
DEG!
Sekelebat bayangan melintasi isi kepalanya saat sedang menatap lekat wajah Delisha.Joko seketika mengerang kesakitan.dan membuat Delisha yang panik langsung memengang dan mengguncang kedua bahu pria itu dengan pelan sambil terus bertanya.
'' Kamu nggak papa mas?''..jawab aku plis!''
Saat joko alias pram semakin mengerang kesakitan sambil memukul kepalanya dengan keras berharap agar sakitnya sedikit reda.Delisha menagis.tangisnya pecah dia sekuat tenaga memeluk pria itu.memegang kedua tangan nya agar pria itu tidak kembali memukul kepalanya sendiri.
'' Stop jangan dipukul lagi..kumohon nanti kamu bisa sakit.dengarkan aku!..'' Delisha memeluk Joko dengan erat.tubuhnya gemetar saat melihat sendiri efek nya.saat sang suami merasa kan ingatan sebelum nya.
Cukup lama Delisha memeluk joko dan berkata-kata agar menenagkan pria itu supaya tidak lagi memukul kepala.perlahan Tangan joko mulai mengendur.dia merasa sakit kepalanya sedikit demi sedikit menghilang.
Dia juga dengan jelas mendengar isak tangis dari seorang wanita yang tengah memeluknya dengan erat.
__ADS_1
'' Jika sakit jangan di pukul ya kepalanya...kamu harus menarik nafas dengan teratur.dan jangan memaksakan mengingat apapun jika kamu merasa kesakitan.''Delisha membelai kepala Joko yang berada di pelukan nya dengan lembut.
Joko menikmati pelukan itu.dia bahkan semakin mengeratkan pelukan nya.Delisha sendiri merasakan hal yang tidak beres saat pria yang berada di pelukan nya pun malah balik memeluknya dengan erat.
Namun masa bodo.Delisha memang merindukan pelukan ini.cukup lama mereka berdua meresapi pelukan mereka.sampai pada akhirnya Delisha berceletuk.
'' Kamu sudah tidak apa-apa kan mas.bisa dong kamu lepaskan pelukan mu.aku sih nggak masalah loh meluk kamu terus-terusan.tapi aku cuman takut nanti kamu mikir kalo aku lagi godain kamu lagi.''ucapan Delisha sontak membuat Joko melepaskan pelukan mereka.
Dia berdehem dengan keras.''Mbak yang menggoda saya lagi!''
Delisha dengan sengaja melepas Cardigan nya.sehingga menampakan tank top pink yang melekat di tubuh nya.dia ingin mengetes suaminya.apakah hasra* sang suami padanya ikut hilang seperti ingatan nya.
Glek!
__ADS_1
'' Tuhkan mbak menggoda saya!'' Ucap Joko dengan sedikit mengontrol hawa panas yang tiba-tiba menyerang tubuhnya.aneh rasanya dia merasa sangat tepikat dengan Delisha sedari awal meskipun perempuan itu tidak melakukan apapun.
Delisha mengikis jarak diantara mereka.dia menarik tangan Joko untuk duduk di atas kursi dan Delisha sendiri duduk di atas pangkuan joko.
Joko sendiri semakin panas dingin saat kedua matanya berjarak sangat dekat dengan pemandangan indah yang selalu disebut sumber kehidupan manusia sewaktu kecil.
Delisha tersenyum nakal ke arah joko dia pun dengan sengaja Mengikat rambutnya dengan gerakan menggoda.
Aku seperti ******..tapi menggoda suami sendiri tidak berdosa bukan?.jika mas pram sudah mengingat kembali. dia pasti akan meledek ku habis-habisan .karena sebelum-sebelumnya aku selalu kaku dalam urusan menggoda begini.Ringis Delisha dalam hatinya.
Yah ibu cantik satu anak itu memang selalu melayani suaminya dengan baik dalam hal apapun tapi selalu kaku dan merasa kikuk jika urusan Menggoda.
Seperti ini saja delisha sudah mati-matian menekan rasa malu nya .'' Memang kamu nggak tergoda?''Delisha berbisik manja ditelinga joko.
__ADS_1
Kedua tangan nya mengalung indah di pundak koko joko dan jarak wajah keduanya sangat-sangat dekat.Jangan ditanya bagaimana dengan joko dia sekarang merasa sangat terhipnotis dengan Delisha.