
Kamu kenapa belum pulang juga, kelas kan sudah berakhir dari tadi, tanya Fitri.
Loh... kamu tau dari mana kalau kelas sudah berakhir dari tadi?
* Laura bukan nya menjawab pertanyaan Fitri, ia malah kembali bertanya*
Jawab dulu pertanyaan ku Laura, kenapa kamu dari tadi belum pulang?
Aku sedang menunggu Kurniawan, Dari tadi ia, tidak kunjung datang menjemput ku, jawab Laura.
Kenapa kamu makin ke sini, makin bodoh si Laura...
Maksud kamu apa!!..
enak sekali kamu bilang aku bodoh.
Gimana cara nya coba kamu di bilang tidak bodoh, kenapa kamu tidak menelepon atau samperin ke kelas nya gitu, dari pada kamu di sini tidak ngapa-ngapain.
Benar juga ya...
kenapa aku tidak melihat ke kelas nya, gumam Laura.
Aku lupa...
Ayo temani aku melihat ke kelas nya.
Iya iya ayo lah..
*Laura dan Fitri pun pergi melihat ke kelas Kurniawan*
__ADS_1
Loh Fit...
kenapa tidak ada Orang di kelas, apa dia sudah pulang? tanya Laura.
Kamu jangan sedih dulu, coba tanya ke orang yang satu kelas dengan Kurniawan, apa kah dia melihat Kurniawan, jawab Fitri.
Iya..
Permisi, Apa kamu sekelas dengan Kurniawan?
tanya Fitri.
Iya...
Ada yang bisa saya bantu?
Mm...
Kurniawan ya...
tadi sih saya lihat Awan pergi dengan seorang wanita paru-baya, dan seorang gadis cantik, kalau pergi ke mana nya saya tidak tau, jawab dari teman sekelas Kurniawan.
Terimakasih ya, kami pergi dulu..
iya...
Laura Ayo kita pulang saja, Dari pada kita menunggu seseorang yang tak pasti kedatangan nya, ajak Fitri.
Iya...
__ADS_1
*Jawab Laura, dan menujukkan wajah pasrah dan kecewa terhadap Kurniawan, Fitri dan Laura, pun pulang ke kos-kosan, dengan tatapan kosong*
Siapa kah gadis cantik yang pergi dengan Kurniawan?.. sebaik nya aku jangan berpikir seperti itu, paling yang pergi dengan Kurniawan itu ibu dan adik Kurniawan, aku harus mempercayai Kurniawan, tapi dia sudah mengingkari janji yang ia bilang tadi pagi, ya tuhan kalau memang Kurniawan itu jodoh ku, dekat kan lah, kalau ia tidak jodohku jauhkan lah ia dari pandangan ku dan dunia ku untuk selamanya, aku tidak ingin mengecewakan perasaan ku sendiri, gumam Laura.
Hey...
Saya paling tidak suka melihat sahabat ku bersedih seperti ini, kan sudah ku bilang dari awal jangan bermain api, walau pun api itu kecil, tetapi kau tidak pintar memadamkan api tersebut, tolong percaya dengan ku Laura, lupa kan Kurniawan, nanti kamu yang kecewa kalau kau tau sebenarnya Kurniawan itu orang nya seperti apa.
Kenapa aku harus kecewa Fit?
Maksud pembicaraan mu ini apa...
aku tidak paham, kenapa kamu berbicara seperti itu.
Kalau kau sudah dewasa pasti nya kau tau, apa yang baik untuk mu.
Maaf saya tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.
Terserah lah nanti kamu pasti menyesal karena tidak mendengar kan perkataan ku.
谢谢你
Xièxiè nǐ
Terimakasih
Atas dasar apa kamu berterimakasih ke pada ku.
Aku berterimakasih karena kau ingin hubungan ku dan Kurniawan hancur, dan kau tidak menginginkan sahabat mu ini membuat kebahagiaan nya sendiri, aku sudah muak melihat tingkah mu akhir- akhir ini, tapi ya sudah lah lupa kan saja.
__ADS_1
Segitu di buta kan cinta nya Kurniawan nya kamu Laura, sampai-sampai kau tega berbicara seperti itu di depan ku, aku hanya tidak ingin melihat sahabat ku sakit hati karena cinta, gumam Fitri, sambil mengusap air mata yang dari tadi berlinang.
* Fitri pun beranjak dari tempat duduk dan masuk ke Kos-kosan*