Gadis Buruk Rupa

Gadis Buruk Rupa
Bab.12 Lomba Fotografi Online


__ADS_3

Amar,Daniel dan Reno kini berada di basecamp mereka berempat,studio musik di rumah Aliando,sambil menunggu Aliando mandi,mereka bertiga memainkan musik dengan Reno pada bass,Amar pada Gitar dan Daniel pada Keyboard,mereka memainkan lagu One Day nya Arash.


Aliando masuk ke studio setelah mereka menyelesaikan lagunya.


"Do,,,kita latihan".kata Reno.


"Ok",Aliando memainkan alat musik pada Drum merangkap vokal.Kemudian memainkan lagu nya Dewa 'KANGEN''.


"Semua Kata Rindumu Semakin Membuat Ku, Tak Berdaya Menahan Rasa Ingin Jumpa....


Percayalah Padaku,Akupun Rindu Kamu, Ku Akan Pulang Melepas Semua Kerinduan Yang Terpendam...


Jangan Katakan Cinta,Menahan Beban Rasa Sudah Simpan Saja Sedih mu Itu,Ku Akan Datang......


Begitulah penggalan lagu yang Aliando dan ketiga temannya bawakan dalam versi vierza,sangat memukau...


"Wow,,,,,amazing Do,,,",kata Reno ibu jarinya di arah kan ke Aliando.


"Sangat menjiwai",kata Amar serius dengan kepala manggut-manggut.


"Seperti lu yang kangen Do",kata Daniel memuji.


"Sudah-sudah,,,,,kalian ini apaan sih,biasanya kita latihan juga seperti itu",kata Aliando mengalihkan penilaian teman-temannya tentang penghayatan lagu yang dia bawakan.


Sebenarnya semua pendapat teman-temannya benar.Dia sangat menghayati lagu itu karena dirinya saat ini pun sedang merasa kangen dengan seorang gadis yang selalu menyita waktunya untuk berangan tentang nya.


"Do,,,,,Mapensi di kampus,kita bawakan lagu ini aja Do",kata Amar,Reno dan Daniel hampir bersamaan.


"Terserah kalian saja,gua ngikut".kata Aliando.


"Terus, lagu baratnye ape?",tanya Reno.


"Kalian yang milih,nanti konfirmasi dan setelah itu kita latihan",kata Aliando sambil berdiri dan berjalan ke arah pintu.


"Lu mau ke mana Do?",tanya Amar dan Daniel hampir bersamaan.


"Apa kalian tidak ke kampus",kata Aliando.


"Hehehe,,,,,iya Do",kata Amar dan Daniel.


"lets go gaess".kata Reno sambil berlalu setelah merapikan kembali peralatan musik di studio Aliando,basecamp mereka berempat.


Malam itu setelah jam kuliah usai,Aliando dan ketiga temannya sepakat ngafe dulu di dekat kampus mereka sebelum pulang,menikmati live musik yang di suguhkan oleh cafe itu.Mereka berempat menyumbang lagu Sempat Memiliki nya Yovi and Nuno,yang di bawakan mereka dengan begitu apik dan memesona semua pengunjung cafe yang malam itu cukup ramai.Banyak juga yang bertepuk tangan menandai bahwa mereka suka dengan lagu yang keempat pemuda itu bawakan.

__ADS_1


"Terimakasih",kata mereka berempat bersamaan,dan kembali ke meja mereka.


"Hai,,,,,".Tiba-tiba seorang perempuan cantik dengan pakaian seksi menyapa mereka dengan senyum termanisnya.


"Kamu Aliando kan?",sapa gadis itu dengan mendekati Aliando.


"Saya Sarah",katanya sambil mengulurkan tangan kepada Aliando.


Aliando menatap ketiga temannya itu secara bergantian tanpa membalas uluran tangan Sarah.


"Saya Reno",kata Reno mengulurkan tangannya kepada Sarah agar Sarah tidak tersinggung dengan perlakuan Aliando yang memang seperti itu pada seorang yang bernama mahluk cewek.


"Sarah,,,,"kata wanita itu seraya membalas jabat tangan Reno.


Begitu juga dengan Daniel dan Amar yang menjabat tangan Sarah dengan menyebut nama mereka masing-masing.Sarah dan temannya yang bernama leony akhirnya juga bergabung di meja Aliando,Amar,Reno dan Daniel.


Sarah berusaha untuk mendekati Aliando yang dari tadi hanya diam,tidak seperti ketiga temannya yang sudah cukup akrab dengan perbincangan mereka.


Tiba-tiba Sarah menjatuhkan tas kecilnya yang tadi di selempang kan pada pundaknya,seolah-seolah perbuatannya itu tidak dia sengaja.Benar saja,tidak lama setelah itu Aliando yang akan mengambil tas itu yang jatuh tepat di kakinya betabrakan kepalanya dengan kepala Sarah,bahkan entah bagaimana kejadiannya bibir keduanya saling bersentuhan satu dengan yang lainnya.Aliando langsung mendorong tubuh Sarah agar menjauh darinya."Maaf,,,, ",kata Aliando dengan wajah yang berubah merah jambu karena sangat malu,bahkan Aliando tetap belum bisa menyadari bahwa Sarah telah menjebaknya.


"It's Ok,Aliando",kata Sarah mengusap halus Bibirnya dengan jari telunjuknya,tentu saja Sarah bisa tertawa senang dalam hatinya karena aktingnya berhasil membuat Aliando seperti orang yang bodoh.


Amar,Reno dan Daniel mengetahui kelakuan Sarah terhadap sahabatnya itu,namun mereka memberi kode satu sama lain agar tetap diam selama Aliando tidak memberikan respon yang signifikan.


Dan Aliando pun jadi tahu kalau dia juga jadi korban Sarah sehingga dia mengalami hal yang memalukan,dan sangat menyesali semua itu.


Aliando,Amar,Reno dan Daniel pun akhirnya di bebaskan dari segala tuduhan dan di bebaskan dari mengganti uang kerugian yang di timbulkan dari kejadian itu.Ternyata laki-laki itu di ketahui adalah pacar dari Sarah,dan karena cemburu Sarah mendekati Aliando yang sempat bersentuhan bibir satu sama lain.


"Untung sekali ada kejadian ini,jadi si Ado tahu kalau dia terperangkap,,,,,",Reno menghentikan kata-katanya.


"Terperangkap apanya No?",tanya Daniel serius.


"Terperangkap bibirnya si Sarah",jawab Reno sambil cengengesan.


"Hahaha,,,,",Amar dan Daniel jadi tertawa mendengar kelakar si Reno.


"Sialan kalian".kata Aliando dengan mata melotot,seraya nyengir sambil memegangi sudut bibirnya yang terlihat merah dan lebam karena pukulan itu",Gua mau pulang,apa kalian mau tidur di sini?",tanya Aliando tentu saja hanya bercanda.


"Ya pulang lah Do",jawab Amar sambil berjalan menjajari langkah Aliando menuju parkiran di cafe itu.


"Masak mau tidur di cafe,tidur tuh di Hotel",kata Reno.


"Eh,,,,tunggu gaess,masak ganteng-ganteng kayak gini di tinggal",kata Daniel yang keluar dari kantor cafe terakhir.

__ADS_1


Hari sudah hampir pukul setengah satu pagi,Mereka pulang ke rumah masing-masing dengan mengendarai sepeda sport mereka sendiri-sendiri.


Sampai di rumah Aliando buru-buru masuk kamarnya dan menguncinya dari dalam,agar tidak ada yang tahu perihal bibir nya yang merah dan lebam itu,Dia mengetahuinya karena Dia tadi sempat berkaca di spion motornya


Aliando merebahkan tubuhnya di atas kasur dengan posisi tengkurap,sambil memainkan handphone nya,melihat-lihat website kampusnya,yang ternyata mengadakan lomba fotografi tingkat Nasional,tanpa pikir panjang Aliando mendaftarkan diri dan segera mengisi setiap form yang telah di sediakan,dengan tiga kategori yaitu foto tunggal perempuan,foto tunggal pria dan foto bersama atau kelompok,background bebas.Syarat pendaftaran foto boleh di edit tetapi hasil foto asli harus terlampirkan juga.


Tentu saja Aliando percaya diri karena menurutnya hasil fotonya memang sangat bagus di samping kameranya sangat menunjang.Aliando melihat kembali foto-foto yang sudah dia daftarkan tentu saja foto itu sudah di edit sedemikian rupa sehingga terlihat sangat menakjubkan.


"Nayla,,,,maaf,tanpa seijinmu,Foto kamu gua lombakan,dan semoga kamu pemenangnya",katanya lirih sambil terus memandang wajah dalam foto itu.


"Sebenarnya kamu itu fotogenic,gua suka lihat kamu Nay".matanya terus memandang wajah Nayla dalam foto itu,sampai akhirnya ponselnya bunyi ada nama Sale di sana,dengan segera dia menekan tombol hijau di ponselnya.


"Halo Sale,apa kabar?".


"Haiii Aliando,senang mendengar suaramu,kabar saya baik,bagaimana denganmu?".


"Syukurlah Sale,saya juga baik,apa kabarnya Mamah sama Abah?".


"Mamah kemarin katanya menghubungi kamu Do,katanya ponsel kamu tidak aktif".


"Iya Sale,Handphone saya kehabisan batrey mungkin,lupa di charger,sampaikan salam kangen saya sama Mamah dan Abah ya".


"Ok Do,jangan khawatir,Apa kamu belum tidur?,kenapa jam seperti ini kamu masih bisa menerima tilfun saya Do,apa saya mengganggu mu?".


"Tidak Sale,sama sekali kamu tidak mengganggu,saya baru saja menyelesaikan tugas kuliah,kamu sendiri kenapa belum tidur?".


"Ah,,,,,syukurlah Do,saya tidak mengganggu kamu,saya baru pulang kerja Do".


"Oh ya?",kata Aliando dengan merubah posisi tidurnya menjadi telentang.


"Do,,,Nayla mengembalikan jaket milik kamu,di titipkan sama Mamah di rumah,Dia bilang terimakasih banyak atas semua pertolongan kamu,Amar,Daniel dan Reno".


"Untuk apa dia kembalikan Sale,suruh pakai saja,nanti kamu bilang Nayla ya",kata Aliando jantungnya berdetak cepat saat menyebut nama Nayla."Ya Allah kenapa jantung ini?".katanya dalam hati.


"Baiklah Do,nanti kalau saya pulang ke Desa,saya sampaikan ke Nayla ya".


"Terimakasih ya Sale,kamu sudah mau menghubungi saya".


"Tentu saja,kita akan terus bersaudara kan,Do?,jadi kamu tidak perlu berterimakasih lagi untuk ini,Ok?".


"Ok Sale,tentu saja kita akan bersaudara selamanya".


"Baiklah Do,saya tutup dulu ya,nanti kamu harus kuliah kan?".

__ADS_1


"Baiklah Sale,kamu juga harus istirahat,Bye Sale".


__ADS_2