Friendship

Friendship
33


__ADS_3

Acara Promnight berlangsung meriah, penuh haru juga tawa. Membahagiakan juga mengharukan, imbang.


Semua siswa kelas 12 menikmati sepanjang acara, apa lagi dengan dekorasi yang pas dan menakjubkan, sangat cocok, dan kontras. Mungkin malam ini akan menjadi malam yang indah dan kenangan yang tak terlupakan untuk mereka.


Acara sudah berakhir sejak 30 menit yang lalu, menyiksakan mereka yang masih betah untuk tinggal di dalam ruang aula yang di gunakan untuk acara promnite. Arra and the gang meraka menjadi beberapa orang yang masih betah untuk menetap di ruangan itu. Itung –itung ngabisin makanan yang ada. Dari pada di buang kan mubazir. Itu kata Cipto.


“Shendy... Arra mau makan itu.” Tunjuk Arra pada satu piring kue kering.


“Ini?” Shendy memperlihatkan. Arra mengangguk.


“Ehh sama yang itu juga.” Shendy menurut.


“Itu, itu juga.” Shendy, lagi- lagi menurut.


“Sama minumannya juga.” Shendy berhenti melangkah untuk kembali ke meja.


Terdiam sebentar, membuat semua teman-temannya menoleh kearah cowok itu.


“Aku bukan bonekamu bisa kau suruh-suruh dengan seenak mau mu...” Shendy menyanyikan lagi yang sedang tenar.


Dengan menggerakkan tangan dan kaki cowok itu persisi sebuah boneka.


Semua orang cengo, yang mereka lihat itu benar kan? Itu Shendy mantan Ketua Osis itu kan? Cowok galak, dingin, dan garang itu kan?


Joget..


“Bwhahhahhahhaha!” Semua serempak tertawa tak terkecuali Arra dengan tawa yang paling keras.

__ADS_1


“Anjirr lucu, kamprettt!” Regal berusaha menghentikan tawanya agar tak sakit perut.


“Gila itu Shendy?” Cipto nyeletuk.


“Gwe gak percaya!”Naga mengungkapkan keraguannya.


“Bahahahahahh” Semua kembali tertawa bahkan kali ini lebih keras.


Shendy menghentikan gerakkannya, dia baru sadar telah melakukan hal bodoh yang mungkin akan merusak pamor galaknya.


Berjalan dengan cool lagi cowok itu pura-pura tidak merasa telah melakukan hal yang konyol tadi. Dia duduk dengan satu piring makanan yang Arra minta beserta satu gelas minuman.


“Khmm!” Shendy berusaha kembali formal.


“Hahha, kayaknya dia kerasukan tadi.” Laddy masih berusaha mengontrol tawanya.


Semua menghentikan tawa mereka. Menatap Shendy yang sudah kembali memasang wajah serius.


“Lo beneran kerasukan tadi?” Regal menatap serius


“Atau lo punya kepribadian ganda? Alterego gitu?” Nathalia menyahut.


“Heeleh, Shendy cuma lagi nutupin rasa malunya!” Arra berucap kemudian kembali tertawa dengan keras.


Semua orang menatap Shendy dengan tatapan yang seolah mengancam untuk tidak tertawa.


“Aaa....” Arra membujuk, dia telah berhenti tertawa. Saat melihat teman-temannya hanya diam dan tak mengikutinya. Membuka mulut meminta Shendy menyuapinya.

__ADS_1


“Mana?” Shendy menatap satu piring kue yang Arra minta tadi.


“Apa aja.” Shendy menyuapi satu donat. Arra memakannya.


Mengambil alih donat yang Shendy pegang kemudian menyuapkan donat yang di ambilnya tadi pada cowok itu. Shendy tersenyum, kemudian mengigit donat yang Arra suapkan.


Shendy menatap Arra, begitupun sebaliknya. Tanpa aba-aba Arra menjatuhkan satu kecupan di pipi Shendy. Shendy terdiam, dia tidak menyangka akan mendapatkan kecupan dari Arra, biasanyakan dia yang mengecup pipi cewek itu. Bukan hanya Shendy yang terkejut semua teman-teman yang ada di sekitar mereka juga sama terkejutnya.


“Maaf.” Arra berucap dengan senyum manisnya.


Shendy mengerjap, kemudian tersenyum. Dia mengelus puncak kepala Arra lembut, sebelum menjatuhkan satu kecupan ringan di kening cewek itu.


“It’s oke.”


“Aww aww aww, gwe pasti mimpi?!” Nathalia berulang kali mencubit pipinya sendiri.


“Tadi Arra nyium pipi Shendy?” Arra mengangguk.


“Ahh itu manisssssss!” Laddy memekik heboh.


“Gwe jadi makin yakin kalo kalian gak cuma sekedar Sahabat.” Rosse memicing.


Arra dan Shendy hanya mengedikkan bahu mereka tak perduli secara bersamaan. Membuat teman-teman mereka kembali memekik tak percaya, bahkan saat Shendy dan Arra memutar bola mata mereka secara bersamaan pulaaa.


“Fiks gwe gak percaya kalo kalian cuma sahabat!!!” Cipto berkata heboh. Disetujui dengan yang lain mengangguk tanda setuju akan perkataan Cipto.


-*-

__ADS_1


__ADS_2