
Ketika Arya tengah akan beristirahat karena lelah,terdengar suara ketukan pintu dari kamar pribadinya.
Arya pun berjalan ke arah pintu dan langsung membukakan pintu kamarnya.Dan terlihat Maya sang ibu.
"Ada apa bu?" tanya Arya.
"Boleh ibu bicara sebentar?" tanya Maya balik.
"Iya Bu,katakan saja." jawab Arya mengiyakannya.
Maya pun langsung masuk kedalam kamar Arya dan langsung duduk di sofa kamar Arya.
"Arya,ada sesuatu hal yang ingin ibu katakan padamu." ujar Maya dengan nada serius.
"Tentang apa Bu?"tanya Arya penasaran.
...****************...
Bruak..Prang..
Ketika terdengar suara yang menghancurkan beberapa barang.Membuat pasangan yang tidak lain adalah kedua orang tua Nayla merasa kaget dan bingung.
__ADS_1
"Suara apa itu ma?Kenapa berisik sekali?" tanya ayah Nayla pada sang istri.
"Entah lah pa,mama juga baru dengar.Sepertunya suara itu berasal dari kamar Nayla." ujar sang istri sambil menggelengkan kepala.
"Coba mama lihat,apa lagi yang yang sudah diperbuat anak itu.Jangan sampai membuat masalah lagi." ucap ayah Nayla menyuruh sang istri melihat situasi yang berisik dari kamar Nayla.
Sang istri pun mengangguk dan langsung berjalan menuju kamar Nayla.
Saat sudah didepan kamar Nayla,Wanita itu membuka pintu kamar sang putri kesayangannya.
Dan betapa terkejutnya saat ia melihat kondisi kamar Nayla yang begitu berantakan dengan semua barang yang hancur.
"Nayla.! apa yang sudah kau lakukan nak?" tanya sang ibu menegur kaget pada Nayla.
Sang ibu pun seketika panik saat melihat keadaan Nayla yang juga berantakan dan menangis.
"Kau kenapa nak??Kenapa menangis??Apa yang terjadi pada mu?" tanya sang ibu yang masih dalam keadaan panik.
Melihat sang putri kesayangannya yang tiba-tiba menangis tanpa sebab.
Nayla pun langsung menangis histeris saat sang ibu menghampirinya.
__ADS_1
"Mama..Hiks..Huaa.." Isak Nayla menangis tersedu-sedu sambil memeluk sang ibu.
Sang ibu mencoba menenangkan Nayla dengan mengusap punggungnya.
"Apa yang sudah terjadi pada mu nak?Kenapa menangis sayang??Coba ceritakan sama mama." tanya sang ibu sambil terus mengusap punggung Nayla.
...****************...
"Apa??Menikah Bu??Dengan Dila??" tanya Arya yang kaget saat Maya menginginkan Arya untuk menikahi Winnie sebagai Dila.
"Iya sayang.Kamu mau kan?Tampaknya mama ingin terus bersama Dila.Jadi mama ingin Dila menikah dengan mu dan menjadi anggota keluarga kita." ungkap keinginan Maya pada sang anak.
"Tapi kenapa harus menikah ma?Bahkan dalam kondisi dia yang masih amnesia?" tanya Arya yang bingung dan mengingatkan kondisi Winnie saat ini.
"Karena mama yakin dia sangat cocok untuk mu.Dila gadis yang terlihat sangat polos,walaupun dia tidak bisa seperti mendiang adik mu,tapi setidaknya dia bisa menjadi menantu mama.Mama yakin kalian pasti bisa hidup bahagia Arya." ucap Maya panjang lebar.
"Tapi ma,tolong pikirkan lagi.Kondisi gadis itu masih amnesia.Bagaimana jika tiba-tiba ingatannya kembali dalam kondisi dia sudah menikah dengan ku?Apa mama tidak berpikir bagaimana perasaannya nanti??Apakah dia akan menerimanya?" tukas Arya kembali mengingatkan Maya.
Sesaat Maya pun terdiam.
"Tolong jangan memaksa keadaan ma.Aku tahu mama menyukai gadis itu.Tapi kita juga harus pikirkan kondisinya.Akan terlihat egois jika mama ingin memaksa gadis itu menikah dengan ku.Terlebih mama pasti juga belum bicarakan hal ini dengan dia,'kan?"
__ADS_1
Maya pun hanya mengangguk tanpa berkata apa pun.