
*Di pagi hari nya, Tidak seperti biasanya Laura bangun lebih awal dan membangun kan Fitri*
Hey Banun.... Jangan tidur saja, kerja kerja... bangun Fitri dasar kebo..
Ih apaan sih..
Biasa nya akan kamu yang kebo, Baru sesekali nya.
Ya makan nya itu bangun, Aku tidak ingin baru masuk kerja sudah telat, Kebiasaan dulu harus kita ubah, cepat lab bangun mandi.
Eh... gak salah tuh, Kita?
Kamu tuh yang seharusnya merubah nya, aku mah rajin bangun pagi.
Ya terserah lah, Cepat Mandi pakai baju dan turun sarapan, Buk Narsih sudah menyiapkan sarapan.
Iya iya aku akan mandi..
*Fitri pun beranjak dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi*
***Jangan Lama-lama ya, Aku tidak ingin terlambat!!
Iya iya***...
Hu... gak biasa-biasa nya dia bersemangat seperti ini, karena dapat Gaji Banyak lah makan nya senang nya bukan main, gumam Fitri sambil Tersenyum-senyum kecil.
*Sedang kan Laura Membantu Buk Narsih menyiapkan sarapan*
Laura!
Ada angin apa kamu kok Bangun sepagi ini?
Mama's Adik nya ingin berubah malah berbicara seperti itu.
Ya Bukan habis nya, Kamu bangun pagi-pagi sekali Tumben, Mas hampir pingsan melihat nya.
Ah... Mas David!!
Iya iya Mas bercanda, Mas senang kok kamu Jadi rajin Bangun pagi dan menyiapkan sarapan.
__ADS_1
Kalau mas David senang Besok-besok Laura Usahakan bangunan pagi lagi, haha....
Ya ampun... baru juga di puji
Laura memang seperti itu orang nya Mas...
*Terdengar suara Fitri turun dari tangga sudah memakai pakaian rapi, tidak seperti biasanya, baju Ke lebihan Bahan*
Ya ampun.... Sahabat ku ini kah?
Cantik bener, dari dulu kek pakai baju seperti ini, kan seperti perempuan.
Lah emang nya aku selama ini gak perempuan gitu!
Ya bukan gitu maksud ku, haha....
Kau berpakaian baju seperti ini lebih anggun dan elegan, tapi kalau pakai baju mu yang kelebihan bahan itu, ha sampai robek-robek, seperti habis kecelakaan.
Ye ini kan beda...
Masuk kerja di hari pertama itu harus rapi.
Sudah sudah... jangan berdebat lagi, Kasihan kan Makanan nya di biarin begini.
Hehe iya Mama's ku yang ganteng...
Ya sudah makan lah cepat...
Iya Mas...
Oiya kalian Pergi bekerja naik apa?
Ya seperti biasa ojek online, Lebih Praktis.
Kalau Mas belikan motor bagaimana?
Nanti kalian Berangkat kerja bareng, kan Kalian satu perusahaan kan kerja nya.
Iya sih Mas...
__ADS_1
Tapi Fitri gak enak lah Masa sudah numpang tidur, makan, dan sekarang kerja pun menumpang.
Sudah lah.. Mas dan Laura sudah menganggap mu keluarga jadi jangan merasa tidak enak.
Iya Mas/Laura Makasih ya sudah mau menjadi kan Aku keluarga kalian.
Fitri... Benar yang di bilang Mas David, Kau sudah ku anggap Keluarga ku.
Ya sudah kalian sudah selesai Sarapan kan?
Hari ini Kalian di antar supir Mas ya, Jangan naik ojek online.
Iya Mama's ku sayang, Kalau begitu Laura sama Fitri berangkat dulu ya.
Iya hati-hati ya..
Iya....
*Mereka pun pergi bekerja, Dan tak lama kemudian sampai di perusahaan*
Fit... Aku sangat gugup.
Sudah lah Laura, Santai saja anggap kalau ini tantangan baru di kehidupan kita selesai kuliah.
Hu...
Iya Semangat semangat.
*Laura dan Fitri pun terpisah di lantai dua, Laura melanjutkan lagi ke lantai paling atas, tiba-tiba, Masuk lah Satu orang yang menurut nya tidak asing*
Seperti nya aku pernah melihat laki-laki ini, tapi di mana ya? Ha.... Ini kan pria brengsek kemarin yang masuk ke kamar mandi wanita dan mengikuti ku, gumam Laura sambil Melihat Pria itu dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Hey... apa kau masih mengenal ku?
Maaf Saya tidak mengenal mu!
Ih... sombong amat!!
*Life pun berhenti, Laura pun Karena tidak sanggup di samping pria itu langsung keluar*
__ADS_1
Hu... lebih baik Dari tangga saja, dari pada di hadap kan Pria brengsek itu, gumam Laura sambil berjalan ke arah tangga.