
pagi hari seperti biasa, bi marni membangun kan ku,, tapi sepertinya pagi ini hariku sangat melelahkan. aku merasa pusing di lagi hari.
aku bergegas bangun dan turun kebawah untuk sarapan. sementara turun mama menegurku khawatir.
"Kana, kamu pucat?, kamu kecapean"
"ga tau ma, sepertinya sedikit pusing,"
"kamu gak perlu ke kampus dulu"
"nanti juga baikan kok ma,"
"baikan gimana, ayo sarapan dulu, nanti papa nyusul sarapannya, papa mau istirahat hari ini. kamu juga sebaiknya ga usah ke kampus juga"
tak henti-hentinya mama khawatir padaku. aku menyelesaikan sarapanku dan berangkat kampus.
hari ini aku mengajar di kelas lain.
hingga jam pelajaran pertama selesai aku kembali ke ruangan ku.. aku yang sedari tadi pagi merasa pusing, jalan tanpa melihat keadaan sekitar ku. dan tiba-tiba buughhh
seseorang menabrak ku. dan itu Anna??..
Ma maaf pak saya tidak melihat jalan. Maaf pak"
"Maaf pak kami terburu-buru karena sangat lapar" kata temannya
"Setelah makan, kamu ke ruangan ku Anna" aku pun berlalu tanpa menoleh lagi. bukan cuma Anna, tapi aku juga tidak melihat sekitar ku.
"Baik pak".
aku berjalan menuju ruangan ku. aku merampungkan buku-buku yang telah kupinjam di perpustakaan kampus. selang beberapa lama, ada yang mengetuk pintu. ku buka pintu ternyata itu Anna, dia benar-benar datang. kupersilahkan masuk dan dia keliatan gugup dan meremas jarinya. -apa dia ketakutan?? pikirku
"maaf pak saya benar-benar tidak sengaja"
"duduk dulu" aku mempersilahkan duduk
"udah kenyang?"
"iya pak. maaf pak saya benar-benar tidak sengaja. saya tidak melihat keadaan sekitar ku"
"saya cuma mau bilang, kembalikan buku-buku ini ke perpustakaan"
"hah???" dia sangat terkejut
"kok kaget gitu?"
"ah gak pak, saya bawa sekarang" dia langsung berdiri dan mengangkat buku itu. aku melihat nya susah payah. tapi dia tetap mengangkatnya. aku membukakan pintu lebar-lebar supaya dia leluasa lewat. sejujurnya aku ingin tinggal lebih lama dengannya, tp jam pelajaran berikutnya akan segera dimulai.
aku lalu merapikan buku di ruangan ku. lalu tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.
"masuk" kataku
__ADS_1
"maaf pak, bapak di panggil untuk ikut rapat di aula" kata staf wanita itu.
"sekarang??"
"iya pak, sekarang" dia senyum sumringah.
"baiklah aku akan kesana"
"saya tunggu pak, kebetulan saya juga ikut serta"
"yaudah kita kesana sekarang"
aku pun berjalan menuju aula bersama staf Laila,. yah namanya Laila, aku melihat nya di name tag nya.. sesampai di aula aku melihat papa ada disana, berbincang bincang dengan dosen lain. aku harap bukan papa yang memanggil ku ikut rapat..
"Nah ini dia pak, dosen baru yang saya ceritakan. dia sangat berkharisma" ucap dosen itu.
"oh yah" kata papa selaku direktur
"perkenalkan pak, ini pak Arkana dosen baru pak" kata dosen itu memperkenalkan aku. dia gak tau kalo itu papa ku. -syukurlah-
"ahh iya pak, saya Arkana, saya sudah demgar kalo bapak direktur disini" saya menjabat tangan papaku dan papaku mengedipkan matanya ddan aku mengedipkan kan balik mataku. sebagai tanda jangan bicara apa-apa.
lalu kami semua duduk di kursi masing-masing, dan membahas agenda rapat
ternyata prodi kebidanan akan melaksanakan studi tour. dan aku salah satu dosen yang akan ikut serta mendampingi mahasiswa.
semua di bahas mulai dari biaya hingga tanggal keberangkatan.
sekitar 1 jam berlalu, rapat pun selesai. aku langsung ke ruangan aku dan bergegas pulang ke rumah istirahat karena hari ini aku libur di rumah sakit. saat berjalan aku di hampiri oleh staf Laila. dia memberikan ku payung karena saat ini sedang hujan. dan aku melihat Anna di lorong dekat jalan ke pintu gerbang. dia tidak pulang karena terhalang oleh hujan. saya memutuskan untuk mengajaknya pulang.
"hah? ah tidak pak. saya menunggu hujan berhenti"
"bareng saya aja"
"ahh gak usah pak ga apa-apa saya tunggu hujan nya reda"
"yuk, ikut payung saya ke parkiran" aku menariknya ke bawah naungan payungku. terlihat dia gugup berada di dekatku. dan sepertinya aku benar-benar menyukai anak ini. entah rasa ini muncul begitu saja. aku berharap dia tidak punya kekasih.
sesampai di parkiran aku membukakan pintu untuknya dia masuk dan aku pun masuk menyalakan mobil dan meninggalkan area universitas. dia tidak berbicara sama sekali, hanya keheningan dan rintik hujan.
kuputuskan untuk mengajaknya makan, namun dia terus menolak, namun setelah tiba di sebuah Mall aku mengajaknya turun.
dia terus mengekor di belakang ku dengan gugup dan malu-malu., ingin rasanya aku menariknya berjalan dengan percaya diri di samping ku.
tapi tiba-tiba telepon nya berdering.
yah itu ibunya. ibunya menelpon khawatir.
jadi aku berbicara kepada ibunya bahwa aku akan mengantarnya pulang..
ku katakan aku ingin memberikan hadiah untuk seseorang. dan dia mengira hadiah itu untuk istriku. -aaahhh anak ini mengira aku punya istri-
__ADS_1
padahal aku bermaksud memberikan itu padanya. ku bebaskan dia memilih dan dia memilih boneka tupai.
aku membayarnya dan mengajak nya makan. kulihat dia seperti orang ketakutan. mungkin dia takut ketahuan jalan bersamaku, mungkin di pikirannya dia sedang berjalan dengan suami orang.
ku coba bertanya dan benar, dia merasa tidak nyaman. dia mengira bahwa aku punya istri.
dia sangat menggemaskan tapi dia selalu memanggil ku bapak dan aku rada gak suka. ku katakan padanya bahwa panggil aku kakak. dan dia malah kaget dan sangat terkejut.
aku sadar kalau sikapku berlebihan. maka ku buat dia nyaman dengan memotong kecil steak nya. supaya dia bisa langsung makan.
dia makan dengan lahap dan sangat menggemaskan. dia makan dengan gayanya. berbeda dengan perempuan yang selama ini ku dekati. penuh dengan kepura-puraan.
setelah makan aku mengantarnya pulang.
aku bertemu ibunya yang sangat ramah. tak henti-hentinya berterima kasih padahal aku yang seharusnya minta maaf karena membuat anak nya terlambat pulang.
setelah mengantar Anna aku pulang ke rumah.
kehadiran Anna seperti mewarnai kembali hari-hari ku. aku ingin menjaganya. aku ingin memiliki nya. namun apakah itu bisa..
...****************...
keesokan harinya semua mahasiswa berkumpul di gedung serbaguna untuk mendengarkan secara detail tentang studi tour yang akan di laksanakan.
aku memasuki ruangan dan kulihat Anna sedikit pucat. selama kurang lebih 1 jam agenda pun selesai, Anna berdiri dan terjatuh pingsan.
aku sangat panik, segera aku berdiri dan mengangkat tubuhnya. kularikan dia ke ruangan medis. aku sangat takut terjadi apa-apa..
ku baringkan dia, tak henti-hentinya aku memijitnya.. ku tepuk-tepuk pipinya namun tidak ada respon. lalu ku tanya temannya..
"Anna sakit??"
"ga deh keknya pak, tapi pagi katanya sakit kepala"
"ya sudah kalian ke kelas saja, biar saya yang jaga Anna disini."
kusuruh temannya kembali ke kelas. aku kembali menatap Anna. dia begitu pucat.
setelah ±1 jam dia pun tersadar. dia ingin bangun tapi aku melarang. aku ingin mengantarnya pulang tapi sebelumnya aku ke ruangan ku dulu untuk mengambil sesuatu.
setelah kembali ke ruangan, ternyata Anna tidak ada. aku ke kelas nya dan teman-teman nya mengatakan kalo dia sudah pulang. aku menelepon dan benar dia sudah pulang.
satu sisi aku kecewa. sisi lain aku bersyukur dia baik-baik saja..
aku pun memutuskan untuk pulang kerumah.
kulihat mama sedang duduk santai dengan Bianca. Bianca teman kecilku. dan mama selalu ingin menjodohkan ku dengannya tapi aku tidak suka. banyak kepura-puraan dalam dirinya.
"kak Kana, udah pulang" katanya sambil berlari ke arah ku
"aku capek banget Ca, aku istirahat yah, ngobrol aja sama mama" aku berlalu tanpa melihatnya lagi. dia pasti kesal. itulah dia.
__ADS_1
aku naik ke kamar ku dan membersihkan diriku..
#to be continued