Dia Dosenku

Dia Dosenku
8. pingsan


__ADS_3

...----------------...


aku tersadar dan membuka mataku. kepalaku sangat pusing dan kulihat sekeliling ku. aku bingung. apa iya aku di ruang medis?


apa yang terjadi? aku di ruang medis? apa aku pingsan? tunggu itu seperti suara pak Arkana. apa dia yang membawa ku? ini sangat memalukan.


aku pun mencoba bangun dan menguasai diriku. tiba-tiba pak Arkana masuk dan menghampiri ku melarang ku untuk bangun.


"kamu sudah sadar, kamu ga usah bangun dulu"


"maaf pak saya harus ke kelas" aku pun mencoba bangun lagi tapi lagi-lagi di cegah olehnya


"kamu absen aja dulu, setelah ini aku antar kamu pulang yah" katanya lemah lembut.


aku benar-benar terpanah dan merasa aman ada pak Arkana di sini..


"kamu kenapa? dari aku masuk gedung tadi aku liat kamu pucat, kamu ada masalah? atau kamu sakit?


apa?? pak Arkana merhatiin aku. masa sih. tapi aakkhh aku benar-benar suka suaranya yang lembut ini. ademnya perasaan ku. tapi tunggu. ini gak boleh Anna. ini gak boleh . ingat dia punya kekasih.


"kamu beneran udah ga kenapa-kenapa?" pak Arkana membuyarkan lamunanku.


"ah iya pak aku hanya butuh istirahat"


"yaudah kamu istirahat yah. saya balik ke ruangan ku dulu. ingat nanti saya yang antar kamu. oh yah kamu mau makan sesuatu??


"gak pak saya masih kenyang kok"

__ADS_1


"ya udah, telpon saya kalo kamu sudah merasa baikan. saya antar kamu pulang"


aku mengangguk dan pak Arkana segera pergi. akupun bergegas bangun dan mencoba berdiri.


setelah baikan, aku segera keluar dari ruangan itu dan menuju kelas.. Rania dan kayla berlari kearahku


"ya ampun Anna, kamu udah baikan" tanya Rania sambil memapahku.


"dudukin sini Ran" Kayla memberiku kursi.


"An, lo sakit apa? kok tiba-tiba kamu pingsan?"


"aku juga gak gau Ran, tiba-tiba kepalaku pusing banget."


"untung ada pak Arkana yang gendong kamu ke ruangan medis"


"iya Na, pak Arkana yang angkat kamu ala bridal style" kata Kayla membangong kan


"haah?? memalukan sekali sih" kataku meringis dan tidak habis pikir.


"tapi dia panik banget loh, dia yang pijit kaki dan tangan kamu. memberikan mu minyak kayu putih segala macem."


"hah masa si kay" aku beneran bingung dan gak nyangka


"dia yang nemenin kamu selama 1 jam kamu pingsan, karena kami disuruh mengikuti pelajaran"


"kay hp aku mana? pesen go car cepet deh. aku mau pulang. takutnya pingsan lagi aku".

__ADS_1


aku memesan go car dan mulai melangkah keluar kampus. aku ga mau pak Arkana mengantar ku pulang. nanti mama tambah khawatir dan mikir macem-macem. ku percepat langkah ku dan pas banget mobil nya sampai pas aku keluar gerbang.


aku segera naik mobil sebelum pak Arkana mungkin menyusulku. di dalam perjalanan aku fokus tanpa mikir macem-macem. takutnya drop dan pingsan di mobil abang go car.


setelah 25 menit aku pun sampai di rumah. aku gak turun di kedai papa. nanti malah mama khawatir liat keadaanku yang pucat. ku putuskan untuk turun di rumah saja dan langsung istirahat.


tak lama setelah sampai hp ku berdering. tertera di layar "pak Arkana" kugeser tombol hijau.


*halo assalamualaikum pak*


*kamu dimana Anna?*


*saya ada dirumah pak, saya sedang istirahat*


*kamu pulang sendirian?*


*iya pak, saya sudah baikan, jadi saya pulang duluan*


tuutt....


sambungan telepon diputuskan sepihak oleh pak Arkana. aku meletakkan hp ku dan mulai berbaring untuk tidur


dia kenapa sih . ahh bodo amat. aku mau tidur. semoga setelah bangun aku baikan dan fit kembali.


keesokan harinya...


#to be continued

__ADS_1


__ADS_2