
Paijo tidak mengenal kata menyerah untuk bisa mendapatkan cinta dari perempuan pujaan hatinya.
Pagi ini saja Paijo sudah berada di depan rumah Lisa,dia ingin mengajak Lisa untuk pergi ke suatu tempat.
" Hati-hati ya nak Paijo di jalan nya." pesan ibunya Lisa.
" pulangnya jangan malam-malam." pesan bapaknya Lisa.
" Tenang pak, bu.saya janji akan membawa pulang Lisa dengan aman dan selamat kok." ucap Paijo dengan yakin.
Tidak lama kemudian Lisa datang dan sudah siap untuk pergi bersama paijo.Lisa terlihat cantik dengan dress bunga-bunga berwarna putih.
Paijo bahkan seakan tersihir melihat ke cantikan Lisa,buktinya laki-laki itu sampai terbengong-bengong ditempat.
" Jo!" Panggil Lisa yang berdiri tepat di depan Paijo.
Paijo sendiri buru-buru tersadar dan memasang senyum malu karena ketahuan jika ia terpesona akan kecantikan Lisa.
" S-sudah siap Lis" ucap Paijo basa basi.
" kamu nggak lihat aku udah siap gini Jo!."ucap Lisa dengan sedikit ketus pada Paijo.
" Lis.." tegur ibu.
__ADS_1
" CK, udah ayok buruan..!" Lisa bergegas berpamitan kepada kedua orang tuanya lalu keluar disusul dengan Paijo yang juga berpamitan dan setelah itu menyusul Lisa.
Selama di perjalanan Lisa dan Paijo sama-sama diam,jika Paijo diam karena merasa canggung berbeda dengan Lisa yang merasa biasa saja dan malah terkesan cuek.
Beberapa puluh menit kemudian akhirnya mereka telah sampai ditempat. sebuah acara pernikahan,kebetulan pernikahan itu adalah kerabat jauhnya Paijo.
" Jo,apa kabar?" sapa salah satu teman baik Paijo.
" Baik dan,kamu sudah dari tadi datang nya?"
" Belum lama si Jo, btw tuh cwe yang sering kamu ceritain kan." bisik Dadang.
Paijo tersenyum canggung dan mengangguk.
" Aku juga sedang berusaha Dang."ucap Paijo dengan berbisik.
Tidak lama kemudian terdengar jika acara inti akan segera dimulai jadi akhirnya mereka masuk bersamaan.
" Lis,kalo kamu bosen dan ingin pulang bilang ya" ucap Paijo yang duduk di sebelah Lisa.
Lisa yang sedang asik melihat dekor pelaminan pun menoleh ke arah Paijo lalu mengangguk.
Selama acara berlangsung Paijo selalu tertuju pada Lisa dia ingin Lisa merasa nyaman dan aman di dekatnya.
__ADS_1
Kini keduanya sedang menikmati hidangan yang tersaji,Lisa mengambil Es dawet sedangkan Paijo mengambil soto ayam.
" Lis kamu nggak mau makan?" tanya Paijo yang melihat Lisa hanya mengambil es dawet.
Lisa menggeleng kan kepala nya,sebenarnya menu makanan di sana enak-enak semua namun Lisa saat ini sangat ingin makan satu menu makanan favoritnya.
Dan ternyata di sana tidak ada makanan yang dia cari.
" Aku suapi ya,ini enak loh Lis." Paijo terus manawari Lisa agar Lisa ingin makan.
Lisa sedikit malu karena beberapa tamu undangan yang lain melihat ke arah nya dan paijo.
" Jo,aku nggak mau." ucap Lisa dengan menatap tajam ke arah Paijo.Paijo akhirnya mengalah dari pada Lisa marah padanya.
Selesai makan,kini acara selanjutnya adalah memberikan selamat ke pada kedua mempelai.paijo bersama Lisa ikut mengantri bersama tamu-tamu undangan yang juga ingin ke atas pelaminan untuk mengucapkan selamat.
Saat giliran Paijo untuk memberikan selamat,dia maju dan menggenggam tangan Lisa sehingga membuat Lisa terpaku sambil menatap tangan nya.
" Selamat atas pernikahan kalian mir." Paijo memberikan selamat dengan tulus kepada sepupu jauhnya itu.
Amir tersenyum sinis lebih tepatnya mengejek Paijo.
" Kau tidak usah menutupi nya lagi Jo,aku tahu bahwa kau pasti merasa sakit hati karena aku yang menikah dengan Pipit kan." Ucap sinis sepupunya Paijo membuat kedua mata Lisa sedikit melebar.
__ADS_1
Apa maksudnya?