
Pak Arkana menurunkan aku di depan toko itu. tanpa sepatah kata pun. melihat ku saja enggang. dan katanya dia ingin memberiku sesuatu, tapi ternyata dia bohong. aku masuk ke dalam toko itu. aku ingin membeli beberapa camilan, obat-obatan untuk keberangkatan aku besok.
sesampai dirumah aku mengemas barangku.. tiba-tiba mama datang.
"Anna . . ."
"iya maa"
"ini pertama kalinya kamu terbang, kamu hati-hati nak,."
"iya maa, besok mama ikut aku ke kampus yah. liat aku berangkat"
"iya, mama papa akan ikut ke kampus, segera bereskan barangmu dan istirahat,"
"maa, ini uang 1 juta kemarin ma, pak Arkana tidak mengambil uang pembayaran ku"
"hah,? jadi?"
"dia yang bayarin ma, katanya harus ku bayar setelah punya uang, dia ga mau di cicil"
"masa sih?? udah kamu gak perlu mikirin itu. mama sama papa akan segera mengumpulkan uangnya. kamu fokus belajar nanti disana ya sayang, dan uang ini kamu pake saja, beli apa yang kamu suka disana, beli makanan yang kamu suka, kapan lagi bisa kesana, dan jangan lupa beli sesuatu untuk papa dan adik kamu"
"iya ma. makasih banyak ma" aku memeluk mamaku. dan mama mengusap punggungku. rasanya nyaman sekali.
keesokan harinya, aku, mama dan papa berangkat ke kampus, papa mengangkat koperku naik ke taksi.
setelah sampai di kampus, sudah ada sahabat ku Rania dan Kayla menungguku.
"Ran, kay" teriakku
"Anna,, tante, om" Rania dan kayla memberi salam ke ibuku.
"orang tua kalian mana?"
"udah pulang tante, barusan." kata Rania
"gaess makan dulu yuk, aku gak sarapan tadi, aku traktir deh" kata Kayla.
"ayuk lah. soal makan mah kita jagonya"
hahhaa . kami bertiga tertawa riang. aku pun pamit sebentar ke ibu ku.
"kami dulu tante, om"
"iya, jangan lama-lama"..
aku bersama sahabat ku menuju kantin, kami makan roti dan coklat panas.. setelah selesai kami kembali ke tempat dimana ibuku berada. dan ku lihat ada 4 koper. koper siapa yah selain koperku dengan kayla dan Rania.
"mama, ini koper siapa? " tanyaku penasaran
"ini koper pak Arkana, dia titip sebentar"
__ADS_1
aku mangut dan kulihat pak Arkana memberikan arahan. setelah itu aku pamitan pada ayah ibu, kupeluk dan kucium ibuku untuk berpamitan. tiba-tiba pak Arkana datang.
"Anna sudah siap?" katanya..
"kami permisi bu, doakan kami selamat sampai tujuan dan pulang kembali dalam keadaan sehat" dia pamit sama ibuku
"Iya pak, tolong jaga Anna" kata ibu -ngapain sih mama bilang kek gitu sama pak Arkana-
"yuk naik bus sekarang, sini koper kamu" pak Arkana mengankat koperku lalu naik ke bus.
kedua sahabatku pun berbisik-bisik..
"Anna pak Arkana kenapa?' kata Kayla
"mana aku tauu"
"dia carper sama Tante lusi?" kata Rania
"huss mana mungkin untuk apa, udah yuk naik" kataku
akupun memilih tempat duduk bersama Rania dan Kayla, kami duduk bertiga dan tiba-tiba pak Arkana mengatur tempat duduk kami.
"ini koper kamu, kamu duduk di dekat jendela, takutnya kamu mabuk perjalanan, aku duduk disini"
"taa tapi pak" aku sangat ingin protes
"udah, teman mu duduk di depan,. ayo duduk" kata pak Arkana
ini sangat menyebalkan sekaligus mendebarkan. bagaimana mungkin aku duduk berdampingan dengan pak Arkana.. ini akan menjadi perjalanan yang memuakkan.
Kamu mabuk?" tanya pak Arkana dan aku hanya mengangguk tak sanggup lagi bicara, saat aku bicara mungkin isi perut ku akan keluar.
kulihat pak Arkana mengambil minyak kayu putih dan membalurkan di tanganku. baunya sangat menusuk dan aku sudah tidak tahan ingin muntah. pak Arkana memberikan kantongan dan.....
"uueekk" seluruh isi perutku terasa keluar semua. kepalaku bertambah pusing dan penglihatan ku berkunang-kunang.
pak Arkana terus memijit ku dan aku merasa sedikit baikan. Rania dan Kayla tampak khawatir.
"Annaa, kamu baik-baik saja??" kata kayla
"ini tissu pak" rania memberikan tissu
"kipas Ran, kipas" Kayla panik dan menyuruh Rania memberikan kipasnya
pak Arkana menawarkan makan, tapi aku gak sanggup bicara lagi. takutnya isi perut ku keluar lagi. dia terus menggenggam tanganku, tangannya begitu hangat dan aku merasa nyaman sekali.
"Anna, kamu baik-baik saja? Kamu mau sandar sama aku?" pak Arkana menyuruhku sandar, aku pun bersandar tanpa malu. karena rasa maluku tidak ada artinya sekarang dibandingkan dengan rasa tidak enak di perut dan kepala ku. aku pun memulai tertidur di dada pak Arkana, kurasakan aroma tubuhnya. serasa menghipnotis ku untuk tenang. aku sangat nyaman. samar-samar ku dengar sahabatku khawatir.
"pak dia baik-baik saja??" tanya Rania.
"dia akan baik-baik saja. kalian duduklah."..
__ADS_1
...****************...
aku tertidur. nyaman sekali. baru kali ini tidurku benar-benar nyenyak. aku bahkan bermimpi indah. tiba-tiba...
"Anna.. kamu baik-baik saja? kita sudah sampai" pak Arkana membangunkan ku.
"Hah? sampai? kemana?" aku mulai bangun. aku ga tau ada dimana
"Anna, kita di perjalanan, kita mau studi tour" kata Rania
"hah??? kita dimana?" aku benar-benar bingun. kita studi tour?
"kita nyampe di bandara Anna, kamu gak ingat?" kata Kayla dan aku hanya menggeleng. aku benar-benar tidak sadar diri. kulihat pak Arkana di sampinku.
"Anna kamu benar-benar mabuk, kamu ga ingat kamu muntah sama pak Kana?
"hah??" aku benar-benar kaget saangat kaget. -aku muntah? kenapa aku muntah? aku mabuk perjalanan? aakk bgaimana bisa
"udahh ayok turun. Anna kamu bisa berdiri??"
pak Arkana menyuruhku berdiri, aku berdiri dan berjalan turun dari bus. aku kini duduk di bangku tunggu di bandara. ingatanku belum pulih, serasa aku masih mengumpulkan puzzle otakku yang kemana-mana.
"kamu duduk disini dulu. aku membeli beberapa camilan dulu" kata pak Arkana lalu pergi
"Anna, aku ke toilet sama Kayla dulu sebentar." kata Rania
aku hanya mengangguk, apa aku benar-benar mabuk hingga tidak mengingat apa-apa. tak lama kemudian pak Arkana datang. membawa beberapa camilan dan air minum. dia membuka camilan dan aku mulai makan.
"Anna, kamu makan dulu yah"
"makasih banyak pak, dan maaf pak"
"ga apa-apa, kamu makan yah, 1 jam kedepan kita aka flight,"
"pak, apa bisa aku pulang saja?" aku benar-benar merasa masih pusing dan ingin rasanya menangis
"ga bisa sayang, kamu harus ikut, kamu sudah sejauh ini. waktu terbangnya cuma 40 menit kok, sabar yahh" aku sontak kaget pak Arkana memanggilku sayang. dan suaranya menenangka sekali -apa maksudnya??-
aku ingin bertanya namun kayla dan Rania tiba-tiba datang. jadi urungkan niat ku.
"kamu makan yah, istirahat sebentar, aku akan gabung dengan dosen lainnya. kamu jangan kemana-mana, nanti naik pesawat nya sama saya. oke??" pak Arkana begitu perhatian dan aku hanya bisa mengangguk
"kalian jaga Anna yah, kalian juga makan, aku membeli beberapa makanan, kalian makan sebelum kita terbang" pak Arkana pun perhatian ke sahabatku.
"iya pak" pak Arkana segera pergi dan kami mulai makan.
"pak Arkana baik sekali" timpal Kayla
......................
#to be continued
__ADS_1
jangan lupa follow, like dan komen yaa..
untuk semangati author :) :)