
"Lo dah lupain Kevin Key?" Nira menyadarkan lamuna Keysha.
"Gak mungkinlah, Kevin tetap sahabat gue kami selalu sama-sama gimana mungkin gue melupakan dia!" jawab Keysha masih ketus dan sinis.
"Maksud gue perasaan cinta lo!"
"Kita gak sedekat itu ya buat berbagi hal pribadi?"
walau nada ketus dan penuh keengganan tapi Nira terus saja meengaja Keysha ngobrol.
"Ya gue kasian aja sama lo kalo masih mendam perasaan sama dia dan belum move on. secara kalo lo sama-sama di paaling lo cuma dapat derita dan gak ada kebahagiaan yang lo dapat dari Kevin" Keysha melirik Nira gak mengerti kemana arah pembicaraannya.
"Gue juga mundur dan nyerah sekrang buat dapetin Kevin. ya kali gue mau sama orang yang bentar lagi meninggal"
"Lo ngomong apa sih dari tadi gak jelas!" Keysha geleng geleng ngeliat teman yang sempet deket tapi tiba tiba mengikuti gayanya dan membencinya kini datang lagi kayak gak pernah terjadi apa-apa.
'dasar aneh' pikir keysha
"emang lo gak tahu ya? kirain gue kalian bener-bener sahabat sehingga gak merahasiakan apapun, tapi ternyata gue salah kalian gak sedekat itu ternyata!"
"sumpah ya makin lo ngomong makin aneh lo gak jelas banget gak ngerti apa yang lo omongin" Keysha dan males denger omongan Nira dia akhirnya berdiri.
__ADS_1
"Tunggu lo duduk dulu deh,!" Nira menarik tangan Keysha biar gak pergi.
"mending dengerin gue ngomong dulu, gue punya kabar penting buat lo kalo lo gak mau denger gue jamin lo bakalan nyesel seumur hidup lo!"
"Gue gak butuh omong kosong lo!"
"Lepasin!!!!Emang gue bakalan percaya sama apa yang lo omongin!" Keysha mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Nira.
"Lo harus mesti percaya karena apa yng gue omongin ini fakta!"
"Gue gak peduli" gengaman tangan Nira pun lepas dan Keysha segera melangkahkan kakinya!
"Ini soal Kevin, lo tahu kenapa di menolak lo dan menyuruh lo milih kiano daripada dia?"
"Bukan karena dia bertunangan dengan Ifa seperti yang lo tahu!"
kata-kata Nira mampu membuat Keysha membalikkan badan dan menatap penasaran pada Nira.
"Kevin menolak lo karena dia sakit, sakit parah!"
Keysha tertawa menertawakan apa yang dikatakan Nira. Sedikitpun Keysha tidak mempercayai apa yang dikatakan Nira.
__ADS_1
"Denger ya Ra, kalo lo memang tulus cinta sama Kevin lo lanjutin aja perjuangan lo. gue gak akan jadi penghalang buat kalian gue akan doain kalian itu juga kalo memang kalian berjodoh!"
"Lo gak percaya key?"
"Enggak tuh"
"Lo lihat Kevin ke rumahnya gue denger dia selesai kuliahnya tapi dia tidak ikut wisuda. kalo lo gak berani datang nih gue kirim nomornya si Ifa sodara sepupu Kevin!"
"Ifa sodara sepupunya kevin?"
"Ya dia sodaranya bukan tunangannya!"
"Kalo gue bohong sama lo masalah kayak gini lo bisa membenci gue seumur hidup lo. tapi jika apa yang gue katakan bener semua lo mesti maafin semu kesalah gue dulu!"
Keysha terdiam apa yang ddiucapkan Nira masuk akal juga. Tapi hari kecilnya tidak dapat menerima kebenaran itu. Keysha masih meyakini kalau yang di katakan Nira semuanya bohong belaka.
Tak mau keysha percaya lagi dengan mulut manis Nira.
Tapi kalau kenyataannya apa yang dikatakan Nira benar. Keysha bener-bener bingung. tapi tak ada salahnya untuk mengecek kebenarannya.
Setelah kepergian Nira Keysha duduk kembali dan merenung juga berpikir keras bagaimana cara mengetahui kebenaran tentang apa yang Nira katakan.
__ADS_1
"Gak gak mungkin Kevin sakit parah!"
Jingga😉