Gadis Badut Kesayangan CEO

Gadis Badut Kesayangan CEO
Bab 19


__ADS_3

Lucas pun langsung menghempaskan tangan Miranda secara kasar sambil menatap tajam.


Lucas pun pergi mengejar Winnie yang sudah meninggalkan restoran tersebut.Winnie pergi begitu saja tanpa memberitahu Arya dan Maya.


Arya dan Maya pun mulai bingung,ketika menunggu Winnie yang tidak kunjung datang.


"Arya,kenapa Dila masih belum kembali?Apakah di toilet ngantri?" tanya Maya mulai khawatir.


"Ibu tenang saja,mungkin di toilet memang sedang antri.Kita tunggu saja dan dia juga tidak akan kemana-mana." ujar Arya menenangkan Maya untuk tidak khawatir.


"Yah,semoga saja." ucap Maya kembali tenang.


Sementara Winnie terus berjalan hingga keluar.Ia pun mulai bingung karena baru menyadari jika ia sudah meninggalkan restoran tanpa sepengetahuan Arya dan Maya.


Winnie pun berniat ingin kembali ke restoran,tapi ia justru bertemu dengan Lucas.


"Winnie." seru Lucas saat berhasil menemukan Winnie.


Sedangkan Winnie hanya memandang Lucas dengan bingung. "Ke..Kenapa kau mengejar ku?" tanya Winnie.


"Winnie,maafkan aku.Aku mengaku bersalah dengan mu.Tapi tolong jangan menghindar dari ku.Aku kebingungan mencari mu kemana-mana." jelas Lucas.


Winnie pun semakin bingung dengan pernyataan Lucas. "Maaf,tapi aku bukan Winnie.Aku juga sama sekali tidak mengenal mu." kata Winnie yang masih tidak mengingat siapa Lucas.


Lucas langsung kaget dan memandang Winnie dengan heran." Apa maksud mu?Kenapa kau sama sekali tidak ingat aku??Aku Lucas,aku kekasih mu." jelas Lucas mencoba mengingatkan Winnie.


"Tapi sepertinya kau salah orang,aku sama sekali tidak ingat siapa kau dan aku bukan Winnie.Nama ku Dila." jelas Winnie menegaskan nya pada Lucas.

__ADS_1


"Apa??Dila??Apa maksud mu?Kau buka Dila,tapi kau Winnie.Kenapa kau bisa mengaku nama mu adalah Dila?"


"Maaf,aku tidak punya waktu untuk berdebat dengan mu." ucap Winnie yang akan seraya pergi meninggalkan Lucas.


Tapi Lucas justru menahan tangan Winnie agar tidak pergi.


"Please Winnie,jangan seperti ini.Ayo kita perbaiki lagi hubungan kita." ucap Lucas memohon pada Winnie.


Plak..


Sebuah tamparan tiba-tiba saja mendarat ke arah wajah Lucas.Yang membuat Lucas seketika terkejut dan meringis.


"Bajingan kau Lucas.!!Kau anggap aku apa selama ini.!" sentak Miranda yang tiba-tiba datang dan melayangkan tamparan tersebut pada wajah Lucas.


Merasa ada kesempatan,Winnie pun langsung meninggalkan mereka berdua.


"Kau dari mana saja?Kenapa lama sekali?" tanya Arya yang tanpa sadar juga ikut mengkhawatirkan Winnie.


"Euh..Itu,tadi aku sakit perut jadi sedikit lama." jawab Winnie terpaksa berbohong sedikit.


"Ya sudah,ayo kembali ke tempat duduk mu.Ibu sudah menunggu mu dari tadi." ujar Arya mengajak Winnie kembali ke tempat dimana duduk.


Winnie pun mengangguk dan menuruti perkataan Arya.


*


*

__ADS_1


Diperjalanan,Miranda dan Lucas pun bertengkar.Seakan Miranda tidak terima dengan Lucas yang ingin memperbaiki hubungannya dengan Winnie.


"Kenapa aku masih berharap dengan gadis bodoh itu?Bukankah kau berjanji akan mengakhiri hubungan dengannya?" protes Miranda kesal.


"Yah,awalnya memang aku akan mengakhiri hubungan ku dengan Winnie.Tapi sepertinya aku berubah pikiran." jawab Lucas dengan nada serius.


"Kenapa harus berubah pikiran?Apa kau masih mencintai dia.!"


"Benar,aku masih memiliki perasaan dengan Winnie.Dan aku merasa dia lebih baik dari mu.Dia memang polos tapi dia tidak selicik seperti mu.!" jelas Lucas mempertegas nya.


Plak..


Miranda kembali menampar wajah Lucas tanpa berpikir panjang.


Hal itu jelas membuat Lucas tidak terima begitu saja.


Lucas pun langsung menghentikan laju mobil dan turun dari mobilnya.Ia pun berjalan ke sisi pintu mobil dimana Miranda duduk dan membuka.


Lucas menarik paksa tangan Miranda untuk turun dari mobilnya.


"Apa yang kau lakukan?" sentak Miranda mulai emosi.


"Mulai sekarang hubungan kita putus.Aku tidak mau melihat mu lagi.Enya lah kau dari kehidupan ku sekarang.!" pekik Lucas dengan tegas dan kembali masuk ke dalam mobilnya.


Lucas langsung melaju kan mobilnya dengan kencang dan meninggalkan Miranda begitu saja.


"Brengsek kau Lucas.!!bajingan sialan.!!" teriak Miranda yang langsung melampiaskan emosinya saat Lucas sudah pergi meninggalkannya.

__ADS_1


__ADS_2