DIARY OF ASN ZAINAB

DIARY OF ASN ZAINAB
MALMING RUMAH TANTE CARO


__ADS_3

Sandy pun bersiap siap karena sudah selesai magriban dan dia pun meninggalkan rumah dan berpamitan dengan mamanya.


"Ma, sandy permisi keluar"


"iya, hati hati jangn terlalu malam pulangnya ya besok kita kan mau ketempat zain."


"siap ibu komandan."


sandy pun tidak lupa mencium mamanya dan langsung keluar menuju mobilnya, tidak lupa sandy pun membuat pesan untuk zain sang calon kalau dia sudah berangkat.


(assalamualaikum sayang, sandy berangkat ) sandy


tidak berapa lama pesan sandy tadi pun berbalas.


(hati hati sayang, jangan ngebut) zain


om juna dan tante caro juga zain dan vero sudah di ruang makan karena memang jadwal nya makan malam.


"waah mama masak spesial ya, terima kasih ya ma sudah letih membuat ini semua, terdengar mesra ucapan om juna ke istri."


"iya pa sama sama."


"baper gue zain, sikut vero ke zain"


"haha harus gitu dungk ibu rumah tangga itu juga kerja dan harus diaspirasi seperti itu ya kan om juna."

__ADS_1


"iya zain, ya harus terus romantis sampai tua dan terus berterima kasih terus telah menemanin sejauh ini."


tante caro hanya senyum senyum melihat suaminya yang setiap hari selalu romantis.


"mari kita makan ya dari tadi ngobrol terus, ajak tante caro, ayo dikenyangin ya vero hanya ini yang bisa tante buat."


"iya tante, terima kasih."


mereka berempat menikmati makan malamnya tanpa anak tunggalnya om juna dan tante caro karena sekolah di pondok pesantren.


setelah selesai makan malam om juna menggajak vero ke teras rumah untuk becerita sedangkan tante caro dan zain beberes didapur setelah mereka makan malam tadi.


" zain, gimana besok? makan siang disini keluarga calonnya zain?."


"iya tante, soal makan siangnya tante kan jago masak nah nanti zain yang belanja tante tulis saja apa apa yang mau dibeli."


"iya tante soalnya isin nanti gak jadi malah jadi malu maluiin, kayak dulu."


"yo wes tante antar teh buat om mu dulu ya."


"iya tante."


zain masih didapur mencuci piring dan beberes, setelah selesai zain pun menyusul tantenya ke teras rumah.


terlihat akrab om juna dan vero.ya seperti sudah kenal lama.

__ADS_1


"zain , teman mu iki loh asyik ngelawak terus,opo iki yang mau dikenalin ke om."


"Ora om nieh ma teman kantor zain om."


"kenapa gak lu jelasin ke om, zain mencubit lengan vero."


"auw sakit zainabbbb, kan om juna gak nanya ke gue?."


om juna dan tante caro pun tertawa melihat tingkah mereka. sedangkan sandy hampir sampai dan tiba didepan rumah tante zain, tidak begitu sulit menemukan rumah tante caro berada ditenah kota dan zain sudah mengshare alamat tante caro ke sandy.


sandy pun turun dan disambut zain karena sudah tahu sandy bakal kerumah tante caro dan tidak lupa sandy membawa makanan yang dibelinya tadi dijalan, dan tidak selang berapa lama zeze pun tiba.


"assalamualaikum om, tante."


"walaikumsalam wah tamu jauh nie, tante caro pun menyahutinya."


"zain ayo dibawa masuk tamunya kedalam."


om juna dan tante caro pun juga vero dan zeze yang baru tiba masuk keruang tengah.


"silahkan duduk nak, om juna mempersilhkan."


"terima kasih om, saya sandy temannya zain."


"iya zain udah cerita ke om ma tante."

__ADS_1


zain dan zeze meninggalkan runag tenggah dan pergi kedapur membuatkan teh buah sandy dan vero juga meletkkan ke piring cemilan yang dibawa sandy


__ADS_2