
"Wah beneran san, rasanya luar biasa?"terkagum kagum zain dengan rasanya.
"Zain jawab dunk pertanyaan gue tadi?"
"Jadi tadi ceritanya nembak gue?"
"Ya dunk, kita kan bukan anak onces zain apa perlu pakai pakai bunga dan gue berlutut sambil bilangin ke zain mau gak jadi pacar gue."
"YA gak gitu jug kali san."
"Jadi gue mesti gimana?"
"Ngebet bener mau paaran sudah berapa lama rupanya sand?"
"Hahahaha iya nie dah jomblo akut."
"Ya sudah kita jalanin saja dulu kayk gini nanti baru kita rembuk lagi harus gimana?"
"Udah kayak mau musyawarah saja zain pakai rembuk rembuk segala."
" Kita balik yuk sudah larut nih."
" Ayo tapi gue kekasir bentar bayar nie tagihan."
"Makasih duluan deh gajian gue yang teraktir."
"Aman itu sayang."
sandy pun pergi meninggalakan zain dan menuju ke kakasir setelah itu mengampiri zain kembali.
"Ayo kita pulang sayang."
"Apaan sih pangil zain saja sand."
"biar dunk biar tambah cepat jadiannya."
mereka pun meninggalkan cafe tersebut dan balik kerumah.sandy mengantarkan zain langsung ke kostnya dan langsung pamit pulang karena jam sudah hampir larut.
__ADS_1
"Makasih ya san! hati hati dijalan ."
"okey sayang ."
sandy pun meninggalkan zain yang masih belum masuk ke kostnya dan kembali ke cafe. terlihat cafe masih penuh anak anak muda yang masih menghabiskan malamnya di cafe sandy.
"Gimana bos sukses kah?"
"Ya sedikit berhasil la. Gimana masih berjalan lancar kan?"
"Aman bos."
Zain pun langsung merebahkan badannya ke kasur hari ini begitu wah wah tidak terlupakan. Zain mengambil ponselnya dan menelpon sahabatnya zeze.
ze apa kabar sehat kan (zain)
Sehat dunk, gimana disana? sudah dapat pacar kah? (zeze)
Sudah dunk.(zain)
serius kenalin dunk?(zeze)
wah wah sohib gue ini dimana tempat pasti laku keras.(zeze)
Memangnya barang dagangan kali , main kemari dunk gue benaran rindu nih.(zain)
Iya minggu gue kesana. ya udah sono tidur besok dinans kan masih.(zeze)
ponsel pun mati dan zain mendapati pesan dari sandy.
"my lady lagi apa?"
"lagi teleponan sama sohib, balas zain."
"Belum tidur besok kesiangan lho."
"Ya gimana mau tidur sand, kamunya masih ngirimin pesan."
__ADS_1
"Iya ya, selamat bobok deh mimpiin gue ya."
"sip."
hari ini begitu penuh dengan cerita dimuali pagi dikantor dan malam denganm sandy. zain pun terlelap.Alram ponsel zain berbunyi dan azan pun berkumandang sontak zain bangkit dan siap siap membersihkan diri untuk melaksanakan kewajibannya.
Zain sudah berada dikantor dan pagi pagi sekali vero pun sudah tiba juga dikantor.
"Pagi zain, Gimana Malam kamis nya suklses, ledek vero ke zain."
"Pagi juga vero, Apaan sih."
"Sandy anaknya baik lho.Gue rekom deh."
"Bisa aja lu ver."
"wah sudah dekat aja nieh zain." canda bu seklur.
"Iya bue sebatas sohib ya kan zain soalnya sudah keduluan."
"Ya dunk."
"Pagi semua gimana hari ini?ujar bu lurah."
"Sehat donk bu."
"Selamat bekerja dan tetap semangat."
Pagi ini seperti biasa dikantor masih melakukan aktifitas yang seperti biasanya. dan tiba lah istirahat siang .
"hai sayang, Makan siang yuk."
"Udah disini aja san, ledek vero."
"Ya dunk namanya mau makan siang bareng sayang nya sandy."
"Wah udah jadian dunk ceritanya ini, bisa dunk peresmian atas jadian kalaian."
__ADS_1
"Ogah ah kami mau makan siang berdua saja, ejek sandy ke vero."
"Pelit amat lu ah."