
“Ada apa dengan sikap mu tadi ‘Si kurir? ’Siapa yang kau maksud ”
“Lalu Bagaimana kau akan menjelaskan Kekhawatiranmu itu? ”
“Apa mungkin kau sakit terus ngelantur, wajahmu juga pucat? ”
Crystal di banjiri banyak pertanyaan dari Echa sembari membalut tangannya yang terluka itu, di ruang kesehatan.
“Emm-i-itu.”Crystal merasa ragu saat ingin menceritakan kejadian di apartemen kemarin. Toh, mereka juga baru kenal, wajar saja jika Crystal sedikit tidak mempercayai Echa.
“‘Itu’apa? ”Tanya Echa yang belum mengerti situasi.
Apa dia kemarin melihat pertengkaranku dan wanita tua itu? Atau apa dia melihat bekas tamparan di pipiku? Apa dia melihat ku menangis? Apakah dia akan memberi tahu semua orang?!
Banyak Pertanyaan di benak Crystal yang sangat ia tanyakan Kepada Jefrie si Kurir. Namun lidahnya kelu saat melihat keramaian, dan Si kurir yang dengan santai menuahkan senyuman saat membagikan makanan
Apa dia tersenyum seperti itu karena sudah memberi tahu semua orang? Apakah kehidupan sekolahku akan hancur lagi kali ini? Batin Crystal
“Crystal sadarlah ada apa dengan mu? ”Sentak Echa membuat Crystal tersadar dari lamunannya.
Hmm, Crystal memang tersadar dari lamunannya, namun saat melihat tatapan Echa yang penuh dengan kekhawatiran, kali ini Crystal sepenuhnya tersadar.
“Kapan jam istirahat selesai? ”Tanya Crystal dengan tiba tiba.
Echa perlahan melihat jam yang setia melingkar di tangannya.
“Dua menit lagi. Ahh aku belum mkan lagi, jam istirahat udah mau habis, ”Gerutu Echa dengan kesal.
“Apa mau makan sekarang? ”ajak Crystal.
Echa menoleh dengan antusias dan mengatakan “Ayo! ”
Kedua gadis itu menuju kantin dengan semangatnya, padahal semua siswa sudah selesai makan dan menuju kelas nya masing masing untuk bersiap memulai kelas kembali.
Dan benar saja, saat sampai di ruangan itu, tidak banyak siswa yang tetap duduk. Crystal dan Echa mengambil piring dan memilih makanan yang mereka inginkan.
Tepat waktunya Crystal dan Jefrie berhadapan, Dengan hanya mimik bibir Crystal, Remaja itu mengerti apa yang gadis itu katakan.
__ADS_1
Temui aku di atap sekolah.
*
*
*
*
Di toko butik Angel, tempat Alfaro bekerja, begitu banyaknya pelanggang wanita setelah membuka tokonya 2 jam yang lalu.
Tentu saja, yang para pelanggan wanita cari bukanlah pakaiannya, tetapi wajah tampan alfaro lah yang mereka cari.
Bahkan tak sedikit dari mereka yang meminta potret bersama. Di kasir, tempat mereka membayar pakaian yang mereka beli, hampir semua kepala dan mata mereka menatap ke arah Alfaro.
Memang benar kata orang, wajah tampan selalu paling top saat memikat mata seorang wanita, dan tentunya hatinya. Jika hal itu tidak benar, maka pastinya tak banyak orang yang akan menyukai Idol K-pop
Hati Angel memanas. Entah karena apa, tapi jika karena keadaan toko itu tidak mungkin. Toko yang ramai dan penuh pelanggan, mesin kasir yang penuh dengan kertas langka. hati siapa yang akan memanas karena hal itu.
Atau apakah mungkin itu panas kecemburuan?
Ayolah wanita mana yang tidak menyukai wajah tampan, terlebih lagi Angel tau isi hati dari pria yang ia sukai.
*
*
Tiga jam setelah keramain, Angel dan Alfaro terduduk di sofa tempat mereka istirahat. Entah ada apa dengan mereka, kedua orang itu tertawa layaknya orang gila. Dan keadaan toko toko itu teramat sangat sepi.
“Akhirnya selesai! ”Ucap mereka bersamaan.
Nafas mereka terengah-engah layaknya sehabis di kejar kucing besar, keringat mereka bercucuran.
Di antara banyaknya keringat dari sela sela rambutnya, Alfaro menyibak rambutnya itu dan memperlihatkan dahinya yang lebar.
Karena terasa gerah, ia juga melepas pakaian yang ia pakai, tepat di hadapan Angel.
__ADS_1
“A-apa yang kau lakukan? ”Angel gugup dan bingung, ia menoleh kearah lain dan menutup matanya.
“Tidak apa apa, buka saja matamu, aku menggunakan pakaian double. Jika tidak, mana berani aku melepas pakaianku di hadapan mu yang mesum itu. ”ucap Alfaro yang ada benarnya juga.
Karena setiap Alfaro menggunakan pakaian yang sedikit kekecilan matanya selalu saja menatap kearah perit sixpack nya.
“Enak saja, kamu itu yang mesum, mana ada gadis cantik seperti ku mesum. Apa kau tidak ingat bagaimana kau mencoba ingin mencium ku tiga hari yang lalu? ”Angel yang mengelak justru tanpa sengaja mengungkit kejadian dimana Alfaro tidak sengaja menindih Angel karena desakan dari para pelanggan nya tiga hari yang lalu.
“kejadian itu terjadi karena ketidak sengajaan, dan aku tidak mungkin dengan sengaja ingin mencium bibir tepos mu itu. ”Ucap Alfaro mengejek.
“Apa kau tahu, mencibir bentuk seseorang itu bagian dari pelecehan seksual? ”Tutur angel yang membuat Alfaro menyerang balik dengan tegas.
“Hm aku tau, tapi kau bahkan melakukan hal lebih, kau menuduhku dengn hal yang tidak aku lakukan! ”
“Lupakan itu. Tolong carikan aku seorang wanita cantik! ”Pinta Angel yang tiba tiba mengalihkan topik, dia tidak ingin lagi membahas hal yang sudah membuatnya tidak bisa tidur selama tiga hari itu.
Ya, seolah Angel sudah tersihir dan mulai menyukai Alfaro. Bahkan hanya berbincang seperti ini saja membuat jantungnya berdetak kencang.
“Apa kau leasby, alih alih mencarikan Pria tampan kau menyuruh ku untuk mencarikan wanita cantik, untuk apa?”Tanya Alfaro yang penasaran.
“Untuk di jadikan model pakaian ku! ”
“Apa aku tidak berguna lagi? ”
“Tentu saja berguna, tapi yang selama ini datang bukan pelanggan pria, tapi selalu saja wanita. Dan itu karena kau tampan, lalu apa gunanya mempromosikan pakaian pria, kalau pelanggan prianya tidak datang. Aku ingin hasilnya seimbang. Jika ada model cantik maka para remaja atau pria pria tampan lainnya akan datang, dan memborong pakaian pakaian ini. Kau mengerti! ”Jelas Angel panjang lebar.
Sementara Alfaro, pria itu hanya termanggut-manggut mendengarnya.
“Tapi aku tidak punya teman wanita, jadi aku tidak bisa membantumu”
“Dan itu urusanmu, ini adalah tugas dari bos mu, lakukan perintahku dan akan ku berikan gaji dua kali lipat dari biasanya! ”Mau bagaimana lagi, Alfaro yang mendengar tawaran itu langsung ke telinganya, sontak mengatakan “Setuju !”dengan antusias.
Bersambung
*
*
__ADS_1
*