
Malam ini ada reuni sma disebuah hotel ternama.Tentu alno datang karena dia anggota bagian dari reuni tersebut,dia adalah murid berprestasi dan mudah bergaul di sma nya dulu sehingga dia punya banyak teman dan diaukai oleh banyak orang namun itu tak menutup kemungkinan tidak ada yg membencinya.
Alno baru sampai dan sudah disambut hangat oleh teman lamanya semasa sma.Banyak mereka berbincang dan melangsungkan acara reuni dan itu berjalan lancar.
Tentu hal itu membuat alno haus dan ingin meminum sesuatu yg dapat membuat rasa hausnya hilang.
Tiba-tiba seorang wanita yg alno tau namanya adalah fani membawa sebuah nampan yg berisi minuman untuk diberikan kepada semuanya.
Setelah alno menghabiskan minumannya dia pun perlahan merasakan sesuatu yg janggal,tubuhnya pula terasa panas dan itu menyakitkan bagi dirinya.Alno bergegas pamit untuk menuju ketoilet.
Dan alno pula baru menyadari bahwa didalam minuman itu terdapat obat perangsang yg menyiksa dirinya.
"Alno".
Panggil seorang wanita,alno memutar tubunya dan melihat fani disana sedang tersenyum licik.
"Dasar rubah sialan...ugh...".
"Rubah?nama yg bagus.Tapi lo yakin bisa tahan?ayo biar gue bantu hilangin rasa sakit lo".
Berusaha fani menyentuh alno namun tampaknya alno berusaha menghindar,tentu fani tak akan membiarkan kesempatan itu hilang.
Akhirnya fani berhasil menyentuh alno dan dia segera membopong alno ke kamar yg telah ia pesan barusan.
Fani langsung meletakkan alno ketempat tidur dan dia juga sudah melepaskan sepatu alno terlebih dahulu.Saatnya fani beraksi.Dia membuka seluruh pakainnya sehingga tak ada satu helai pun yg tersisa,fani langsung menaiki kasur dan juga menindih tubuh alno yg masih merasa sakit yg semakin lama semakin nyeri.
"Dasar ******...*******...ugh...murahan".
__ADS_1
Umapatan demi umpatan terlontar dari mulut alno namun sepertinya fani tak peduli.Fani terus menggoda alno dengan belaian yg semakin lama kian semakin merobohkan pertahanan alno.
Posisi berubah.Alno sekarang yg berada diatas.Kejadian malam itu terus berlanjut tanpa cinta dan perasaan.
Pagi hari tiba,fani melihat alno yg masih tertidur tersenyum sendu dia terus saja meminta maaf kepada alno namun itu hanya bisa didengar oleh dirinya dan tuhan karena dia mengatakan hal itu di dalam hatinya.(janganupa authour juga tau kan authour yg buat๐)
Sebenarnya fani juga tak ingin melakukan ini tapi dia terpaksa karena kehidupannya hancur.Ibunya masuk rumah sakit karena penyakit jantung dan lambungnya kumat sedangkan ayah nya masuk penjara karena difitnah mengorupsi uang perusahaan.
Dia harus mencari uang untuk semua itu dan dia juga menginginkan anak,jadi dirinya nemilih alno seorang pengusaha muda yg sukses dan tampan juga berprestasi,jadi dia berharap anaknya hidup bahagia dan pintar seperti alno bukan seperti dirinya seorang *******.
"Ugh".
Keluhan keluar dari bibir alno,Fani yg mendengar langsung menatap alno dia juga sudah merubah komuk wajahnya.
"Kenapa lo bisa disini?".
"Heh lo lupa?".
"Sana lo pergi.Lo butuh uang kan?".
"Hey lo harus tanggung jawab loh".
"Tanggung jawab?bukannya itu kenginginan lo ya?.
"Ya sih tapi lo kan yg udah ambil keperawanan gue?".
"Ha?****** kayak lo bahas keperawanan gila lo ya?".
__ADS_1
Awalnya perkataan alno membuat fani sakit hati.Tapi dia harus tegar untuk mendapat apa yg harus dia dapat.
"Lo tanggung jawab atau gue bakal kerumah lo dan bilang ke ortu lo juga media kalo lo udah nodai gue".
Glek
Alno yg masih buntu pikirannya itu hanya menyetujui permintaan fani.Dia tidak akan menodai nama baiknya.
Tahun pun berlalu tak terasa fani hamil dan itu sama sekali tak membuat alno senang,itu malah membuat alno tambah membenci fani juga anaknya.Hari-hari fani juga telah dia lalui dengan penyiksaan dan penghinaan dari alno.
Tak lama dari pernikahan mereka fani sudah meminta uang kepada alno yg membuat alno beranggapan semakin yg tidak-tidak terhadap istrinya.
Hampir setiap malam fani tidur sendiri karena alno yg sering tidak pulang,itupun menjadi kesempatan untuk fani meratapi nasibnya dengan cara menangis.
Dia juga tidak menginginkan pernikahan seperti ini,fani juga pernah bermimpi menikahi seseorang yg mencintai dirinya dengan rumah tangga yg terbentuk karena cinta dan kasih sayang.
Namun itu semuanya runtuh,nasi sudah menjadi bubur,Fani berpikir bahwa dirinya akan bahagia dengan alno yg ia kenal baik dan ramah namun itu lenyap saat fani tau sisi sifat gelap alno.Fani hanya berbarap bahwa kehiduoan anaknya akan baik-baik saja.
Semenjak fani hamil pun ular alno semakin menjadi-jadi.Fani terus berdoa agar anak nya tak memiliki nasib sama sepertinya.
Waktu persalinan fani pun alno tak berada disisinya,hanya keluarga alno lah yg menemani fani.Bahkan saat vero lahirpun kasih sayang tak ditujukan kepada anaknya.Bahkan vero malah menerima siksaan dari alno.
Awalnya fani sudah bertekad untuk meminta cerai saat umur vero menginjak 5 thn.Namun tak diduga alno pulang kerumah dengan membawa seorang wanita dan dua anak.Tentu itu membuat fani kaget dan patah hati.Dan fani juga baru tau dirinya terkena riwayat penyakit jantung
Bahkan pemakaman fani pun alno hanya mengantarnya saja,dan meninggalkan vero kecil menangis dikuburan sang mami yg dia cintai.
(**END)
__ADS_1
Gimana?sedih gak?aku mangis loh dipart 11 waktu lagi buat.
Yaudah deh byee๐ ๐ **