
"cerita dunk siap mereka?" zain paksa zeze ke zain
"ok ok sabar ze."
zain pun menyeruput minumannya yang hanya tinggal setengah.
"Ternyata papa punya dua istri dan itu anaknya istri kedua papa."
"mereka dio dan dery dan mereka kembar ze" ujar lirih zain
Ponsel Zain berbunyi dan tertera dilayar sebuah nomor baru. Zain pun mengangkat ponselnya.
“ Hallo, ini siapa ?”
“Kak ini Dio, Mama dirumah sakit tadi jatuh dari kamar mandi kak, Kami membawa Mama ke Rumah Sakit xxx”
“ Ok, Zain kesana?”
Phone pun dimatikan dan Zain pun bergegas meninggalkan cafe dan tidak lupa membayar tagihan makanan mereka berdua . Zain mengajak Zeze untuk mengantarkanya ke Rumah Sakit.
“Ze, antarkan Zain ke Rumah Sakit dunk, buruan!!!”.
“Siapa sakit Zain?”.
“Mama jatuh dari kamar mandi ze, dio taditelpon dan sekaran mama sudah dirumah sakit.”
“ Ayo, Zain.”
Zain dan Zeze pun mengendarai motornya tidak seperti biasanya, Dan tidak berapa lama Zain dan Zeze pun tiba di Rumah Sakit. Zain berlari keruangan UGD disitu terlihat Dio dan Dery menemanin mamanya yang lagi berbaring.
“Makasih ya Dio dan Dery?.”
__ADS_1
“ Bagaimana keadaan mama Dio.”
“ Belum sadar Kak.”
Mama Zain masih belum sadarkan diri Zain pun tampak tegar mengahadapi cobaan ini. Dan tampak perawat menghampiri mereka.
“Maaf mbak, Siapa Keluarga ibu ini?”
“ Saya bu”. Zain pun menghampiri perawat yang mengahampiri mereka.
“ Maaf mbak, pasien mau dipindahkan diruangan mana?”.
“Diruangan Kelas saja, ujar Zain”.
“Ok, mbak”
“Bu, bagaimana dengan kondisi mama saya? Tanya Zain ke Perawat.
“terima kasih bu,”
Perawat pun bersiap membawa mama Zain ke ruangan. Mama Zain pun sudah berada diruangan dan masih tidak sadarkan diri dan selang infus yang menempel. Jam menunjukkan jam 23.00 wib Zeze pun pamit ke Zain.
“ Zain, Zeze pulang dulu ya?”
“ Makasih ya Ze, sudah menemanin Zain?”
“Ok, Zain, Semoga Tante cepat sembuh.”
“ Dio, Der titip mama bentar, Zain mau ngantar Zeze keparkiran.”
“ Iya Kak.”
__ADS_1
Zain dan Zeze meninggalkan kearea Parikir Rumah Sakit .
“Yang sabar ya Zain.”
“ Iya Makasih Zeze, Jangan Ngebut lho !! kalau udah sampai dirumah jangan lupa kirim pesan.”
“ Siap Bu Komandan.”
Zeze pun meninggalkan Zain dengan sepeda motornya. Zain pun kembali ke ruangan mamanya. Terlihat Dio dan Dery masih ada disamping mamanya.
“ Kak, Lebih baik kakak istirahat saja biar Dio dan Dery menjaga mama. Ujar lirih Dio”
“ Tidak Apa Apa, Dio”
Mereka pun tidak terlelap dan masih terjaga hingga subuh pun muncul menyapa. Suara Azan pun bergulir menandakan bagi kaum muslim melaksanakan kewajibannya. Zain, Dio dan Dery bergantian ke mesjid Rumah Sakit melaksanakan kewajiban mereka.
“ Zain, Zain.”
“ Alhamdulillah mama sudah sadar”.
“ Iya,Sayang maafin mama sudah merepotkan Zain.”
“ Mama tadi mimpi bertemu papa kamu dan dia mengajak mama ketempat yang sangat indah.”
“terus kalau mama pergi sama papa , Zain sendirian dunk.!”
“Buruan cari Pasangan Hidup Zain, mama masih bisa bercanda dengan Zain walau terdengar lemah.:
“Mama apaan sih, mama istirahat lagi ya, mama harus sehat."
Zain menunggu mamanya yang kembali istirahat dan sembari berdoa didalam hati, Ya Tuhan sembuhkan mama Zain dari penyakit yang engkau berikan. Tidak terasa air mata Zain mengalir melihat mama nya yang sedang berbaring lemah.
__ADS_1
Dio dan Dery mereka masih menemani Zain menjaga mamanya.