
kini nayya dan reyen berada di kamar, reyen menghidupkan tivi guna menghapus bosa dirinya dan nayya
reyen terbelalak ketika melihat berita, ternyata banyak Poto istrinya di berita bahkan tak pakai kacamata padahal di samping dirinya
nayya yang berada di sampingnya memakai kacamata, reyen seakan melihat sosok Karina di Poto nayya yang tak memakai kaca mata
"karina....kamu Karina aku!! kamu bukan nayya kamu Karina!!" teriak reyen kepada nayya yang membuat nayya kembali ketakutan
"a...aku ainayya hikari salvina rey... aku bukan karina!" ucap nayya kaget, mendengar itu sontak reyen kaget dan menundukkan kepalanya
"maaf nay" ucap reyen lirih, merasa bersalah, pasti dirinya akan semakin di benci oleh nayya, Karina adalah artis yang sedang naik panggung
karina memutuskan untuk putus dari reyen karena karirnya sudah naik, bahkan Karina adalah artis terkenal di tahun ini
dan saat nayya membuka matanya terlihat sosok Karina putri Nanggala cantik dewasa dan imut, itulah yang tergambar oleh nayya ketika melepaskan kacamatanya, kaca mata bulat yang besar
membuat nayya layaknya gadis culun yang tak pintar, kini reyen memandang Poto Karina sebelum dia meninggalkan reyen
perlu reyen akui jika dirinya masih mencintainya hingga kini, bahkan bayangan karina tak luput dari pikiran reyen
ketika reyen memejamkan matanya, nayya melihat gambar yang di pandang oleh reyen, nayya menjadi insecure betapa cantiknya seorang Karina
"karina lagi reyen??" tanya nayya
"m...maaf, bolehkah kau berdandan sepertinya??" tanya reyen, pertanyaan reyen di angguki oleh nayya
nayya segera melepaskan kaca matanya, memakai softlens, menggerai rambutnya, dan menggunakan makeup tipis
nayya pun berdiri di depan reyen dengan baju yang sama tapi menggunakan makeup dan melepaskan kaca matanya
"bagaimana reyen??" tanya nayya kepada reyen, reyen terkesiap mereka hampir mirip pendewasaan nayya kini makin terlihat
__ADS_1
"kamu mirip karina, seperti inilah setiap hari ya" ucap reyen yang membuat nayya menitikkan air matanya
"aku bukan boneka reyen, aku bukan karina" ucap nayya dengan air mata yang jatuh, reyen menggeleng dan memeluk nayya dengan sayang dan rindu, layaknya reyen sedang bertemu dengan Karina yang asli
reyen pun melepaskan pelukannya menghapus air mata nayya yang jatuh, lalu memeluk pinggang nayya seakan takut kehilangannya
"kamu karina ku hanya karina ku" ucap reyen kembali, nayya hanya bisa menangis mengapa nayya iyakan pertanyaan reyen tadi
nayya hanya bisa bersabar biarlah seterusnya nayya menjadi karina yang reyen mau, biarlah dia jadi boneka
setidaknya nayya bisa merasakan cinta bersama reyen, memilikinya bisa menggenggam dan memeluknya
yang penting reyen bahagia dan tak ada kerinduan dengan mantannya dan nayya bisa bersama reyen
tak ush beri nayya yang lain cukup satu reyen bersamanya memeluknya menghabiskan waktu bersamanya dan tersenyum bersamanya
walau nayya di gambarkan sebagai orang lain, memang menyakitkan tapi nayya bisa merasakan cinta yang selama ini nayya ingin rasakan dari sosok reyen sendiri
"jangan menangis kar" ucap reyen kembali menghapuskan air mata nayya
"aku gak nangis" dusta nayya dengan suara lembutnya, layaknya Karina suara lembut tapi dewasa
reyen pun membalas pelukan nayya dengan cinta, nayya tersenyum tuhan sepertinya tidak membalas doa nayya untuk merasakan cinta, reyen seketika tersadar bahwa itulah nayya bukan kirana
dengan cepat reyen menarik tangan nayya untuk menjauh darinya, dan menghempaskan tubuhnya ke meja riasnya nayya, nayya pun menahan sakit di perut dan dadanya
karena perut dan dadanya terkena meja,nayya sudah jatuh di lantai memegangi perutnya kesakitan, air matanya tak jatuh
sudah lelah dirinya menangis karena hal kecil, nayya hanya meringis pelan karena sakitnya, reyen segera mendekati nayya dan membantu nayya untuk berdiri
"lepas rey" ucap nayya kepada reyen pelan, kali ini nayya sadar, cinta tak akan ada padanya bahkan setitik pun yang di berikan oleh tuhan padanya
reyen menggelengkan kepalanya, ia tak mau melepaskan nayya, "reyen zergio Fahreza Atsmosvier lepaskan aku!!" teriak nayya yang membuat reyen melepaskan nayya
nayya berjalan pelan menuju tempat tidur, duduk di ujung kasur, masih menahan sakit nayya hanya diam menikmati kesakitan yang berada di dada dan perutnya
"maafkan aku nayya aku akan berubah" ucap reyen yang di anggap angin lalu oleh nayya, reyen pun keluar mengajak candra untuk bertemu
__ADS_1
reyen dan candra pun bertemu di tempat biasa, di apartemennya candra, terlihat banyak lukisan nayya disana, nayya tersenyum manis bahkan saat nayya sedang bekerja pun candra memotretnya
"apa bro?" tanya candra
"gw takut nayya akan ninggalin gw" jawab reyen
"Lo ngurung dia hpnya Lo rusakin, Lo takut apa lagi??" tanya candra kembali
"gw takut dia di ambil sama sang pencipta can" jawab reyen
"Lo kalo gak bisa ngurus dia biar gw yang ngurus bawa dia ke pelukan gw gw bisa sayangi dia," ucap candra lirih
"gak candra!! dia istri gw! tapi yang gw cintai adalah kirana tapi ga gak bisa ngelepasin nayya!!" reyen frustasi dengan hatinya kenapa harus ada dua wanita di takdirnya
"tuhan ngadirkan dua wanita di hidup Lo agar Lo bisa menjaga salah satunya" ucap candra
"kenapa takdir gw gini!!" teriak reyen
"bukan takdir yang salah reyen, takdir hanya empat pertemuan jodoh rezeki dan kematian, lain dari semua itu manusialah yang membuat kesalahannya" ucap candra
reyen hanya menunduk reyen merasa bahwa nayya cocok dengan candra, tapi untuk melepaskan nayya rasanya begitu berat
sepertinya reyen sudah mencintai nayya tapi dia beluk menyadari hal itu, candra hanya menunggu, menunggu temannya melepaskan nayya dan nayya menjadi miliknya
"kenapa masalah gw gini sih?" tanya reyen
"karena Lo yang buat masalahnya, dan Lo lari dari masalah, jangan lari dari masalah tapi selesaikan masalahnya agar selesai" jawab candra
reyen frustasi kenapa begitu banyak yang menyukai istrinya, istrinya memang cantik tapi begitu culun siapa yang mau sama cewek culun heh?? tidak ada
reyen mencari istri yang pintar dandan agar tidak malu di kenalkan oleh media bukan, reyen diam, reyen tak bisa mencari jalan keluar untuk masalahnya sendiri
"bantu gw can" ucap reyen
"itu masalah Lo rey, kalo Lo minta gw nyelesaikan maka nayya buat gw dan masalah Lo selesai Lo mau??" tanya reyen
"enggak!! istri gw gak akan ke elo can!!" bentak reyen
__ADS_1
"nah itu udah bentak gimana nayya bisa nyaman sama Lo kalo Lo sedikit sedikit ngebentak" nasehat Candra