengintip dari jendela kos- kosan.
Hayo...
lagi ngintip apa, sekarang Fitri makin jago aja ya ngintip nya.
Tidak kok kamu nya aja yang merasa..
Fitri berbicara terbata- bata karena ketahuan Laura.
Ya sudah sini ku kasih tau, biar gak makin penasaran.
kata- kata Laura membuat Fitri semakin penasaran apa yang mereka bicara kan.
Aku tidak ingin mendengar kan..
Yang betul, nanti tidak bisa tidur karena memikirkan apa yang kami bicarakan di depan.
jawab Laura
Ya sudah kalau kamu maksa..
Fitri tersenyum ke arah Laura.
Tadi aku dan Kurniawan...
Laura sengaja menggantung kan kata- kata nya agar membuat Fitri semakin penasaran.
Tadi apa sih... tinggal bilang aja susah kali.
__ADS_1
Ih... tadi kata nya gak mau dengar, tapi sekarang malah maksa, ya udah deh aku tadi menerima Kurniawan.
Apa.....
Laura kamu tidak lagi bercanda kan.
Iya..
sambil tersenyum ke arah Fitri.
Kamu gila ya, baru saja kenal udah jadian, apa yang ada di pikiran mu sekarang Laura.
Fitri aku kira kamu akan senang mendengar kan nya, eh... malah seperti ini.
kata- kata Fitri membuat Laura kesal.
Aku kan dari awal tidak menyetujui nya..
Terserah lah apa mau mu fit, yang paling penting sekarang aku sudah menerima Kurniawan.
Laura mengambil tas dan pergi meninggal kan Fitri.
Eh... kamu mau ke mana?..
tanya Fitri khawatir.
Aku ingin pergi kencan dengan Kurniawan, jawab Laura ketus.
Fitri hanya menggeleng kan kepala nya dan bersabar menghadapi sikap Laura, yang masih di buta kan oleh cinta.
Ayo kita berangkat, tapi aku manggil kamu apa ya, gak mungkin kan manggil nama saja, kan gak romantis, tanya Kurniawan
Jadi kamu mau manggil aku apa sayang, aku di panggil apa saja tidak apa.
__ADS_1
jawab Laura.
Tunggu kamu kan manggil aku sayang dan aku manggil kamu...