
Berita tentang kembalinya ingatan Pram telah Delisha sampaikan kepada mertua serta orang tua nya,para orang tua pun mengucap syukur bersama atas kembalinya ingatan Pram.
Dan baik orang tua Delisha maupun Pram. meminta keduanya serta cucu kesayangan mereka agar segera kembali ke rumah utama.
Di sini,didalam kamar mereka Delisha dan Pram sedang berbincang berdua saja,sedangkan si ganteng El tengah bermain bersama kedua asisten mereka.
" Mas,aku sangat merindukan mu." Lirih Delisha yang tengah memeluk sang suami dengan erat.
" Aku pun sangat merindukan mu sayang." Pram juga merasakan hal yang sama dengan isterinya.
" Jangan sampai kejadian kemarin terulang lagi,aku dan El tidak sanggup mas. bahkan aku hampir putus asa saat tidak tahu dimana keberadaan mu."
" Tapi beruntung nya aku dapat menemukan mu meskipun memakan waktu satu bulan lamanya."
Pram tidak melepaskan pelukan nya sama sekali,dia membiarkan sang isteri mencurahkan keluh kesah nya saat dirinya dinyatakan hilang karena kecelakaan.
Bahkan Pram juga menahan tawa ketika sang isteri bercerita tentang rasa kesal dan cemburunya saat tahu Pram dan Lisa bertunangan.
__ADS_1
" Itu diluar dugaan ku sayang,pada saat itu aku tidak tahu siapa diriku. apakah aku memiliki keluarga atau tidak,aku pun tidak tahu."
" Tapi yang pasti, meski pun aku sempat bertunangan dengan nya. percayalah, tidak sedikit pun aku menyukainya sayang."
" Malahan saat melihat kedatang mu dan El waktu itu entah mengapa perasaan hangat dan bahagia muncul di dadaku. Padahal aku tidak mengenali kalian waktu itu." Pram menatap wajah ayu sang isteri.
" Rasanya aku sangat rindu ketika melihat mu dan anak kita waktu itu,namun aku tidak menghiraukan perasaan ku karena kupikir aku tidak mengenalmu begitupun sebalik nya."
Delisha mengusap lembut rahang tegas sang suami,dia juga mengecup pipi sang suami.
" Sekali lagi aku amat sangat bersyukur mas,aku dapat menemukan mu dan membawa ingatan mu kembali."
Delisha yang masih malu dengan kejadian Absurd itu pun semakin menenggelamkan wajah nya ke pelukan sang suami.
" Tapi berkat itu,kamu kan dapat mengingat kami lagi." Yah,meskipun Delisha tidak sengaja membuat panci membentur kepala suaminya. Yang penting berkah dari tragedi ke tampol itu,suaminya dapat ingat kembali.
Perlahan Delisha melonggarkan pelukan mereka.
__ADS_1
" Mas,aku sudah memberitahu orang tua kita jika ingatan mu sudah pulih. dan mereka meminta kita untuk segera pulang ke rumah utama."
" Tapi sayang,apa tidak berbahaya jika mas kembali sekarang.terlebih,mas ingin mencari dalang dari kecelakaan mas waktu itu." Ucap Pram,masalah itu Pram sangat memikirkan nya,jika ada saingan bisnis yang bermain trik kotor dengan nya akan ia beri pelajaran yang setimpal.
" Mas kamu lupa siapa aku. aku ini Delisha Malikha seorang nyonya Pram theo saguna.aku beserta Erik dan yang lain nya sudah melakukan tindakan tegas kepada orang yang telah mencelakai mu." Ucap Delisha dengan bangga.
Pram tersenyum samar,sebenarnya dia sudah menebak jika isteri cantik nan pintarnya ini sudah melakukan tindakan lebih dulu untuk membalas orang yang mencelakai nya.
Dia hanya ingin mengetes sang isteri,dan terbukti isterinya ini benar-benar seorang wanita tangguh.
Ketika sang isteri sedang bercerita bagaimana dia membuat perhitungan kepada saingan bisnis Pram yang licik itu.
Di tengah Delisha bercerita,Pram dengan segera meluma* bibir sang isteri karena gemas.
" Mas .!" Pekik Delisha yang tidak terima dengan serangan mendadak dari suaminya.
" Kenapa sayang?." Pram menatap sang isteri sambil tersenyum seksih dengan suara serak nya.
__ADS_1
" Kasi aba-aba dulu dong, jangan langsung hap aja." Gerutu Delisha sambil menahan senyum di wajah cantik nya yang telah memerah.