Dia Kebahagiaanku

Dia Kebahagiaanku
Depresiku-29


__ADS_3

Seorang wanita dewasa tengah memasuki sebuah cafe dimall dipusat jakarta.Hari ini dia mengambil cuti dari pekerjaan.Dia adalah alra.


Alra menduduki salah satu kursi yg masih kosong.Dia memesan desert dengan makanan penutupnya es krim juga macaron rasa coklat dan berry.


Alra masih fokus keponselnya namun sekarang fokusnya kearah meja nomor 06 yg tepat 2 meja didepannya.


Disana ada vero dan seorang wanita,dia merasa familiar dengan wanita itu seperti mirip clysta.Ha?bukannya vero membenci claysta?kenapa sekarang ngedate?.Batin alra bertanya.


"Kok mereka bisa bareng sih?itu bener vero gak sih?gue coba aja liat dari kamera."


Alra mengambil ponselnya dan membuka aplikasi kamera disana,dia memperbesar gambar dan benar saja itu adalah vero.


"Vero?ini beneran vero!."


"Bukannya vero harus jadi bos ya?kenapa dia disini?."


"Mba pesanan."


"Oh ya mas.Makasih mas."


"Iya mbak.Silahkan dinikmati."


"Iya."


Alra sudah tidak bernafsu makan lagi,tapi apa daya?dia hanya orang biasa yg mencakupi kehidupannya dengan bekerja ditoko roti dengan pemilik adalah sahabatnya sendiri.Mau tak mau dia harus menghabiskan semuanya sambil masih fokus kearah diamana vero juga claysta berada.


Alra sudah tidak sabar lagi.Hatinya sudah tak nyaman seperti pertama masuk ke cafe.Dan rasanya nyesak juga pengen marah aja bawaannya.


Alra mendekat kemeja kedua orang didepannya.Alra menepuk bahu vero membuat siempu mendongak.

__ADS_1


"Lo kok disini arta?."


Ya sejak ditaman itu mereka membuat nama khusus panggilan mereka.


"Gak suka ya gue disini?ganggu kemesraan kalian.Yaudah deh gue cabut."


"Siapa yg ngusir lo."


"Gangguin."


Alra merutuki dirinya dengan sikap kekanakannya kali ini.Dia jugabtidak tau kenapa dengan dirinya bahkan rasanya dia ingin menarik vero jauh dari cewe didepannya itu.


"Tuh kan dia gak mau gue disini!."


"Lo kenapa si ra?."


"Emang gue kenapa?."


"Oh jadi nyindir ceritanya!."


"Sains amat sih lo."


"Gak suka?."


"Ya nggak sih.Lo kenapa arta?lo marah?cemburu?eh?."


"Ha?Cemburu?marah?untuk apa?gak tuh perasaan lo aja narsis!."


Vero tersenyum misterius membuat alra begidik ngeri.

__ADS_1


"Lo mau makan apa claysta?."


Tanya vero.Sebenarnya juga vero ogah menawari claysta namun dia penasaran dengan alra yg tiba tiba narah gak jelas atau dia pms?.


Sedangkan claysta senang sendiri ditawarin begitu oleh pujaan hati pula.Alra yg mendengar semakin panas dan ingin marah gak jelas.


"Gue pesan cinta untuk lo jangan lupa dibalas."


"O-ok."


Sungguh vero ingin mencabik wanita didepannya yg bergaya sok imut.Dia berpaling melihat alra yg ingin memakannya hidup hidup mungkin?.


"Gue mau cabut.Byee.Lanjut aja kemesraan kalian jangan peduliin gue!."


"Astaga arta lo kenapa?lo cemburu iya?lo pms?atau lo suka sama gue hehe."


"Eh narsis amat gaya lo."


"Dasar aneh.Yaudah gue anter lo."


"Gak usah gak perlu sama sekali."


"Beneran?kan lumayan gak usah bayar ongkos."


"Ih vero jadi gue ditinggal?."


Alra ntah kenapa senang dengan rengekan claysta yg minta ikutan.Dengan senang alra menjawab.


"Yaudah ayok.Janagn ada orang lain."

__ADS_1


Ha?nieh anak aneh banget sih?perasaan semalam gak ada masalah?kurang bobo kali ya?atau...cemburu!ya bisa jadi dia cemburu.Semoga aja.Batin vero berseru.


__ADS_2