
Sudah satu minggu aku berada diapartemen sibos, setiap hari setiap menit bahkan setiap detik dia menghubungiku, aktifitasku disini selama ini hanya ku habiskan dengan berolahraga, setiap hari sibos sweety selalu memberiku wejangan untuk melanjutkan hidup & membuktikan kepada pembuli-pembuliku kalau aku bisa jadi lebih baik, saat ini aku hidup dengan gaya sehat & makan-makanan yg sehat pula, meskipun aku tidak pernah bertemu dengan sibos tapi aku cukup termotifasi sih dengan beberapa kata-katanya sebelum ku ceritakan duduk permasalahanku sampai aku bisa tertabrak oleh mobilnya saat itu.
Sebenarnya selama satu minggu hanya berada diapartemen seperti ini aku meresa bosan & rindu rumah, aku sudah sangat merindukan ayah & ibu ku, bahkan sampai detik ini aku gak bisa mengabari mereka, entah aku masih dianggap hidup atau mati, aku cuma berharap semoga saja ayah masih terus berupaya mencari keberadaanku, meskipun saat pulang nanti mungkin aku sudah gak akan mau menginjakan kaki ku disekolah itu lagi.
Jam telah menunjukan pukul 10.00pagi sudah sekitar dua jam aku senam zumba bersama zin alata. Seperti ini lah salah satu kegiatan olahraga yang ku lakukan seminggu ini, selain zumba sore nanti aku juga harus pergi ketempat fitnes dengan berjoging bersama mba nugrah & setiap pagi hari aku juga harus joging bersama dengannya pula. Mba nugrah adalah asisten yang dikirim oleh sibos sweety untuk mengantarkan atau menemanku kemanapun aku akan pergi.
Program dietku ini tidak sembarangan karena dilakukan dengan pengawasan dokter, dokterlah yang mengawasi pola makan ku, apa saja yang bolehku makan & apa yang tidak boleh ku makan, dokter tersebut disewa secara khusus oleh sibos untuk membantu dietku agar tak sia-sia, makananku disini sudah gak sembarangan seperti saat dirumah dulu, setiap hari cuma sayur & buah-buahan yang ku makan & semua itu tanpa nasi, makan ikan & daging tanpa nasi, makan tanpa nasi itu ibaratkan sayur tanpa garam bagiku, disini aku sudah tidak makan snack bahkan makanan ringan apapun, kadang aku merasa tersiksa, jika seperti ini terus aku yakin dua minggu saja aku pasti akan kurus kering batinku.
"oke....latihan hari ini cukup ya de" kata zin alata, zin alata seorang gadis berumur sekitar 20tahunan, badannya sangat bagus wajarlah dia adalah pelatih zumba, rambut kuncir kuda kulit putih & lumayan cantik.
"ok ka" kataku singkat.
"besok kita lanjut lagi ya de,...besok kaka kesini jam 08.00pagi lagi, semangat" katanya memberiku semangat sambil tersenyum.
"hmmmm" kataku mengangguk sambil tersenyum.
"oke kalo gitu kaka pulang dulu ya,....daaaa" katanya.
Aku hanya diam ditempat sambil memeperthatikan zin alata yang pergi keluar & menutup pintu, setelah kepergian zin alata rasanya sunyi hanya tinggal aku sendiri, ku rebahkan tubuhku diatas sofa ruang tamu, aku harus bisa melewati ini semua batinku.
Bulir-bulir keringat sisaku berolahraga tadi masih terus menetes & membasahi sekujur tubuhku, ternyata pingin punya badan kurus itu menyiksa banget ya pikirku.
********kriiiiinggggggggg......
Bunyi ponselku terdengar tanda panggilan masuk & siapa lagi kalau bukan sibos sok sweet yang menghubungiku, ya saat ini memang nomernya didalam kontakku sudah ku ubah menjadi sibos sok sweet bukan so sweet ya...lagian dia gak akan tau. Aku segera menjawab telpon darinya selama ini aku gak ngerasa terganggu si malah aku seperti punya temen baru.
"hallo bos" kataku usil, si boss sok sweety ini pasti akan merajuk saat aku memanggilnya dengan sebutan seperti ini.
"ah kamu apaan si panggil-panggil bos, kan aku sudah bilang panggil aku sweety" katanya.
"tapikan aku sudah sering bilang sweety itu panggilan buat orang yang pux hubungan spesial bos" kataku menjelaskan lagi
"pacaran maksutnya" katanya
"hmmmmm" kataku sambil manggut-manggut walaupun aku tau dia gak akan ngeliat anggukanku.
"aku gak mau tau pokoknya kamu harus panggil aku dengan sebutan sweety titik" katanya, "gak ada tapi-tapian" katanya lagi.
"terserah" kataku agak ketus.
"ih.....kamu ngambek" tanyanya
__ADS_1
"gak,....aku cuman bosen aja disini, aku kangen pulang" kataku yang memang sudah sangat rindu suasana rumah.
"nanti kamu juga bakal pulang,......aku yang bakal antar kamu langsung tapi dengan syarat dalam waktu sebulan kamu harus kurus" katanya
"emang bisa ya kurus dalam sebulan, terus gimana kamu mau antar aku, nah sampe sekarang aja kamu gak pernah nampakin diri kamu didepan aku, aku disini udah kaya disangakar emas tau" kataku, ya ibaratkan burung memang aku seperti berada disangkar emas.
"hmmmm harus bisa, ayo semangat, buktikan kalau kamu bukan lagi sigendut bahan bulian, emng kamu mau kalo pulang nanti kamu bakal tetep dibuli", katanya memeberi semangat, " lagian sekarang aku juga masih sibuk, makanya belum bisa nemuin kamu, untuk sementara kamu ditemenin sama mba nugrah dulu ya, oh iya mulai besok kamu udah bisa home schooling, aku sengaja ambil jam malam soalnya pagi kamu harus tetep olahraga super ketat, besok gurunya udah mulai ngajar, ok" katanya lagi, home schooling emang alternatif terbaik dibandingkan aku harus pergi keluar untuk bersekolah & akhirnya menjadi bahan bulian lagi.
"ok" kataku singkat, setelah mendapatkan persetujuanku telponpun terputus, ku tatapi layar ponsel pemberian siboss sweety, kadang aku suka heran bahkan kami tidak kenal & tidak mempunyai hubungan tetapi dia sangat perhatian bahkan setiap hari memberiku semangat agar bisa merubah penampilanku sebelum kembali nanti, entah mengapa tanpa perlawanan aku hanya menurutinya padahal sebelumnya ibu & yang lainnya juga selalu menyuruhku untuk merubah pola hidupku untuk diet bahkan aku gak pernah mau untuk melakukannya.
Entah kenapa justru saat ini aku mengikuti semua saran dari siboss sok sweety itu & mengikuti program diet sehat seperti sekarang, dia datang disaat yang tepat, waktu aku bener-bener terpuruk meskipun sampai saat ini kita belum pernah bertatap muka, tapi sebegitu perdulinya dia waktu aku ceritakan tentang pengalaman pahit yang terjadi hari itu, bahkan dia menjadi pendengar yang baik meskipun kami ngobrol hanya via telpon saja.
"aku harus bisa berubah, aku bakal kembali sebagai aku yang baru"
"""""""krrrrrrukkkkkkkkk""""""""”
Bunyi perutku yang terdengar sangat nyaring, untung saja tidak ada orang disini jika tidak ini akan membuatku malu.
#######POV FAHMI RIZKY MAULIDDIN
"jadi kalian ini penyebab caca pergi" kataku menatap ketiga pelaku yang sudah berdiri didepanku, kukepalkan tanganku untuk menahan segala emosiku.
"bagusnya kita kasih pelajaran apa mereka bang sudah bikin caca menghilang" kata bariq
Kami bertiga berada disekolah untuk menyelesaikan masalah adikku caca tanpa kedua orangtuaku, ayah & ibuku telah menyerahkan masalah ini kepada kami bertiga untuk menyelesaikannya. Gak pernah habis fikir remaja berumur belasan tahun seperti mereka bertiga bisa membuli seseorang & membuat orang lain menghilang, aku masih terus curiga mungkin saja ada hal lain selain ini yang membuat caca harus kabir & menghilang dari sekolah.
"kalian bisa tanggung jawab gak cari adik saya" kataku dengan serius, tiga remaja yang berada didepanku ini hanya diam tertunduk tak bisa menjawab sepatah kata pun atau membantahnya, sungguh tidak disangka wajah mereka bertiga tidak sebaik prilakunya.
"udah ah bang, aku gak bisa sabar ya namanya ngadepin bocah-bocah kaya gini, udah bikin adek kita ngilang, tega banget si ngebuli-ngebuli, apa coba salah caca kekalian,.....aaaahhhhhhhhh" kata bariq, sambil menggebrak meja sudah mulai emosi, aku juga sama emosinya dengannya tapi aku masih bisa menahan amarahku.
"sabar riq, jangan main kekerasan, biar serahkan semua sama aku" kata alifa, ya adik sepupuku ini seorang pengacara, dia yang akan membuat kasus ini maju kemeja hijau sebagai pertanggung jawaban ketiga remaja yang prilakunya tidak pantas untuk dicontoh.
"pak saya mau ketiga anak ini diakors sampai adik saya pulang" kataku meminta kepada kepala sekolah, "bapak tau yang dialami adik saya itu bisa jadi membuatnya trauma, sampai saat ini adik saya belum pulang, jadi tolong hukum mereka seberat-beratnya" kataku dengan tegas, bagiku membuat kesalahan apapun jika merugikan orang lain tidak akan ada toleransi apapun.
"baik mas, saya akan menghukum mereka sebagai pelajaran mereka agar tidak mengulangi perbuatan itu lagi" kata kepala sekolah.
"kalau bisa keluarin aja sekalian pak" kata bariq, "saya bener-bener gak trima adik saya mendapatkan perlakuan gak menyenangkan" katanya lagi.
"baik mas saya akan pertimbangkan" kata kepala sekolah itu lagi
Setelah mendapatkan para pelaku & bertemu secara langsung rasanya aku hampir kehabisan kesabaran beruntung aku masih bisa menahan, aku gak akan melepaskan mereka bertiga penyebab adikku caca pergi menghilang, benar kata alifa kasus ini harus dilanjutkan kejalur hukum meskipun mereka bertiga masih dibawah umur sebagai pelajaran agar tidak terulang lagi pembulian seperti ini.
__ADS_1
#########back to ALIESYA MIKAILA ANANDDIN
Jam telah menunjukan pukul 03.00sore, sebelum berangkat ketempat fitnes aku bersama mba nugrah akan berjoging sore ini menuju tempat fitnes, aku sudah turun kelantai bawah bersama mba nugrah, setelah berada dibawah kami melakukan pemanasan terlebih dahulu, panas matahari masih sangat menyengat & menyilaukan mata, kulit bahkan akan menjadi gosong jika setiap hari seperti ini, setelah pemanasan kami langsung berlari.
Joging dipanas terik seperti ini sepertinya adalah cara efektif untuk membakar lemak ditubuh, setelah beberapa menit aku sudah mulai ngos-ngosan gak tahan lagi berlari, aku segera berhenti untuk mengambil nafasku.
"ayo nona semangat" kata mba nugrah
"mba jangan panggil nona kali, kita cuman berdua kan, jangan terlalu formal panggil aja namaku" kataku, sepertinya sudah berulang-ulang kali sih aku ngomong begini, bukan aja ke mba nugrah ke pak jaja & om iwan juga gitu tapi mereka tetep kekeh gak mau manggil namaku dengan benar, ku lihat mba nugrah hanya tersenyum menghampiriku.
"mba nugrah, emang bisa ya sebulan aja aku kurusan" tanyaku, sambil mengelap keringatku yang bercucuran.
"harus bisa non, harus yakin kalau mau cepet ketemu sama bos" kata mba nugrah sambil tersenyum.
"ih sapa yang pengen ketemu bosnya mba nugrah" kataku berbohong, "aku cuman kangen ibu sama ayah, pengen cepet pulang" kataku lagi, memang aku juga kangen banget si sama orang tuaku.
"jadi nona gak pengen ketemu sama bos saya, gak penasaran gitu" katanya lagi masih sama tetap dengan senyumnya.
Aku sekilas menatap mba nugrah & terpaku, bohong banget kalau aku gak penasaran sama sibos sweety, aku penasaran banget apa maksut & tujuannya jadiin aku tawanan seperti ini bukannya memulangkan aku atau mencari tau identitasku malah menyuruhku untuk merubah diri sebelum aku pulang dengan tujuan agar aku tidak pernah lagi mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari orang-orang disekitarku. Mungkin saja itu adalah bentuk tanggung jawabnya karena telah menabrakku atau hanya kasihan denganku saja.
"hemmmmm,....ayo kita lanjut aja mba nugrah" kata ku sambil kembali lagi melanjutkan lariku, mba nugrah mengikutiku berlari sampai beriringan denganku.
Aku berharap semua ini cepat berlalu meskipun aku gak sanggup dengan ini semua aku harus tetap semangat demi kembali bertemu dengan kedua orangtuaku atau aku tidak akan pernah lagi bertemu dengan mereka sampai kapanpun.
Setelah berlari beberapa puluh menit akhirnya kami sampai juga ditempat fitnes, keringat telah membasahi pakaian & tubuhku padahal belum juga aku menggunakan satupun alat fitnes tersebut.
"nona ganti baju aja dulu" kata mba nugrah, aku hanya melongo kebingungan, mba nugrah menyuruhku berganti pakaian sedangkan kami tadi joging tanpa membawa apapun selain handuk dileher kami.
"nona tenang aja, tadi sudah ada pak jaja mengantarkan pakaian nona disebelah sana, silahkan nona" kata mba nugrah menunjukan tas berwarna navy yang diletakan diatas meja.
Aku lalu pergi menuju tempat dimana tas itu berada, ku tenteng tas berwarna navy itu menuju kamar ganti, setelah berganti pakaian aku langsung keluar & melakukan olahraga kembali.
Yang harus ku lakukan selama beberapa hari kedepan adalah membiasakan kegiatanku seperti ini, aku yakin usaha gak akan menghianati hasil, harus tetep semangat seperti yang dikatakan sibos sok sweety sama mba nugrah pikirku.
Disini juga sudah ada instruktur yang secara khusus memang hanya membantuku untuk melakukan berbagai latihan fitnes namanya bang edo umurnya sepertinya sekitar 21 atau 22tahunan lah, bang edo ini badanya seperti atlit binaragawan, kulitnya putih & badannya lumayan tinggi. Bang edo jika disandingkan dengan mba nugrah cocok banget, mba nugrah cantik bang edo ganteng tapi sayangnya mereka berdua gak punya hubungan apapun.....heheheheh.
Kembali lagi keaktifitas fitnesku yang dibantu oleh bang edo, sudah hampir satu setengah jam aku menggunakan beberapa alat fitnes & saat ini aku sedang berada dialat Bench manfaat alat fitness bench adalah untuk melatih otot dada, bahu, back, dan otot lainnya, karena aku sedang melakukan program diet ada baiknya aku menggunakan alat ini dengan teratur jadi saat berat badan ku menurun badanku gak mengendur.
Jam telah menunjukan pukul 06.00sore akhirnya latihan fitnesku selesai juga, aku beristirahat terlebih dahulu sambil menenggak air mineral yang diberikan oleh mba nugrah.
"trimakasi ya mba, baik banget" kataku setelah meminum air mineral yang berada dibotol tersebut.
__ADS_1
"sudah sewajarnya ini saya lakukan nona" kata mba nugrah, aku hanya tersenyum mendengar kata-kata mba nugrah, seistimewa itu aku diperlakukan bak tuan putri dinegri dongeng.