Dia Milikku Bukan Milikmu

Dia Milikku Bukan Milikmu
BAB 44 Menata Hati


__ADS_3

Setelah beberapa hari menikmati liburannya di Jerman akhirnya Keysha, Kiano Keyla dan Dio akan pulang. Mereka baru memasuki Bandara.


Kevin ternyata sudah berada di sana bersama Ifa menunggu. Kevin sempat menanyakan kapan merek pulang pada Keyla.


"Hai Sha. ..!" Kevin memegang tangan Ifa seolah meminta kekuatan untuk menghadapi orang yang sangat dia cintai.


"Kevin Lo disini?"


"Ya gue sengaja kesini biar bisa pamitan dengan kalian! mungkin bisa aja ini jadi pertemuan kita terakhir. Gue kayaknya mutusin gak akan balik gue akan terus disini dan merintis usaha Papih disini!"


Keysha tak dapat membendung air matanya.


"Gue cuma bisa dukung lo, semoga semua cita-cita lo tercapai dan moga lo juga bahagia bersama Ifa!" walau awalnya terasa berat untuk mengucapkannya tapi dengan susha payah Keysha pun mengangkat dua ujung bibirnya dan tersenyum manis.


"Ki, Sorry gue...!"


"Kita sahabat Kev gak ada kata maaf dan makasih dalam peersahabatan. Lo masih tetap sahabat gue. Semoga lo juga masih menganggap kita sahabat!"

__ADS_1


"Pasti kalian sahabat terbaik gue! Gue akaan lebih bahagia jika kalian bersama!"


"Gak perlu mikirin kita Kev, jodoh sudah ada yang atur kita jalanin saja! Gue doain kalian bahagia selamanya!" Kiano memandang Kevin dan Ifa bergantian.


"Bang, Aku pasti kangen kamu!" Keyla menerobos bahkan menyenggol Kiano yang sedang bersalaman lalu memeluk Kevin denngan erat.


"Adek apaan sih!" Ucap Keysha. Dio hanya bisa menggerutukkan giginya melihat Keyla yang tiba tiba memeluk Kevin.


"Jaga dirimu, jangan pecicilan harus tambah dewasa!" Kevin mengacak rambut Keyla saat keyla melepaskan pelukannya.


"Sha... boleh gue peluk lo?" Keysha ga menjawab malah melihat wajah Ifa.


"Tanya Keysha gue gak ada hak apapun buat larang!"


"Tenang aja Sha, Ifa gak akan marah koq dia pengertian banget!"


"Gue gak apa apa sha. mending gue lihat depan mata gue daripada dilakukan dibelakang gue!" Ifa tersenyum sambil menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Gu... gue...!" Kevin langsung memeluk Keysha erat seolah kevin ingin masuk kedalam raga Keysha begitu dekat erat sampai Keysha terbatuk tak bisa nafas.


"So.. sorry Sha gue kelepasan!" sebulir air mata sempet menetes dipipi Kevin dan langsung di lap pake tanganya. walau tak ada yang menyadari kecuali Kiano yang pandangannya tak kepas dari gerak gerik Kevin.


'Kev lo tuh cinta banget sama Keysha apa karena tunangan lo itu? atau apa yang membuat lo melepaskan Keysha?' pikir Kiano.


'hanya karena jarak gue yakin kalian bisa melewatinya!' pikiran Kiano terus bertanya-tanya.


...****************...


Keysha sejak melangkah kan kaki keluar dari pesawat memutuskan untuk menata hati. masih terngiang ucapan Kevin saat di dalam pelukan Kevin


"Lo pantas bahagia Sha tapi bukan sama Gue, Lupakan gue lepaskan gue. Gue gak punya cukup waktu buat ngebahagiain lo! buka hati lo buat Kiano dia tulus mencintamu. Tapi kalau bukan kiano pun gue akan selalu berdoa semoga lo menemukan kebahagiaan lo satu lagu Sha lo cantik kalau tersenyum!"


Dengan melangkahkan kakinya Keysha tersenyum dan menarik nafas dan membuangnya dia putuskan akan hidup bahagia. Keysha akan mencari kebahagiaannya. Keysha akan kembali seperti dulu.


"Thanks Kev, Lo akan selalu dalam hati gue. Lo sahabat sejati gue!"

__ADS_1


"Key... Kekey yuk kita pulang kita harus lebih baik kedepannya. kita tinggalkan masa yang kelam kita sambuhlt hari yang cerah!" Dengan senyum yang lebar dan rasa percaya diri yang tinggi Keysha yakin bisa melalui semuanya.


Jingga😉


__ADS_2