
Malam itu sesuai rencana.Delisha,Rafael dan Bu nur sekeluarga makan malam bersama.para Lelaki tugasnya membakar ikan.sedangkan Delisha membantu bu nur menyiapkan nasi dan lauk yang lain.
Rafael duduk anteng. anak itu kini tengah serius menyusun puzzle.entah mengapa dari sekian banyak nya mainan anak itu selalu suka bermain puzzle,mungkin karena Daddy nya yang selalu menemani nya bermain itu.sehingga Rafael sangat suka bermain itu.
'' Sini jok biar aku saja yang menyelesaikan sisanya.''Ucap maruli dia menggantikan joko untuk membakar ikan.
Ikan yang tadi sudah selesai di bakar.sudah di bawa oleh suaminya bu nur kedalam rumah untuk disajikan di meja makan.
Berhubung Joko senggang dia duduk disamping Rafael.dia mengamati anak itu yang terlihat Fokus dengan sesuatu.cukup lama Joko mengamati apa yang Rafael lakukan.dan ketika Rafael kebingungan Joko secara Refleks membantu Rafael menemukan puzzle yang tepat.
'' Wah Daddy memang selalu hebat!''pujinya senang.
Joko tersenyum tipis entah lah rasanya senang bisa membantu Rafael.dan mengajarkan apa yang belum di mengerti anak itu.
'' Sayang ayo masuk kita makan malam!.''Delisha keluar untuk memanggil kedua orang pria yang berbeda generasi itu.
Sayang?.
Kenapa lagi-lagi rasanya tidak asing.
'' Mom.. look!. aku menyelesaikan ini dibantu lagi oleh Daddy.''Rafael dengan semangat menunjukan puzzle yang dia susun bersama Joko.
'' Waw hebat sekali baby.''Delisha membelai lembut pucuk kepala anaknya.
__ADS_1
'' Sudah ayok kita masuk kedalam.ikan yang tadi siang ditangkap oleh El sudah selesai dibakar sayang.dan nenek memberikan ikan itu khusus untuk dimakan El saja.''
'' Wahhh..benar mom? Asikk!''Rafael segera berlari kedalam rumah bu nur.
Delisha geleng kepala melihat kelakuan anak nya.dia menoleh ke arah Joko yang kini ternyata tengah menatap nya juga.
'' Ada apa?''tanya Delisha.
'' Tidak!''
Joko mengalihkan pandangan nya ke arah lain.kenapa rasanya sulit sekali untuk menahan dirinya agar tidak memandang Delisha.
'' Hei kenapa melamun!'' Delisha menepuk pundak Joko.
'' A-tidak..!''Joko terkesiap saat jarak antara dirinya dan Delisha sangat dekat.dapat dia lihat dengan jelas kecantikan alami dari perempuan di depannya ini.
Wangi harum tubuh Delisha dapat tercium dengan jelas di indra penciuman Joko.harum tubuh dari Delisha seperti candu.hingga Joko tidak sadar jika dia telah memejamkan mata dan perlahan makin mendekat kan wajahnya ke wajah Delisha.
Delisha sendiri merasa sangat ingin mengecup bibir yang sudah satu bulan lebih tidak menjamah nya itu.namun dia segera tersadar karena mereka saat ini sedang berada dikondisi dan waktu yang tidak tepat.
'' Maaf.''
Delisha segera berlalu begitu saja dari hadapan joko.dia meninggalkan joko yang masih terpaku ditempatnya.
__ADS_1
Astaga pesonanya!.Joko mengusap wajahnya dengan kasar.
Joko segera menyusul Delisha.sebelum Mereka masuk joko dengan cepat menarik tangan Delisha dan mendorong tubuh Delisha ke tembok di sebelah pintu.Dia menghimpit tubuh Delisha dengan jarak yang sangat dekat.
Joko menatap dalam manik mata Delisha.sungguh dia merasa terbuai akan tatapan mata dari perempuan di depan nya ini.
'' Siapa kamu sebenarnya!''
Delisha sungguh tidak tahan lagi.dia amat sangat merindukan orang yang sedang mengukung nya ini.
CUP
DEG!
Mendapatkan serangan mendadak membuat joko terkejut sekaligus terpaku dengan tubuh yang kaku.entah kenapa seperti ada banyak kupu-kupu berterbangan saat perempuan di depan nya ini mengecup bibir nya.
Dia tidak marah! dan ini aneh.sebelumnya joko selalu risih jika didekati oleh perempuan yang selalu ke gatelan ingin menyentuh tubuhnya yang seksoy.
Tapi dengan perempuan yang di kabarkan janda ini.mengapa dia merasa ingin di cium lagi.
'' Mau aku cium lagi?'' tanya Delisha dengan senyum menyeringai.
Joko buru-buru tersadar.dia merasa gengsi jika mengaku mau dicium sekali lagi oleh perempuan didepan nya ini.dengan segera joko meninggalkan Delisha dan bergegas masuk kedalam rumah denga wajah yang sedikit memerah.
__ADS_1
'' Pfffttt....hahahaha.''pecah tawa delisha.dia senang dan juga merasa lucu saat melihat kembali wajah memerah malu suaminya.
Sampai jumpa nanti...