
zain dan zeze datang membawa nampa berisi teh dan cemilan yang dibawa sandy.
"yo wes diminum ta nak sandy nak vero, ajak om juna."
"iya, om terima kasih."sahut mereks berdua
"ngomong ngomong nak sandy kayak artis yo, tuampan heran, kalah deh om juna."
"masa sih om, artis mana nie om, sahut sandy."
"itu tu yang sering ngegombalin awewek yang nikah berkali kali, siapo ya jenengnya."
"astaga om si vicky, hahaha tapi sandy gak gitu lo om sandy orangnya setia, ya kan vero."
"uuh sambil menyeruput tehnya, vero menjawab."
tante caro, zain dan zeze hanya senyum senyum melihat tingkah mereka.
"nak sandy, ini pesan om jangan sekali sekali menyakiti perasaan wanita buat mereka seperti ratu maka allah akan lancarkan semuanya , itu pesan om."
"insya allah om selalu diingat pesan om."
"om penasaran zain itu gak mudah loh jatuh hati, hebat kamu loh bisa menangkan hati zain."
"dengan perjuangan sepenuh hati om, dan cinta setulus salju."
"prett ,lebay lu ah, ejek vero."
"yariin ah, kan demi sijantung hati."
__ADS_1
"nak vero kerja dimana? "
"buka usaha om kecil kecilan , warung makan."
"wah pengusaha ini ceritanya, hebat hebat anak muda harus berani ."
"iya, om soalnya kalau kerja sama orang takut gak betah."
"bagus bagus, jeneng ne usaha dewe yar ora mumet mikirin atasan ya kan san."
"iya om bener itu."
om juna, sandy dan vero lagi asyik mengobrol sedangkan tante caro,zain dan zeze juga asyik mengobrol buat besok.
"tante kira kira kita masak apa besok, tanya zain."
"masak ayam semur atau ayam gulai?"
"iya tante, semur ayam tante the best."
"ok ok, kalau begitu besok zain beli ayam, bumbu semur, daun bawang, bawang merah, cabe merah, cabe hijau, cabe rawit, minyak makan,ikan, terong telunjuk, daun ubi, terasi, tahu, tempe, penyedap rasa, kecap, kerupuk, bunga kol, udang, semangka untuk buahnya.
"ok tante, sambil menulis yang tadi diucapkan tante caro."
zeze hanya memperhatikan dua orang yang lagi sibuk mempersiapkan bahan untuk besok acara penentuan tanggal pernikahan sahabatnya.
Om Juna menghampiri tante caro yang sedang mengobrol dengan zain.
"yo wes sono temenin sandy ma vero , zain, ze. om ma tante ma mesra mesraan berdua"
__ADS_1
zain dan zeze pun menghampiri sandy dan vero.
"kita dirumah aja nie sayang, tanya sandy ."
"sandy mau nya gimana? zain ikut aja."
"ze, gak ngajak vero keluar nie, vero pun tidak mau kalah dengan sandy."
"lebay lu ah ver, cubit zeze."
"ya sudah ayo kita jalan jalan, ajak zain ke teman temannya dan ke pujaan hatinya."
zain dan yang lainnya pun berpamitan ke om juna dan tante caro yang tengah asyik melihat siaran televisi.
"om, tante kami permisi keluar sebentar, pamit zain."
"iya, hati hati zain."
mereka pun pergi dengan kendaraan sandy.
"Kita mau kemana ini sayang, tanya sandy."
"ke taman kota san, gimana ze, vero?"
"kita mah nurut saja ya kan zeze sayang."
" lebay lu ah, ver ejek sandy."
"yuk ah jalan kapan sampainya kalau ngobrol terus,ajak zeze."
__ADS_1
mereka pun berlalu dari rumah ke taman kota tidak begitu jauh dari rumah tante caro.