
Amar,Daniel dan Reno.Mereka bertiga berangkat dari rumah masing-masing dan berkumpul setelah sholat subuh,di basecamp rumah Aliando,karena penerbangan awal di mulai pukul tujuh pagi.Rumah Aliando yang kebetulan juga tidak terlalu jauh dari Bandara,jadi tidak memakan waktu yang terlalu lama untuk sampai di Bandara apalagi kota Jakarta yang tidak pernah lengang.
Mereka berempat berangkat dengan mobil milik keluarga Aliando yang di antar Pak Jono supir keluarganya.
Hampir satu jam mereka sudah sampai di Bandara."Mang Jono,kita berangkat".kata Amar, Daniel dan Reno hampir bersamaan membuka pintu mobil,dan keluar dari mobil dengan membawa tas ransel masing-masing.
"Mang,tolong sampaikan Papa dan Mama,ok?".Aliando menepuk pundak Mang Jono yang masih duduk di jok depan kemudi.
"Mamang langsung pulang Den",kata mang Jono setelah Aliando dan ke tiga temannya turun dari mobil.
"Ok Mang,hati-hati dan terimakasih".kata Aliando yang di ikuti ketiga temannya untuk mengucapkan trimakasih kepada Mang Jono.
"Baik Den,,,Aden-aden juga hati-hati di sana."
ke empatnya melambaikan tangan membalas lambaian Mang Jono.
"Are you ready,gaess!",kata Reno sambil kedua tangannya di tepukkan penuh semangat.
"Lets Go,gaess!",kata Aliando kemudian.mereka berempat berjalan sejajar sehingga wajah tampan ke empatnya pun menjadi pusat perhatian pengunjung Bandara lainnya terutama para kaum hawa.Wajah keempatnya memiliki karakter yang berbeda dengan kelebihannya tersendiri dari masing-masing.Namun bisa di katakan dari ketampanan yang paling menonjol adalah Aliando karena memang dia blasteran Indonesia Belanda,wajah itu nyaris sempurna.
"Gaess,gue laper nich".kata Daniel dengan memegangi perutnya yang mengeluarkan bunyi.
"Gue bawa roti."kata Reno sambil membuka resleting travellbag nya dan mengeluarkan semua perbekalan makanan dari sana.
"Alhamdulillah,,,,."celetuk Amar.
Akhirnya mereka berempat makan roti bersama dan setelah itu minum air mineral dari perbekalan masing-masing.
"Lets Go gaess,"hampir jam tujuh nih, "kata Aliando matanya melirik jam tangan di pegelangan tangannya.
Akhirnya mereka berempat pun kini sudah di landasan pesawat.
beberapa orang pramugari menyambut kedatangan mereka di pintu masuk pesawat.Ada beberapa pramugari tersenyum sangat manis khusus kepada mereka berempat.
Setelah mereka duduk di **** masing-masing seorang pramugari sangat cantik menghampiri Aliando.
"Kamu Aliando ludwigh,kan?",tanya seorang pramugari cantik yang di ketahui namanya adalah Naraya Kinan dari tanda pengenal di dadanya.
"Iya benar".jawab Aliando dengan tatapan bertanya tak mengerti karena dia sama sekali tidak mengetahui perihal Pramugari itu.
__ADS_1
Begitu juga ke tiga temannya yang sama-sama saling pandang bertanya tanya satu sama lain dalam isyarat matanya.
"Selamat menikmati perjalanan kalian."kata Naraya Kinan akhirnya setelah melihat wajah bingung mereka.
"Terimakasih".jawab mereka hampir bersamaan namun suara Amar yang lebih mendominasi.
Amar dan Reno tidak terdengar suaranya lagi karena mereka tertidur,sedang Daniel dan Aliando masih terlihat berbincang.
"Ntar lagi kita sampai,lu gak usah tidur Niel",kata Aliando yang melihat temannya itu sudah dalam keadaan hampir memejamkan matanya.Daniel hanya mengangguk.
"Mau ke toilet Do.",kata Daniel seraya berdiri dari duduknya berjalan menuju toilet,di susul Aliando yang tujuannya juga sama.
Di depan toilet mereka bertemu dengan Naraya,
"Aliando".pramugari itu menghampiri mereka."Saya tahu kamu dari IG kamu dan saya follow kamu,saya suka sekali hasil photografimu".begitulah kata Naraya menjelaskan tentang perihal tahu namanya.
"Oh..... ".Daniel membulatkan bibirnya."Begitu ya?".kata Daniel lagi,"Saya permisi dulu mau cuci muka".katanya lagi seraya ngeloyor masuk kedalam toilet.Sedangkan Aliando hanya diam tanpa ekspresi.
Setelah beberapa saat Daniel di dalam toilet,saat ia keluar dari dalam toilet sudah ada beberapa pramugari cantik yang mengajak berbincang Aliando.
"Hmmm selamat".gumamnya dalam hati ketika melihat Daniel sudah keluar dari toilet,yang merasa senang akan terbebas dari pramugari-pramugari itu."Permisi saya mau ke toilet",katanya dengan sopan.Akhirnya buru-buru masuk ke dalam toilet.
Setelah hampir dua jam perjalanan penerbangan mereka,seorang pramugari memberi arahan bahwa pesawat akan segera Landing di Bandara Sepinggan Balikpapan.
"Tunggu!",katanya dengan sedikit berlari ke arah mereka."Kita foto dulu yak."
Mereka saling berpandangan satu sama lain, dan tersenyum.
"Ya,,,kenapa harus keberatan sih kalau hanya foto saja,jadi pacar kamu pun saya juga mau".Seloroh Amar,remaja turunan timur tengah itu,dengan suara khasnya,dan akhirnya merekapun menuruti kemauan sang pramugari cantik itu,seraya mengatur posisinya masing-masing dengan caption yang semenarik mungkin.
"Wah, kita serasa jadi artis ibu kota ya."seloroh Amar, yang di sambut tawa semuanya.
"Habisnya kalian ganteng-ganteng."kata teman Naraya yang ikut gabung dengan mereka.
"Kita jadi merasa semakin ganteng karena bidadari-bidadari seperti kalian mengajak kita foto bareng".timpal Daniel.
"Apa kita mimpi ya?",tanya Reno yang tidak membutuhkan jawaban karena dia hanya bercanda.
"Aduh!"kata Reno tiba-tiba sambil menggosok lengannya dengan telapak tangan, karena merasa seperti ada yang mencubitnya.
__ADS_1
"Sakit kan?".tanya teman Naraya yang di ketahui bernama Amira,di balas anggukan dari Reno.
"Artinya kamu lagi tidak mimpi."Seloroh Amira,ternyata gadis itu sangat periang dan menyenangkan.Begitulah kira-kira di hati Reno tentang Amira.
Sedangkan Aliando hanya diam tidak berkomentar apapun.Naraya meminta foto berdua hanya dengan Aliando.
Naraya diam-diam menatap wajah Aliando dari samping,sungguh sangat sempurna ciptaan Tuhan yang satu ini,tapi sayang Aliando tidak sehangat ketiga temannya.kata Naraya dalam hatinya.Tapi Naraya sudah sangat senang karena bisa bertemu dengan laki-laki tampan yang sangat dia sukai hanya dengan melihat postingan dari seorang Aliando Ludwight
Setelah beberapa saat kegiatan mereka berempat,foto-foto dengan pramugari-pramugari cantik itu sudah berakhir.
Mereka berempat memohon diri untuk melanjutkan perjalanan mereka setelah saling memberitahu nama dan bertukar nomor handphone masing-masing.
"Bye.... Sampai ketemu lagi."Kata Naraya sambil melambaikan tangan.
Dari bandara Balikpapan kini mereka naik angkutan umum ke pelabuhan kampung Baru,setelah tiba di palabuhan mereka masih memikirkan akses yang akan mereka gunakan untuk ke Panajam Paser.
"Kita tidak usah terburu-buru,masih banyak waktu,kita akan menikmati perjalanan kita kali ini".kata Aliando seraya mengeluarkan kameranya yang harganya hampir mencapai ratusan juta itu,barangnya tidak besar sih tapi sangat canggih dengan berbagai macam fitur di dalamnya,bahkan kita tidak perlu mengganti beberapa lensa untuk hasil yang di inginkan,melainkan cukup dengan memprogram camera itu hasilnya sudah sangat memukau.
Aliando memotret obyek yang menurutnya menarik.
"Do,,, laper nih,kita cari makan dulu yuk".kata Amar yang di sambut anggukan dari ke tiga temannya.
Mereka berjalan mencari rumah makan di sekitar pelabuhan.
"Nah kita makan di sini aja",kata Reno sambil menunjuk rumah makan Padang,tak jauh dari pelabuhan.
"Yes cocok No".jawab Daniel.
"Ok,,,ok,,perutku sudah laper banget".kata Reno lagi.
Mereka berbarengan memesan menu yang mereka inginkan.Dan duduk di kursi masing-masing setelah mendapatkan pesanan menu makan masing-masing.
"Kita naik kapal klothok aja gaess,gimana?".kata Aliando di sela makannya.
"Gue sih terserah lu lu pade".kata Reno.
"Gue setuju aje,Do".kata Daniel.
"Gue juga lah".kata Amar.
__ADS_1
"Ya udah sebentar lagi kita naik kapal klothok,sekalian menikmati senja"kata Aliando lagi yang sudah di ketahui maksud dari menikmati senjanya Aliando yang pasti dan tak lain,senja adalah obyek yang bagus untuk memotret.
Setelah mereka menghabiskan makanannya kemudian Aliando membayar makannya juga membayar makanan ke tiga temannya itu.