
" SELAMAT DATANG DI RUMAH."
Sambutan yang di berikan oleh semua orang atas kembalinya Pram,Delisha dan Rafael ke rumah besar.
Ketiga orang tersebut sangat terharu dan merasa bahagia atas sambutan yang di berikan oleh seluruh anggota keluarga,bahkan semua pelayan rumah pun ikut menyambut mereka dengan suka cita.
" Selamat datang kembali nak." Mami dengan sangat haru memeluk putera kesayangan nya dengan erat.
" Terimakasih mami." Ucap Pram yang juga merindukan sosok wanita yang telah melahirkan nya dan mendidiknya selama ini.
" Sudah-sudah,gantian papi dong." Ujar papi dengan tidak sabaran.
Sehingga mengundang gelak tawa dari semua orang.
" Opa,seperti anak kecil saja." Ledek Rafael pada opa nya.
" Biarkan,opa kan memang merindukan papa mu!,meskipun papamu itu sangat galak." Ucap opa,membuat El tidak terima karena opa nya selalu saja menyebut jika Daddy nya galak.
" Opa,Daddy tidak galak,yang ada opa tuh yang galak!"bantah El.
__ADS_1
" El,jangan bertengkar dengan Opa."ucap Delisha menasehati anaknya.
" Tapi mom, Opa yang mulai duluan seperti biasanya."adu El dengan cemberut.
Yah,cucu dan kakek itu memang sering berdebat. Tapi juga saling merindukan jika lama tidak bertemu. Sehingga membuat semua orang yang tahu selalu geleng-geleng kepala.
" Sudah-sudah." ucap kakek menengahi.
" Alangkah baiknya kalian bertiga masuk dulu,jangan di depan pintu,Oh ya mami sama mama juga sudah memasak banyak makanan kesukaan kalian." ucap mama. Beliau mengajak anak dan menantunya untuk ke ruang makan.
" Daddy,El ingin di gendong." ucap El ,membuat Pram menengok ke arah sang anak.
" El,bagaimana jika Kakek saja yang menggendong El."ucap papa menawarkan diri kepada sang cucu. namun El dengan cepat menggelengkan kepalanya.
Tanpa banyak bicara Opa langsung saja menggendong cucunya dan membawa sang cucu ke ruang makan.sehingga membuat El meronta dan berteriak jika sang Opa menculiknya.
" Daddy, mommy. Lihat lah Opa menculik El." teriak El.
" Astaga papi!" geram Mami pada sang suami yang selalu saja menggoda cucu mereka.
__ADS_1
Yang lain tentu tertawa melihat kelakuan iseng antara Opa dan cucunya itu.
Setelah makan,kini mereka ke ruang keluarga untuk berbincang-bincang sejenak.
" Syukurlah kau baik-baik saja dan dapat kembali dengan sehat Pram." ucap Papa mertua Pram. yang merasa bahagia melihat anak nya bisa berkumpul kembali dengan suaminya.
" Iya pah,aku sangat bersyukur sekali dapat berkumpul kembali dengan kalian semua."ucap Pram dengan tersenyum dan merangkul pundak isterinya.
" Lain kali jika ada masalah yang mengancam nyawamu bicarakan lah pada Papi dan papa. Pram."Tegur papi yang baru saja bergabung setelah mengantarkan Cucunya ke kamar.
" Iya Pi."
" Jangan iya-iya saja,kau tidak memikirkan bagaimana cemasnya kami, bagaimana terpukul nya kami saat mendengar kau kecelakaan waktu itu." ucap papi
" Sudah lah Pi,yang terpenting. Pram sudah kembali kepada kita dengan keadaan baik-baik saja." Ucap Mami agar emosi papi tidak kembali naik.
Orang tua mana yang akan sanggup dan terima ketika mendengar anak nya kecelakaan,lebih tepat nya di celakai oleh seseorang.
" Pi, Pram minta maaf.sungguh Pram sama sekali tidak menyangka mereka akan senekat ini."ucap Pram.
__ADS_1
" Jangan sampai ini terulang kembali Pram." Ujar papi dengan tegas.
Pram mengangguk dengan mantap,memang benar apa yang di katakan Papinya. dia tidak boleh lengah lagi mulai sekarang.