DIARY OF ASN ZAINAB

DIARY OF ASN ZAINAB
EO dan planning undangan pernikahan


__ADS_3

Sembari sibuk melihat' pesanan petugas eo datang .


"silahkan dinikmati ibuk, ujar pelayan cafe "


"terima kasih "


"silahkan dimakan mbk Lee , ujar Zain."


Zain dan Sandy sibuk melihat lihat dekorasi untuk pernikahan mereka.


"sayang aja deh yang nentuin, bingung, ujar Sandy ".


" ya gak boleh gitu yank, kamu warna favorit nya apa ?."


"biru langit sayang."


"gimana perpaduan pink dan biru , Zain memberikan masukan."


"boleh juga, yank "


"gimana ibu , udah bisa dikonfirmasi yang mana mau diambil "


"kita mau perpaduan pink dan biru dengan bunga putih."


"ok, saya list ya.? Dan catering nya mau hidangan apa saja."


"kita pilih menu ini mbk, Sandy dan Zain saling menunjuk ke dokumentasi yang diberi petugas eo ."


"ok, saya list juga ya ibu, bapak untuk berapa undangan ? Kalau boleh saya tahu ?, tanya petugas eo."


"untuk 500 org mbk, Sandy menjawab."


"ok. Untu price kita akan konfirmasi ke ibu da bapak, ada lagi yang perlu ditambahkan ?"


"kayaknya Udah cukup mbk."


"kalau begitu saya permisi, mas billnya ?."


"gak usah mbk biar kami saja yang bayar, ujar Zain."


"ok, kalau begitu saya pamit terima kasih ibu dan bapak telah mempercayai eo kami di hari ke bahagian ibu dan bapak."


petugas eo pun pergi meninggalkan Zain dan Sandy.


"sayang kita lupa deh, kartu undangan gimana dunk waktunya kan 1minggu lagi, Zain mendadak bingung."

__ADS_1


"tenang sayang, Sandy punya teman dipercetakan tinggal call n mau yang bagaimana ?."


"yakin, ujar Zain gusar"


"believe deh sama suamimu ini."


"yeee belummm tau calon.."


"ya kan sebentar lagi, ada nyanyi nya itu yang, bentar."


Sandy meninggalkan Zain dan naik ke panggung dan menyanyikan sebuah lagu.


Test cek cek.


lagu ini buat calon istri ku yang duduk di sana. ,


para penggunjung pun tak lupa bertepuk tangan.


Mungkin sudah saatnya


'Kan kuakhiri masa kesendirian


Mempersiapkan hati 'tuk melamarmu


Terimalah diriku


Mungkin saat ini ku akan melepas masa lajangku


'Kan kupersunting dirimu


Jadilah pasanganku dan hidup menua bersamaku


Mungkin sudah saatnya


'Kan kuakhiri masa kesendirian


Mempersiapkan hati 'tuk melamarmu


Mungkin saat ini ku akan melepas masa lajangku


'Kan kupersunting dirimu


Jadilah pasanganku dan hidup menua bersamaku


Uh-oh-oh-oh, wo-wo-wo

__ADS_1


Wo-uh-hu-uh


Mungkin saat ini ku akan melepas masa lajangku


'Kan kupersunting dirimu


Jadilah pasanganku dan hidup menua bersamaku


Oh, mungkin saat ini ku akan melepas masa lajangku


'Kan kupersunting dirimu


Jadilah pasanganku dan hidup menua bersamaku


Riuh suara penghujung setelah Sandy selesai membawakan lagu melepas masa lajang.


Sandy pun menyampirin Zain dan memeluknya.


Uuuh suara pengunjung cafe makin riuh so hari so sweet.


"makasih sayang untuk hari ini dan kedepan semoga kita selalu seperti ini , bisik zain"


"sama sama sayang, sayang dari tadi kita kan udah sibuk tuh nah yuk pesan makanan, Sandy laperr "


"dasar toh yang kokinya kamu kenapa minta di zain"


"oooh iya lupa, sayang mau makan apa?"


"nasi goreng spesial ada kamunya boleh gak ? , canda Zain ."


"boleh dunk bidadari ku, Sandy ke pantry sebentar "


Sambil menunggu Sandy masak seluler Zain berbunyi tertera di seluler mama Sandy.


"assalamualaikum nak zain" nama Sandy


"walaikumsalam mama." Zain


"Mama mau nanya gimana hari ini susah clear?" Mama sandy."


"alhamdulilah sudah ma, zain"


"alhamdulilah, mana cuma mau tanya itu aja, ya sudah Zain sehat sehat ya assalamualaikum" mama Sandy


"walaikumsalam ma."zain

__ADS_1


selular Zain pun terputus dan sambil menikmati indahnya sore ini terimakasih tuhan telah memberikan nikmat yang tidak bisa tertulis.


__ADS_2