Doing Missions With Boys (Menjerat Suami Amnesia)

Doing Missions With Boys (Menjerat Suami Amnesia)
Anniversary pernikahan Dan Ending


__ADS_3

Beberapa waktu telah berlalu setelah pernikahan Maruli pada saat itu.


Pram sekeluarga pun hanya menetap selama 3 hari di kampung itu.


Saat ini setelah kedua anak mereka tertidur,Pram mengajak sang isteri untuk ke balkon kamar mereka yang ada di lantai 3.


Awalnya Delisha tidak melihat ada apa2 di sana namun sekarang ia terkejut ketika melihat lampu redup, terus ada bunga mawar merah bertebaran dilantai kamar menuju ke balkon.


Ketika di teras balkon pun Delisha di buat terkejut lagi karena melihat sesuatu di atas meja. diatasnya ada figura kecil, foto saat dirinya dan suami menikah, lalu juga ada buket bunga mawar Putih kesukaan nya.


Bunga mawar putih mempunyai makna ketulusan, kesucian, keagungan, dan kemurnian dari sebuah cinta sejati.


" Mas Pram...ini?" Delisha begitu terharu dengan yang ia lihat.


Saat menoleh ke belakang untuk melihat sang suami, Delisha kembali di buat terkejut karena sang suami menghampirinya dengan membawa kue dengan tulisan Happy anniversary.


" Happy anniversary, sayang." Pram tersenyum manis sambil memandang dengan penuh cinta ke arah sang isteri yang telah bersamanya selama 8 tahun ini.


" Make a wish sayang." kata Pram kepada sang isteri.


Delisha mendekatkan dirinya pada sang suami, ia menatap dalam kedua mata suaminya.


Lalu menutup matanya dan berdoa dengan tulus.


Setelah membuka mata,Delisha semakin melebarkan senyumnya ke arah suaminya.

__ADS_1


Mereka meniup lilin bersama.


" Yang kupinta hanya satu kepada tuhan Mas, Aku hanya ingin selamanya dapat hidup bersama kamu, sampai tua dan sampai ajal menjemput." ucap Delisha dengan mata berkaca-kaca.


Pram meletakan kue yang ia pegang ke atas meja, lalu dia menggenggam kedua tangan sang isteri lalu mencium nya.


" Setiap hari,rasa cinta ku selalu bertambah kepadamu sayang. Setiap hari pun aku juga bersyukur karena kau menjadi isteriku, menjadi Mommy dari anak-anak kita. Kamu wanita hebat dan aku sangat beruntung memiliki mu."


" Terimakasih telah menerima cintaku, terimakasih telah bersedia menikah Denganku dan terimakasih telah mendampingiku selama 8 tahun pernikahan kita, aku akan selalu berusaha membuatmu bahagia disisiku wahai isteri ku." Kata Pram yang lalu kembali melabuhkan kecupan di kedua tangan Delisha.


Delisha terharu sekali,dia langsung memeluk hangat sang suami.


" Akupun beruntung memilikimu disisi ku wahai suamiku, aku merasa sangat bahagia setiap hari." kata Delisha yang semakin mengeratkan pelukan nya pada tubuh sang suami.


Pram menciumi pucuk kepala sang isteri tercinta.


" Sayang,maaf." kata Pram tiba-tiba.


" Kenapa mas?" tanya Delisha melihat ke arah sang suami yang lesu.


" Maaf karena aku tidak bisa merayakan Anniversary kita dengan Romantis." ucap Pram.


Pram sebenarnya ingin merayakan Anniversary nya dengan sang isteri dengan berlibur berdua menaiki kapal pesiar.


Dia sangat ingin memberikan kejutan yang lebih Romantis kepada isterinya namun rencana hanya rencana.

__ADS_1


Pram sadar jika mereka tidak mungkin bisa berlibur ,karena Elena masih belum bisa mereka tinggal jauh.


Belum lagi pekerjaan kantor yang sangat menumpuk,apa lagi Pram berkerja seorang diri karena Erik,Sang asisten pribadi Pram itu sedang sibuk menyiapkan pernikahan.


Dan meminta cuti 2 Minggu, 1 Minggu sebelum menikah dan 1 Minggu setelah menikah.


Erik akan menikah dengan Kinan.


Oleh karena itu baik Pram dan Delisha akhir-akhir ini sangat sibuk,Pram akan pulang sedikit larut malam sedangkan Delisha akan sibuk di ruang kerja di rumah untuk beberapa jam,namun mereka berdua tetap meluangkan waktu untuk satu sama lain dan kedua anak mereka.


" Astaga ku kira apa." Delisha tertawa pelan sambil menatap penuh cinta ke arah sang suami.


" Mas, bagiku setiap hari sudah terasa seperti Anniversary kita. Apalagi sikap romantis mu itu, aku merasa sangat penuh dengan cinta di setiap hari yang kulalui bersama mu,Kau tahu mas, bukan Berlibur ataupun merayakan Anniversary kita dengan mewah yang aku mau. Tapi kebersamaan kita adalah sebuah hal yang sangat berarti di hati ku." ujar Delisha.


Muach.


Pram mengecup bibi* sang isteri sekilas.


Dia semakin mencintai isterinya,disaat wanita lain akan merasa kesal karena tidak bisa merayakan Anniversary pernikahan nya dengan ber mewah-mewah.


Delisha malah sangat mengerti dan tidak menuntut apapun kepada Pram.


Dan itu salah satu sifat yang membuat Pram jatuh cinta kepada isterinya.


Keduanya tersenyum dan akan berciuman. namun saat bibir keduanya hampir bersentuhan saat itu pula pintu kamar mereka di ketuk dari luar.

__ADS_1


" Mommy, Daddy." teriak Rafael dari luar kamar.


Keduanya saling lihat dan terkekeh seketika,mereka berdua mengerti pasti kebiasaan Rafael ketika tidur.


__ADS_2