
Aku bersiap menuju toko roti terbesar seindonesia milik papa velox wili.CAKE'S FOOD WILL nama toko kue tersebut,bahkan sudah memiliki cabang dibeberapa daerah juga negara diberbagai pelosok belahan bumi ini.
"Tolong siapkan mobil".
"Baik".
Untunglah papa velox memberikanku sekretaris yg asli lokal agar mudah untuk berkomunikasi.
Mobil ZENFO ST1 mewah berwarna putih terparkir rapi didepan pintu menunggunya.Mobil melaju dengan kecepatan rata rata.
♡
♡
♡
Sesampainya ditoko kue aku langsung menuju ruangan tempat bos bernaung.Toko kue ini ditinggalkan sama papa elox jadi ya pastinya aku yg menjalankan.
Ntah kenapa aku ingin makan sesuatu yg manis dan lembut.Dan tentu aku menelpon untuk membawa beberapa kue.
"Cupcake,Brownis,Layer cake dan macaron".
"..."
"Saya tunggu".
Tut tut tut.
20 menit aku menunggu akhirnya pesanan yg ku minta datang juga.
"permis pak".
"Iya masuk".
Kriet.
"Ini cake yg dipesan pak-ver".
Aku langsung menengok dan sama terkejutnya karena alra lah yg membawa pesanan.
__ADS_1
"ehem...ini pak cake nya".
"Letakkan".
Aku geli sendiri dengan peran bawahan dan atasan ini.
"Kalau begitu saya permisi ya pak vero haha".
Vero hanya terkekeh dengan panggilan yg dibuat oleh alra.Dia melanjutkan aktivitas melanjtkan
Sudah habis cake yg kumakan aku melanjutkan memainkan ponsel keluaran terbaru.
Tok tok tok
Tiba-tiba pintu diketuk kuat membuat ku terlonjak kaget.
"Vero vero gue masuk".
Padahal alra udah masuk kenapa dia izin masuk lagi?aneh tuh bocah.
"Kenapa?".
"Sabar gue napas dulu".
"Udah gak usah bacot ikut gue".
Alra menarik tanganku secara paksa yg membuat ku langsung mengikuti dengan pasrah.
Kami sampai dibawah dan aku terkejut karena ada seorang pria yg marah marah gak jelas didepan kasir.
"Ada apa ini?".
Tanyaku dengan tegas agar memberi kesan baik ke pada para karyawan.Anggap aku lagi pencitraan.
"Lo siapa?".
Tanya seorang pria tinggi besar dengan suara yg dilantangkan.
"Saya pemilik toko kue ini.Ada masalah apa anda membuat keributan".
Tanyaku lagi,namun aku mendapat wajah merendahkan.
__ADS_1
"Cih bos kayak lo letoy.Dari mana lo di dapet lobang sampah?".
"Saya katakan ada masalah apa?".
"Oh kamu sebagai bos tidak bisa mengajari para pekerja?saya hanya meminta wanita itu menemani saya makan tapi malah ditampar".
Jawab pria tersebut membuat ku marah dia menunjuk salah satu wanita yg memang berpenampilan sedikit sexy.
"Sehabis saya menampar dia melecehkan saya dengan memegang sembarangan tubuh saya".
Bela wanita itu dengan gugup.Aku tambah kesal dengan pria berbadan besar didepan.
"Tolong anda keluar sekarang juga atau saya akan memakai cara paksa".
Ujarku membuat pria itu berdecih malas.
"Cemen lo,lo harus lawan gue kalau gue kalah gue akan pergi tapi kalau gue menang gue mau perempuan itu selalu temani gue waktu gue makan disini".
"Oh ok tapi kalau saya menang anda tidak bileh datang lagi kesini".
"Deal".
Pria itu maju dengan agresif membuatku harus menghlengahsaat dia lengah aku langsung menangkap tangannya dan menyita kebelakang.
BUGH
BUGH
BUGH
AAAKKHH
BRUK
Pria tersebut langsung terhempas kelantai saat kudorong dengan sekuat tenaga.Darah mengalir diujung bibirnya.
"Satpam bawa dia keluar".
"Siap".
"Terimakasih pak".
__ADS_1
"Iya...lainkali pakai pakaian yg sedikit tertutup".
"I-iya pak".