
Sampainya Zain dan Zeze di rumah bibinya mereka pun disambut bibi nya Zeze dan mamanya yang sudah duluan berangkat ke banda aceh.
"Gimana perjalanannya Zain??"
"Wah tante luar biasa."
"Sekarang istirahat sana besok masih banyak perjalanan kan ujar mamanya Zeze."
Zain pun membersihkan dirinya dan keluar dari kamar uang sudah disiapkan bibinya Zeze. Zeze sudah dari tadi siap dan kini lagi ngobrol bersama tantenya. entah apa percakapan mereka zain tidak mengerti hanya bisa melihat dan mendengarkan mereka.
Jak pajoh bu, Zain, bibinya zeze berkata namun Zain tidak mengerti apa yang dikatakan Bibinya zizi.
Zeze pun tahu dari muka nya Zain pasti bingung. Zeze pun menyampiri Zain, bibi bilang ayo kita makan .
Zain pun melempar senyum ke tante dan beranjak ke ruang makan bersama Zeze, bibi dan mamanya.
"Makasih tante sudah menjamu Zain. "
"Iya Zain"
"bibi, zeze pinjem motor ya, mau ajak Zain jalan jalan."
"ngak capek ze kan baru aja sampai."
__ADS_1
"mama seperti tidak pernah muda, goda zeze ke mamanya."
"jangan terlalu malam pulangnya, ze."
"ok ma."
Zain dna Zeze pun meninggalkan mama dan bibinya. Zain dan Zeze pun berkeliling mengendarai motor milik bibinya zeze, Zeze sudah sangat hapal daerah tempat bibinya.
"Ze , kita mau kemana?"
"Keliling kota banda. Zain. tenang Zi akan jadi tour guide ya zain selama disini, free."
"bisa aja kamu, Zain mencubit gemes lengan sahabatnya ."
"kenapa berhenti,ze."
"tuh lihat ini namanya musieum tsunami"
"wah gede banget ya ze, malam begini masih bisa masuk gak ze."
"Ya gak la nona zain, bukanya tuh pagi sampai ke sore."
Zeze dan Zain pun melanjutkan tour nya keliling kota banda aceh, dan Zeze pun membawa Zain ketempat dimana sebuah kapal terdampar dikota setelah tsunami yaitu Salah satunya adalah Monumen PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Apung di Desa Punge, Blancut, Banda Aceh. Sesuai namanya, kapal ini merupakan sumber tenaga listrik bagi wilayah Ulee Lheue – tempat kapal ini ditambatkan sebelum terjadinya tsunami.
__ADS_1
Saat ini, area sekitar PLTD Apung telah dibeli oleh pemerintah untuk ditata ulang menjadi wahana wisata edukasi. Untuk mengenang korban jiwa yang jatuh akibat tsunami, dibangun monumen peringatan. Pada monumen itu, tertera tanggal dan waktu kejadian dari musibah yang juga menimpa beberapa negara selain Indonesia.
Di sekeliling monumen, dibangun dinding dengan relief menyerupai gelombang air bah. Dari atas kapal ini, pengunjung juga dapat melihat rangkaian pegunungan Bukit Barisan.
zeze menjelaskan ke Zain tentang monumen PLTD.
"wah, nih kapal nyasar x ya ze."
"hush, tidak boleh bilang sembarang gitu nona zain."
"ok ok tour guide gue." goda zain me zeze
tidak lupa Zeze dan Zain pun berfoto dimonumen PLTD mengabadikan momen mereka
arlojinya Zain sudah menunjuk jam 23.00 wib dan mereka pun meninggalkan Monumen PLTD setelah puas mengabadikan foto foto mereka.
"Ze, go home your aunti yok, I'm tired sob"
"Wiih bule nyasar nie,goda zeze. ok nona Zain mari kita go home."
Zain dan Zeze pun menuju rumah bibinya Zeze. terlihat Bibi dan mamanya zain masih diluar teras mengobrol tentang segala hal.
………………
__ADS_1