
'Menunggumu sudah menjadi kecanduanku.Jadi apakah kita bisa bertemu lagi untuk menghilangkan rasa candu ku ini?'.
-*|*-
Alra sedari semalam tak pernah fokus untuk
mendengarkan pelajaran yg diberikan oleh guru sehingga sering kali alra ditegur dan dihukum bila dirinya ketahuan melamun atau tertidur.
Dirinya seperti ini semua berkat vero yg menghilang tiada kabar sama sekali.Bahkan para guru pun tak tau kenapa vero tak hadir selama seminggu ini.Pihak sekolah pun berusaha menghubungi orang tua vero namun sepertinya memang vero tak ada kabar sedikitpun.
Alra selalu saja menunggu kedatangan vero.Dia yakin suatu hari akan dipertemukan dengan vero walau itu tanpa disadari oleh dirinya.
Beberapa hari ini pula ada yg berani membully alra,awalnya alra tak bisa berbuat apapun,namun tampaknya dia sudah menguatkan dan meyankinkan hatinya bahwa dirinya tidak lemah atau yang lain sebagainya.
Alra sendiri sedang mengikuti kelas tambahan musik dan voli jadi dia tak akan punya banyak waktu untuk hal yg tidak terlalu penting.
Dan untungnya alra sudah mendapatkan teman baru namana 'Caralon fronski' panggi aja cara.Dia anak yg lumayan pintar dan blateran indo-americ,fisik cara tampak sempurna namun yg lain belum tentu sempurna.Bukankah manusia diciptakan tak sempurna?disitu ada kelebihan maka disitulah juga akan ada kekurangan.
Ntah kenapa alra selalu merasa bahwa vero sangat familiar bagi dirinya.Namun setiap kali alra merindukan kecuekan vero disitulah ia langsung menatap gelang yg masih bagus dan muat ditangan alra walau sudah 6 tahun usia gelang tersebut.
"Emang noh si vero kalau ngilang kagak ngomong-ngomong.Udah dicariin pun sama orang penghuni sekolah.Eee dia malah santuy ngilang gak jelas kemana.Gue harus kerumah nya ini mah, gue rebus tuh es biar mencair".
__ADS_1
Omel alra sepanjang jalan,padahal dirinya bersama cara yg setia mendengar omelan teman barunya.Sebenarnya 4 hari yg lalu cara baru saja bersekolah disini jadi dirinya juga tak tau siapa vero?dan gimana bentuk wajah vero?.
Bahkan parahnya alra terus bercerita dan curhat kepada cara dan itu semua isi topiknya tentang vero.Dan cerita nya itu selalu diulang-ulang.
Hadeh gue mau ganti pemerannya aja sih?.
"Well.Lo ngomel kayak gitu gak capek atau haus gitu?kalo lo pun curhat alra, gue belum tentu ngerti siapa orang yg dibahas.Understand alra your my friend".
Ujar cara selembut mungkin agar membuat hati teman barunya tak merasa sakit.
"Noh vero".
Nampak cara tersenyum saat melihat ketampanan vero.Dirinya jatuh cinta pada pandangan pertama.
"Emang lo kenapa sih suka kali ngomel gak jelas kalo udah bahas vero.Vero siapa lo?".
"Dia tuh teman yg gue punya waktu pertama kali sekolah disini.Si dingin kayak kutub es tuh sekali cuekin gue keenak,ya kan tapi gitu-gitu ngangenin...eh?".
Alra merutuki mulutnya yg keceplosan itu,tampak cara tersenyum pasti kepada alra yg membuat dia salting sendiri.
"Ehem".
__ADS_1
"Eeh m-maksudnya kangen gue gak ada temen untuk ada lo...hehe".
"Iya deh iya alraa".
"Awas lo salah paham".
"Iya alraaa".
♡
♡
♡
Heeyyyy
Guys aku kasih tau nieh ya,depresi 18 bakalan ada vero loh.Mau tau gak cerita kelanjutannya.Part 17 akan pengumuman.
Tapi maaf kalo skipnya kepanjangan.Part 18 bakal masuk masa kuliah.Jadi terus ditunggu ya sekalian like dan koment kalian ditinggalkan di novelku.
Byee
__ADS_1