Dia Milikku Bukan Milikmu

Dia Milikku Bukan Milikmu
BAB 64 curhatan Mamih Dewi


__ADS_3

Mamih Dewi sempat terdiam beberapa saat matanya melihat kelangit lalu menghembuskan nafasnya dengan berat.


Berceritalah mamih Dewi pada Keysha. Cerita mamih dewi terus mengalir dari awal kecemasannya terhadap Kevin yang tidak pernah mau menerima Video Call seolah ingin menyembunyikan wajahnya. sampai


permintaan kiriman Transfer uang yang cukup sering membuatnya dan papih Erwin bertanya-tanya.


Sampai akhirnya memutuskan untuk memberi surprise pada Kevin yang ternyata justru mamih dewi papih erwin dan Alvin lah yang mendapat kejutan.


Dengan air mata yang membasahi pipi mamih terus menceritakan perjuangan Kevin yang ingin segera menuntaskan pendidikannya. Juga perjuangan untuk melawan penyakitnya.


Keysha yang mendengar pun tanpa sadar air matanya ikut turun dan tersedu.Kesya merasakan dadanya sesak semakin mengalir cerita mamih semakin kencang himpitan sesak yang Keysha rasakan.


Rasa sakit hati karena penolakan Kevin waktu itu kini dimengerti Keysha. Padahal andai saat itu Keysha tahu keadaan Kevin tak mungkin dia meninggalkan Kevin. Justru akan bersamanya dan selalu disamping Kevin.


"Mih, kenapa... kenapa Kevin gak cerita sama aku mih?" dengan suara serak khas orang yang berbicara sambil menangis keysha bertanya-tanya


"Kamu tahu sendiri Sha Kevin takkan mau orang-orang yang dia sayangin sedih. apalagi sedih karena memikirkan dirinya!"

__ADS_1


"Andai mamih sama papih gak pergi kesana menemuinya mungkin sampai saat ini pun kami takkan tahu?"


"Kasian Kevin selama ini dia pasti merasa sendiri. betapa bodohnya aku. sampai tak tahu keadaan kevin sebenarnya" Keysha merasa bersalah


"Aku harus gimana? aku gak bisa menemuinya swkarang terlalu malu untuk bertemu dengannya!"


"enggak sha justru kami berharap kamu akan menemuinya. cuma mamih minta kamu Pura-pura tidak tahu tentang keadaan Kevin yang sebenarnya. Mamih ingin melihat senyumannya kembali san mamih yakin kamu bisa sha!" mohon mamih sambil menggenggam tangan Keysha penuh harap.


"Dokter bilang Kevin butuh seseorang yang memotivasi nya. Dan harus selalu dibuat bahagia. Dan mamih yakin kamu orangnya. kamu sha yang bisa bikin Kevin tersenyum lagi."


"Mamih tahu kalian saling mencintai. kalau perlu mamih akan melamar kamu untuk Kevin. Demi senyuman Kevin mamih mohon Keysha!" semakin erat genggaman tangan mamih di tangan Keysha.


'Aku gak mau mengecewakan mamih dewi, aku juga ingin membantu Kevin tapi kiano'


' aku gak bisa menyakitinya untuk kedua kalinya' Keysha tak tahu harus gimana.


"Gimana sha kamu mau kan bantu Kevin?" pertanyaan mamih membuatnya sadar dari lamunannya

__ADS_1


"Aku gak bisa jawab sekrang mih, tolong kasih aku waktu untuk berpikir"


"Baiklah tapi jangan lama-lama mamih takut semuanya terlambat sha. mamih mohon kamu bisa setuju dengan permintaan mamih"


Keysha tak jadi menemui Kevin dengan alasn dia belum siap dan akan menyiapkan dirinya untuk menemui Kevin lain waktu.


Keysh pamit dan meninggalkan kediaman Erlangga dengan pikiran penuh dengan pertanyaan yang tak ada jawabannya.


sesampainya dirumah setelah melakukan ritual mandi dan bersih-bersih keysha berdiri di depan jendela mengingat semua ucapan Nira dan juga mamih Dewi betapa sungguh pun tak pernah terbayangkan Kevin akan mempunyai penyakit yang mematikan seperti itu.


pikirannya kembali pada kenangan kenangan manis saat mereka masih bersahabat. Janji mereka yang akan selalu saling memiliki, saling mendukung dan selalu ada saat suka dan duka.


Tapi Keysha merasa sudah tidak menepati janji itu. Keysha gak ada saat Kevin memmbutuhkannya. Keysha merasa gak pantas jadi teman atau sahabatnya Kevin. Tapi kini permintaan Mamih Dewi yabg menginginkan Keysha selallu mendampingin Kevin membuat dia berdiri di persimpangan. disisi lain Keysha senang karena bisa membantu Kevin.


Tapi hatinya kini tertambat pada Kiano, saat sedang dalam pikira yang begitu berat ini, satu notifikasi dan membuyarkan lamunannya. Keysha juga kaget Apalagi saat melihat nama yang tampil di layar ponsel pintarnya.


hallo readers kesayangan maaf banget ya othor yang satu inj belum bisa up teratur. masih mencari waktu luang dalam menulis. jadi maaf maaf banget ya. cuma egoisnya othor yang satu ini juga kalo abis baca jangan lupa tinggalkan jejak heheheh

__ADS_1


Jingga😉


__ADS_2