
Kenapa laki- laki Brengsek itu masih di ruangan ku saja, Apa yang harus aku lakukan supaya dia pergi dari ruangan Ku, Gumam Laura sambil mencari ide untuk bisa mengusir Kurniawan dari ruangan nya.
Hey kenapa kau melihat Awan seperti itu...
*Tiba-tiba ada Suara seseorang Yang memakai Jubah Hitam dan memakai topi*
**KK... Kamu siapa?
Kau tak perlu tau, Tapi kenapa kau melihat Awan seperti itu!?
Tapi sepertinya aku pernah mendengar suara Laki- laki ini ya, tapi di mana, Gumam Laura sambil Memperhatikan Seluruh tubuh laki- laki itu dari ujung topi sampai ujung sepatu.
Apa kau Tuli, Ha!!!
**T tidak aku tidak tuli.
Omo... Kenapa aku jadi seperti ini, Gumam Laura.
Lalu kenapa kau tidak menjawab pertanyaan ku!?
Ah itu...
Kurniawan Ada di Ruangan ku, tapi aku malas Berurusan dengan nya.
Ya ampun kenapa aku berbicara seperti itu pada laki- laki ini, Pasti nya dia tidak bisa membantu ku, gumam Laura.
Dia kan Bos Mu, kenapa kau tidak ingin berurusan dengan mu?
tanya Laki- laki itu.
Apa urusan nya dengan mu, Sudah sana pergi..
*Laura langsung Pergi meninggal kan laki- laki Itu dan pergi ke ruangan nya*
Ah.. Laura
Kenapa kamu keluar?
Bukan Urusan mu, Sudah sana Keluar dari ruangan ku!!
Tidak, Aku ingin Di sini saja.
Hu....
*Tiba-tiba Pintu Ruangan Laura terbuka*
***Kevin!!
Sit***...
Diam lah.
Hey!!
Kenapa kau malah masuk ke ruangan ku!?
Emang nya tidak Boleh?
Tentu saja tidak boleh...
Satu saja sudah Bikin Mata ku gatal, apa lagi Dua, Sudah sana Pergi kalian Dua!...
Baik lah.. Baik Lah...
__ADS_1
Kami akan Keluar.
Jawab Kurniawan dan Menarik Laki- laki yang Ikut masuk ke ruangan Nya Laura.
Bagus lah kalau kau Keluar, Gumam Laura.
Kevin!
Kapan Kau kembali?
Baru saja, Aku Sengaja tidak memberi tahu siapa- Siapa, eh malah Wartawan Pada ngumpul di depan.
Oh ya sudah...
Selamat Datang kembali ya Bro.
Iya...
*Mereka Bersalaman, Ya seperti Sahabat pada umumnya*
Tapi siapa wanita Itu tadi?
Oh itu Sekertaris Baru.
tapi Seperti nya Kalian Saling mengenal Ya?
**Iya.. Emang nya ada apa?
Tidak apa, Tapi seperti nya dia tidak suka dengan mu.
Oh.. Itu Perlu waktu.
Apa jangan-jangan Kau...
Oh.. Itu Mantan Pacar ku.
Kan Kau Sudah menikah.
Iya, Aku putus dari nya ya karena aku menikah.
Ya kenapa kau seperti nya masih berharap kembali dengan nya.
Aku masih Mencintai nya Vin, ah sudah lah Jangan berbicara itu lagi.
HM...
oh iya bagaimana Perusahaan, berjalan lancar kan?
Iya tenang saja, Semua Lancar tapi Kenapa kau pulang cepat?
Pekerjaan ku di sana Sudah selesai ya jadi nya aku pulang lebih awal.
Oh.. tapi apa kau Mau menangani Perusahaan mu kembali?
Ya Sesuai Kontrak awal, Kalau aku akan Pulang Lima Bulan Lagi.
Oh ya sudah..
Syukur lah kalau begitu, Aku bisa melihat Laura walau pun hanya Lima bulan, Tapi aku akan berusaha untuk mendapatkan hati nya lagi, Gumam Kurniawan.
Kevin apa kau sudah makan siang?
tanya Kurniawan.
__ADS_1
Belum, Ayo kita makan di Luar.
Lebih baik kita makan di kantin Kantor saja, Kalau kau keluar dari kantor, sudah pasti Wartawan akan Mengejar mu.
Iya juga sih, Tapi aku tidak pernah makan makanan di kantin.
Makan nya itu, ayo kita makan makanan Di kantin, Enak- enak kok makanan nya.
Oh iya sudah ayo...
*Kurniawan dan Kevin pun langsung pergi ke kantin*
Kau mau Pesan apa?
Aku Nasi goreng sama Jus Jeruk.
Ya sudah aku ke sana dulu.
HM....
*Kevin melihat sekeliling, Karena baru kali ini ia masuk ke Kantin di kantor nya sendiri*
Omo... itu kan laki- laki itu!
Tapi kenapa dia bisa ada di sini, dan apa pekerjaan nya kenapa selama ini aku tidak pernah melihat nya, gumam Laura.
Itu kan Wanita!...
Siapa Vin?
Oh tidak, aku Hanya melihat seorang Wanita Gila.
Siapa yang kau sebut wanita Gila?
Itu wanita yang duduk di sana, dengan teman- teman nya masa kau tidak melihat nya!?
Tidak...
Di sana*** Loh Di mana dia, tadi dia ada di sana dengan teman- teman nya!
*Hu...
Syukur lah Kurniawan tidak melihat Ku, dasar laki- laki Gila, Kenapa dia Harus Menunjuk ku, Gumam Laura, Sambil Berjongkok.
Apa yang Kevin bilang itu Laura?
Soal nya Tadi aku melihat nya dengan teman- teman nya, Tapi sekarang tidak ada, Ah... sudah lah jangan memikirkan itu saja, Gumam Kurniawan, Sambil melihat Setiap sudut Kantin*.
Ya sudah Ayo Kita makan Dulu...
Iya..
*Kurniawan pun menyantap makanan yang mereka pesan*
Enak juga ya, Tapi kenapa aku malah memilih makan makanan di luar.
Ah.. sudah bisa nya itu, Habis kan.
HM....
Oh iya Vin, siapa Pacar mu?
tanya Kurniawan penasaran.
__ADS_1
Oh Itu...
BERSAMBUNG