Dia Milikku Bukan Milikmu

Dia Milikku Bukan Milikmu
BAB 55 Jebakan Nira


__ADS_3

Saat ini Kevin sedang kuliah. Biasanya setelah di kemo badannya sedikit membaik dan beberapa waktu kedepan biasanya kepalanya pun gak pernah kerasa sakit.


Dukungan yang diberikan keluarga pun menjadi hal yang cukup baik untuk kondisinya yang cukup membaik.


Alvin yang menemani Kevin dengan kode mamih untuk menjaga abaangnya sedang membeli minuman ke kantin kaarena melihat kelelahan ddi wajah abangnya.


Nira yang terus saja mengejar- ngejar Kevin sudah tak di anggap keberadaannya oleh Kevin. Kadang Nira yang selalu mencari perhatian di depan Kevin tak sekalipun Kevin mempedulikannya.


Sehingga Nira merencanakan sesuatu untuk menjebak Kevin. pikiran Nira yang ingin memiliki Kevin hanya untuknya menjadi obsesinya selama ini.


Sehingga saat Kevin terlihat kecapean dan duduk di kantin sendirian Nira segera mendekatinya.


"Hai Vin!"


Dengan pandangan jengah melihat Nira Kevin pun abaikan.


"Lo koq makin sini gue liat badannya makin kurus lo sakit ya Vin?'


" Bukan urusan lo!"

__ADS_1


"Muka lo juga pucat terus, Mana Kevin yang selalu enerjik mendrible bola basket lari kesana kesini penuh dengan peluh dan senyum kebanggaan!"


Mendengar omongan Nira membuat Kevin berpikir ya dirinya seperti kehilangan jati diri. Kevin seperti jadi orang lain. Gak ada Kevin yang penuh semangat dan percaya diri.


Tapi semua itu tak merubah pikirannya hanya mampu untuk pasrah. mungkin sudah takdinya dan nasibnya menderita sakit ini Kevin menerimanya. Kevin menerima perubahannya dengan ikhlas.


Kevin duduk di kursi besi di taman. mungkin karena bebbeerapa saat lalu otaknya bekerja keras Tiba-tiba hidung Kevin berdarah. Kevin segera mengambil saputangannya dan melap darah yang keluar dari hidungnya tersebut. Tiba-tiba Matanya seperti berbayang dan pengluhatannya agak sedikit kabur.


Pertama kali melihat situasi seperti itu Nira sempet panik tapi pikiran jahatnya kini malah tersenyum.


Nira akan memanfaatkan situasi ini untuk memiliki Kevin


Nira membawa Kevin ke apartemennya. karena pandanngannya yang kurang jelas Kevin hanya mengikuti Nira yang membantunya.


Nira memapah Kevin masuk Ke apartemen wangi pengharum ruangan di apartemen yang menyengat membuat kepala kevin semakin pusing dan akhirnya pingsan.


Dengan susah payah Nira membawa Kevin ke kamarnya dan membuka seluruh baju Kevin menyisakan celana boxer lalu menyelimutinya.


Nira pun melakukan hal yang sama pada dirinya membuka bajunya tanpa sehelai benangpun sebelum itu dia membubuhkan saus tomat di atas ranjang yang akan dia tiduri.

__ADS_1


Nira ikut masuk ke dalam selimbut yang menyelimbuti Kevin dan tidur di samping Kevin dengan senyum penuh kemenangan!


"Mulai hari ini lo milik gue Vin selamanya!"


...****************...


Di tempat Lain Alvin Yang sudah kembali dari kantin membawa air untuk abangnya mencari-cari keliling kampus dan menanyakan pada beberapa orang yang dia temui apakah melihat abangnya.


Beberapa jam mencari akhirnya Alvin memutuskan untuk pulang Apartemen berharap abangnya sudah berada di sana.


"Loh Al abangmu mana?" tanya mamih sesaat setelah membuka pintu.


"Abang belum pulang mih?"


"Lo gimana sih disuruh jagain malah ditinggal mana sudah malam gini. gimana kalo terjadi apa-apa pada abangmu itu Al?"


"Tenang mih tenang dulu kita bicara baik-baik!" Papih yang melihat Mamih dewi sudah mulai panik menenangkan.


Merekapun duduk dan mendengarkan cerita Alvin.

__ADS_1


hai hei... jangan lupa atuh like dan komennya. jejak kalian tuh mood booster banget tau gak sih. apalagi kalo vote, gift trus rate tambah sayang deh Jingga sama readers semua. Big hug


Jingga😉


__ADS_2