
Alram ponsel zain pun berbunyi sontak zain pun kaget dan langsung bangkit dari rebahannya.
Zain pun bergegas kekantor karena jam istirahat sudah selesai.
"Zain, kamu dipanggil lurah tuh keruangannya." ujar vero
"terima kasih vero"
zain pun bergegas ke ruangan dimana lurah berada.
"Selamat Siang bu, permisi boleh masuk."
"Masuk, saya menunggu kamu, silahkan duduk."
"Zainab kan, Lulusn SMK tenaga teknis nah saya bu Cici nah saya mau jelaskan kerjaan kamu. Zain untuk saat ini menangani surat masuk dan surat keluar dan menomorin surat apa pun itu. "
"Iya , bu."
" Meja nya udah tau kan dimana? sekarang sudah bisa bekerja. selamat bergabung."
"Iya bu, terima kasih."
Zain pun mulai dengan tugas barunya. buku bukunya sudah ada terletak diatas meja zain.
" Zain , gimana sudah ketemu dengan bu lurah, ujar bu jojo."
"Sudah , bu nah ini ada surat masuk dan tolong juga nomorin surat keterangan ya zain."
"iya, bu."
zain pun langsung mengerjakan apa yang diperintahkan bu jojo.
zain pun menghampiri bu jojo dan memberikan surat yang sudah dinomorin.
"ini bu sudah zain nomorin."
__ADS_1
"Terima kasih, Zain, Btw ngekos dimana Zain." tanya bu jojo.
"Kostan Asira bu dekat sini."
"ooh, disitu aman lingkungannya lho zain, rekomended banget."
"Alhamdulilah gak salah pilih dunk bu."
Zain pun sudah mulai terbiasa dan akrab dengan keadaan kantor. Jam pulang sudag hampir tiba, zain pun beberes.
"Zain besok kita apel dikantor camat jam 8 pagi jangan lupa." bu jojo mengingatkan.
"Iya, bu."
Zain pun bergegas kembali ke kostnya dan langsung melaksankan kewajibannya sebagai muslim. Ponsel zain sedari tadi berdering. Zain pun memeriksa ponselnya yang sedari tadi berdering , nomor baru siapakah gerangannya dalam hati zain.
"Hai Zain save nomor vero, kamu gak keluar nongkrong yuk, kalau mau biar vero jeput ke kosan. ajak Vero ke Zain."
Zain masih memikirkan pergi atau tidak ya.
"Ya deh, Tapi kita mau nongkrong dimana?"
"Ok. "
Zain pun langsung bersiap siap dan mengganti busananya.
Pintu kosan zain pun berbunyi pertanda kalau Vero sudah sampai. Zain pun membuka pintu terlihat vero masih memakai baju kerja menjeput zain.
"Sudah siap zain?"
"Sudah yuk berangkat?."
zain dan vero pun meninggalkan kosan dan menuju cafe milik teman vero.
"yuk zain masuk."
__ADS_1
zain dan vero sudah di teras cafe temannya varo mereka memilih di teras karena lebih adem dan lebih bagus sudut pandangbnya ke jalan raya.
"Hai ver, cewek baru nih, ujar pria berbaju koki menyapa vero."
"Teman ini lho satu kerjaan, lo sandi."
"Ohh... kenalin gue sandi teman vero."
"Zain."
"Ver, zain mau pesan apa?"
" Pesan Coklat dingin plus boba dan mie tar tar , lo ver gue pesan kopi hitam aja deh."
"Oke, wait bentar ya.?"
"sip."
"Zain, gimana hari pertama kerja?"
" Ya lumayan sih, lumayan gege gue."
"Hahaha, biasa aja kali saolnya dikantor orangnya baik baik lho."
"Masa sih, kayaknya mereka cuek banget."
"Awalnya ya gitu zain, ngomong ngomong zain asli mana nih?"
"Asli kota xxx ."
" Ya gak lumayan jauh lha dari sini zain kenapa mesti kos"
"Mama udah gak ada ver, jadi rumah disana disewakan sama saudara."
"Inalilihiwainailahirojiun, yang sabar ya zain?."
__ADS_1
"Iya ver, trims."
Pesanan mereka pun tiba dan mereka pun menikmati makanan di cafe sandy sambil tertawa dan bergurau kesana kemari.