Dia Milikku Bukan Milikmu

Dia Milikku Bukan Milikmu
BAB 41 Lara Hati Kiano


__ADS_3

Dalam hati Kevin sudah yakin dan percaya kalau apa yang Keysha dan Kiano katakan adalah kebenaran. Dan Kevin pun mengakui kalau dirinya terbawa emosi dan tak melakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Kevin tahu banget sifat dirinya yang gampang emosi dan mudah terbawa omongan orang lain.


Kevin berencana akan menemui Nira untuk komfirmasi.


Kevin sudah bersiap-siap.


"kemana lo?" Tanya Ifa yang melihat Kevin dengan kaos oblong berwana putih dipadukan dengan kemeja planel kotak paduan warna biru muda biru dongker sambil memakai sepatu snakernya.


"Gue mau nemui si Nira deh. gue ngerasa dia biang keroknya!"


"Keysha... Keysha itukah yang kau sering lo ceritain? pantas saja seorang pewaris kerajaan Erlangga bisa tergila-gila padanya. Tapi kenapa kau lepaskan?"


"Gue pikir inilah yang terbaik gue gak akan bisa buat dia bahagia!" Kevin sudah siap dan mengambir ranselnya. kemudian pamit


"Hati-hati inget kalo ada apa-apa langsung hubungin gue!"


"Iya iya ya cerewet lo dah lebihin nyokap!" Kevin meninggalkan Ifa sambil mengacak-ngacak rambutnya.


"Woy, kagak sopan lo. gimanapun gue 6tahun diatas lo!"


"Lo terlalu kecil. buat jadi kakak gue fa!"


"Sialan dasar bongsor aja lo!"


...****************...


Di tempat lain Keysha yang melakukan jalan jalan dengan Kiano Keyla dan Dio seperti raga tak bernyawa apalagi setelah Kebin bilang sudah bertunangan dengan gadis mungil cantik seperti Huazaifa yang terlihat cerdas, elegan dan dewasa. Bahkan mereka sudah tinggal bersama.

__ADS_1


Gimanapun walau perasaannya pad Kevin terpendam. selama setahun ini bukan berarti sudah tak cinta dan berharap padanya.


"ngelamunin apa sha?" tanya Kiano sambil duduk di samping Keysha yang sedang melamun sambil melihat Keyla yang sedang berkejaran dengan Dio.


Keyla tetap terdiam.


"Gue bisa pinjamkan punggung gue sha! menaangislah sepuasmu hari ini tapi ingat setelah hari ini tak ada lagi air mata!"


"Gue kayak kehilangan separuh dari gue Ki!"


"Gue hampa Ki" air mata Keysha akhirnya menetes juga.


"Gue ngerti, tapi lo gak bisa seperti ini terus. Gue tahu ini berat tapi bukan berarti lo akan maju terus kan? apalaagi sudah ada tunangan bukan pacar lagi sha!"


"Kasih gue waktu Ki buat yakinin hati gue kalo dia bukan untukku!"


"Lo pasti bisa Sha! Gue yakin itu"


'gue bersikap melawan arus sha berat banget hati gue menginginkan lo tapi perasaan gue bilang yang lo butuhin cuma sahabat dari gue'


'Tahu gak kadang gue merasa gak kuat dan mencoba lari dari lo tapi hati kecil gue selalu melarangnya. kasian lo kalau gue tinggal. lo sama siapa kalo gue pergi selalu seperti ini. bahkan sampai hari ini gue masih bertahan sha'


'Semog mata lo skrang lebih terbuka dan nerima kalau Kevin sudah bertunangan!'


Beberapa hari mereka habiskan waktu untuk mengujungin beberapa tempat. Di temani sama tante mayang tak membuat Keysha menikmati liburannya kali ini.


Ada beberapa waktu yang membuat Keysha sedikit tertawa dan melupakan Kevin. Tapi tak lama juga keysha kembali murung dan meratapi kisah cintanya yang berakhir.


"Hei... gimana seru kan?" Tante mayang mendudukan dirinya disamping Keysha yang terduduk di rumput melihat danau yang penuh dengan angsa-angsa yang ssedang berenang

__ADS_1


"Iya Tan seru... seru banget!" jawab Keysha sedikit kikuk karena tak mennyangka kalau Tante mayang akan mennghampirinya.


"Tapi koq tante lihat kamu kurang menikmatinya. Kalian lagi ada masalah?" Tante mayang memang berpikir kalau Keysha dan Kiano berpacaran. Tante mayang melihat sendiri ketulusan Kiano terhadap Keysha.


"Siapa tan?"


"Kamu Sha sama Kian?"


"Kami gak apa-apa koq tan!"


"Mau dennger cerita tante?"


"Cerita apa tan?"


"ini soal Kiano" Keysha hanya mengangguk dan memfokuskan dirinya pada cerita Tante mayang.


"Kiano itu anak yang baik. tapi hidupnya sedikit malang sejak umurnya 2 tahun dia tinggal dengan kakek dan neneknya. Kakaek Kian yang seorang veteran mendidiknya dengan sangat keras dan disiplin."


"Disaat teman-teman seusianya berlari main bola mandi di sungai tapi Kian sydah diajarkan strategi melawan musuh. Tapi tidak menjadikan Kiano merengek tapi dia semakin tangguh. Dia seolah menerima apapun yang terjadi padanya dan di menjalankannya dengan baik."


"Sha bisa lihat sendiri berapa banyak orang yang jadi teman Kiano? cuma kamu gak ada yang lain. kemanditiannya menjadian rsa pengertian dalam dirinya besar bahkan dia bisa mengorbankan perasaannya demi kebahagiaan orranng lain"


Keysha yang mendengar cerita itu memanng sudah tahu beratnya kehidupan Kiano selama dulu sebelum mengenalnya. Tapi setelh mendengarkan cerita itu kembali membuat Keysha bangga karena Kian memang seperti itu padanya!


'Thanks Ki'


hai hai maaf banget aku baru bisa up. susah bannget mencari waktu buat nulis story...


Real memang lebih diutamakan kalo udah real baru bisa masuk ke duni halu halu... semoga kalian masih mau meneruskan untuk membaca karya recheh athor ini.

__ADS_1


Jingga😉


__ADS_2