Gadis Culun Untuk Seorang Ceo

Gadis Culun Untuk Seorang Ceo
kabur


__ADS_3

"Hay Nona kemari!! berhentilah!!" teriak bodyguard dan kedua orang tua wanita tersebut, berlari dan terus berlari


"aku gak mau di jodohkan" batin gadis itu, hingga akhirnya kaca matanya harus jatuh, sialnya dia tak bisa melihat tanpa kaca mata


akhirnya dia pun harus berhenti mengambil nafas dan memakai kaca matanya, ternyata dia kalah cepat akhirnya gadis itu tertangkap oleh kedua orangtuanya


"mama papa....gak mau..." Ainayya Hikari Salvina. nama gadis itu yang akan di jodohkan oleh ceo yang kejam karena kakaknya yang bernama adira kabur dari rumah


tangan nayya terus saja di tarik oleh kedua orang tuanya, nayya hanya bisa pasrah jika kalo begini, serahkan sama tuhan aja


akhirnya nayya sudah terseret sampai ke dalam rumah orang tua suaminya nanti dia sendiri tidak tau nama suaminya terima nasib saja pikir nayya


tanpa sepengetahuan nayya, pernikahannya hari ini, nayya berfikir bahwa dia akan di beri waktu nyatanya ijab Kabul nya langsung di hari itu, yang hanya di hadiri oleh orang tuanya


dan kedua orang tua suaminya, jika di lihat suaminya tampan si, tapi banyak rumor mengatakan kalo dirinya sangatlah kejam


setelah ijab kabul nayya di bolehkan pulang untuk mengambil barang-barangnya karena nayya masih duduk di bangku sekolah menengah atas


kini nayya berada di mobil bersama orang tuanya, sebenarnya nayya dari keluarga yang berkecukupan tapi karena ulah Adira dia harus jadi korban serta kedua orang tuanya


Adira tak sengaja menabrak mobil kesayangan yang baru saja menjadi suaminya itu, tapi liciknya adira kakaknya melarikan dirinya


akhirnya lama di perjalanan nayya sampai ke rumahnya, mamanya pun langsung menarik tangan putrinya ke kamar yang di tutup dengan


pintu bercat emas, dan di beri papan nama "ainayya hikari salvina" mamanya pun membuka pintu tersebut dan mendudukkan nayya di ranjang


sambil mengomel sambil bekerja, itu yang di lakukan mamanya, nayya memang gadis yang mandiri, tapi terkadang dia akan bermanja dengan mamanya


hingga papanya memanggil nayya karena jemputan nayya sudah sampai nayya segera mengambil kopernya lalu pamit

__ADS_1


"apakah aku sudah menjadi istri orang??" tanyanya pada dirinya sendiri, kini nayya duduk di belakang melihat suasana malam


"dasar kakak gak ada akhlak" gumamnya karena perihal kakaknya yang melakukannya yang kena getahnya adalah nayya


begitu lama di perjalanan menurut nayya karena nayya sendiri memang tak hobi jalan jalan, padahal hanya perlu waktu 1 Jam dia sudah sampai di rumah mertuanya


pintu di sebelah kanan nayya pun di bukakan oleh supir nayya, pun turun dan mengucapkan terimakasih kepada supirnya dan mengambil alih kopernya


dan masuk ke dalam rumah yang besar layaknya istana "benar seorang putri" bisik supir itu, "nona nayya begitu lembut tak seperti wanita lain yang kemari" bisikan sang sopir di balas oleh bodyguard


akhirnya nayya di tuntun menuju ruang keluarga, saat sudah berada di ruang keluarga nayya berbungkuk dan berterimakasih lalu mengukir senyumnya oleh wanita yang bernama


"bi intan" nayya hanya berdiri hingga di persilahkan duduk, ibu mertuanya yang bernama Ainun Nadjib Riphat itu pun tersenyum sepertinya tak salah dia memilih adiknya adira


walau kelihatan cupu juga kutu buku nayya begitu sopan nan lembut, setelahnya nayya di beri tau apa yang tak di sukai oleh suaminya dan apa yang di sukai oleh suaminya


nama suaminya adalah 'Reyen Zergio Fahreza Atsmosvier, nayya menahan senyumannya di bagian belakang suaminya Untung nama suaminya tidak di taruh ke namanya


reyen yang tau itu istrinya hanya menatap mata tajam ke arah istrinya lalu pergi ke walk in clothes, untuk mengenakan pakaiannya


nayya pun mengekori suaminya "baju saya di taruh dimana tuan??" tanya nayya sopan mana mungkin dia langsung bilang 'sayang' tentu saja malu dirinya


reyen hanya meluruskan rambutnya menunjuk ke arah lemari sudut yang sedikit besar nayya pun mengangguk dan menundukkan kepalanya ketika jalan melewati reyen


dengan tenang nayya menata pakaiannya di lemari buku buku untuk dia belajar ia taruh di meja kaca yang kosong dengan peralatan menulis juga dengan baju sekolah dan tasnya


setelah selesai dia pun keluar dari walk in clothes, berhubung besok dia sekolah sebelum tidur seperti biasa dia akan belajar dulu


setelahnya nayya turun, terlihat sudah ada kedua mertuanya dan suaminya, ketika dia lewat di depan pekerja yang berlalu lalang menata makanan tak segan segan

__ADS_1


dia menundukkan badannya ketika lewat di depan mereka, lalu duduk di samping suaminya, nayya hanya diam, kedua mertuanya sudah makan bahkan satu wanita dewasa dengan pakaian seksi


juga sudah makan, hanya nayya dan reyen yang belum makan "makan nak" suruh Ainun "nunggu mas reyen makan Tan..." ucap nayya


"manggil mama aja nay" ucap ainun dan di angguki oleh nayya


setelah suaminya makan nayya pun memulai makannya


setelah makan reyen duduk di ruang keluarga sedangkan nayya membantu pekerja pekerjaan mengelap meja dan menumpukkan piring bekas, agar pembantunya tinggal ngambil saja


setelahnya nayya pamit kepada suaminya menuju ke kamar untuk belajar


dia pun duduk di depan lemari kaca di walk in clothes membaca bukunya, dia mengambil jurusan ipa, karena mimpinya adalah menjadi dokter


jika suatu saat nanti reyen menceraikannya setidaknya dia bisa sukses sendiri, karena kerja sampingannya setelah sekolah adalah bekerja di cafe yang terkenal di kota Jakarta


setelah membaca buku dan meresapi setiap yang ia baca nayya mengemas untuk besok dia bawa mulai dari peralatan menulis buku juga baju ganti setelahnya nayya duduk di sofa


dekat dengan kasur, hanya duduk menunggu suaminya datang kamar yang bernuansa hitam di padukan dengan silver begitu mewah bagi nayya


3 jam menunggu hingga batrai hpnya penuh barulah suaminya masuk dan kaget karena nayya belum tidur


"saya tidur dimana tuan? sekiranya tuan tidak ingin bersama saya" tanya nayya berusaha sesopan mungkin


"di sofa" jawab reyen dingin, reyen pun menaiki ranjangnya dan mematikan lampunya, tapi menghidupkan lampu tidurnya, reyen pun memejamkan mata


nayya sudah lebih dulu ke alam mimpi, reyen memikirkan nayya, mengapa nayya begitu sopan tak mana mungkin aku menyukainya dia itukan cupu, terlepas dari cupu tapi dia cantik cerdas dan sopan


tak seperti wanita wanita yang di kenalkan kedua orang tuanya kepadanya sebelum sebelumnya, materialistis bahkan sangat tak sopan kepada pekerja disini

__ADS_1


tapi nayya berbeda, nayya sudah berhasil mengambil hati orang tuaku, walau dia itu cupu


__ADS_2