Gadis Culun Untuk Seorang Ceo

Gadis Culun Untuk Seorang Ceo
aku hanya kasian•


__ADS_3

kini nayya dan keluarga suaminya sedang makan bersama, kini seperti tadi pagi reyen kembali duduk dengan wanita yang tak ia kenali namanya itu


setelah makan nayya pamit pergi untuk mengambil bajunya, dia pun ke taman belakang, mengangkat jemurannya


lalu dia kembali ke kamarnya dan kini nayya berada di walk in clothes dan melipat bajunya dan memasukkannya ke dalam lemari


lalu dia duduk di sofa, reyen pun baru kembali ke kamarnya lalu mengerutkan keningnya


karena hp yang di pakai oleh nayya adalah hp yang sudah rusak


"aku akan membelikan mu hp" ucap reyen tiba tiba


"ngapain??" tanya nayya menyimpan Hpnya


"hp mu membuatku malu" ucap reyen


"emang kenapa??" tanya nayya kembali


"kau istri dari seorang ceo yang terkenal dan menantu yang terkenal" ucap reyen sombong


"jika aku di anggap" balas nayya, lalu keluar dari kamar,dan menuju ke taman belakang lalu duduk di ayunan yang berada disana


menikmati waktu malam, dengan angin yang sejuk, hingga wanita yang tak ia kenali datang dan duduk di sebelahnya


"hallo nama aku natalya* ucap perempuan itu dengan senyum


"nayya" ucap nayya memberitahu namanya


"kamu tau gak sih?? sebenarnya aku sama reyen itu pacaran?" tanya natalya


"gak tau dan gak mau tau" ucap nayya sambil membenarkan kaca matanya lalu beranjak dari duduknya


berjalan dengan tenang hingga melihat suaminya berjalan ke arahnya, tidak. melainkan ke arah natalya sambil tersenyum


nayya tak memperdulikan reyen dia kembali ke kamarnya, mengambil hpnya, menonton sesuatu di hpnya


-pagi berikutnya


nayya melepaskan kaca matanya, terlihat dirinya yang lebih dewasa, dia memang mempunyai soflen tapi takut untuk memakainya, takut matanya iritasi


lalu nayya melepaskan ikatan rambutnya membiarkan rambutnya menjuntai ke bawah


bahkan sedikit mengeluarkan baju sekolahnya


lalu tersenyum ke arah kaca 'aku akan membuatmu jatuh ke hati ku reyen' gumam nayya pelan

__ADS_1


nayya sudah memakai tas punggungnya lalu turun menyusul yang lain, langsung mengambil duduk di samping suaminya


dan tersenyum, "kok beda nak penampilannya??" ucap ainun bertanya kepada menantunya


"ohh biar gak terlalu di kira culun ma" ucap nayya masih dengan nada lembutnya


seperti biasa menunggu reyen makan barulah dia makan, segera dia menghabiskan makanannya dan mengambil hpnya yang berada di tas punggungnya


tangannya pun di cegah oleh reyen' yang baru saja menyelesaikan makannya


"aku akan antar" ucap reyen' tiba tiba yang membuat natalya menjadi geram seketika


nayya menghempaskan lengan reyen' pelan lalu dia pamit kepada kedua mertuanya, dirinya segera di kejar oleh reyen


"biarin gw yang antar ainayya hikari salvina!!" bentak reyen' yang membuat nayya diam, dan memegang dadanya dengan kedua tangan


reyen' pun segera mengambil mobilnya, setelah mobilnya terpakir di depan nayya, nayya segera duduk di kursi belakang


sedangkan natalya juga datang dan duduk di kursi depan, nayya hanya bisa diam dengan menonton sesuatu di hpnya


sembari melihat natalya bermanja dengan 'abangnya', akhirnya mobil mewah reyen Sampai di pekarangan sekolah nayya


nayya segera membuka kancing kemeja sekolahnya dua kancing di atas lalu turun dan berjalan masuk ke sekolahnya


semua siswi yang melihat itu lantas kaget, ada hubungan apa seorang nayya dengan ceo terkenal bahkan sampai di kejar oleh ceo yang dingin dan kejam itu


"Lo mau selingkuh??" tuduh reyen


"Lo mikir gitu? biar gw lakuin biar pikiran Lo itu terkabulkan biar gak sia sia muka gw yang cantik dan badan gw yang seksi!" nayya menjawab tuduhan seorang reyen dengan berani


bahkan ia tak tau kenapa dirinya bisa berucap seperti itu, reyen membenarkan pakaiannya nayya, hingga kini kemeja yang nayya buka di kancing lagi oleh reyen


dan memasukan baju nayya ke roknya


"Lo pulang jam berapa??" tanya reyen yang sudah selesai dengan pakaian nayya


"gak tau" jawab nayya


"mau ngelo*** Lo?" tuduh reyen yang kali ini membuat nayya sakit hati, lalu pergi sial kenapa perkataannya kali ini sakit


dia pun memasuki kelasnya, membaca buku mencatat dan menjawab quis adalah kesukaan nayya sejak menduduki Bangku sekolah menengah pertama


kini nayya mengikuti kelas pertamanya seperti biasa


-pulang sekolah

__ADS_1


kini pakaiannya nayya sudah ada yang mengguntingnya, karena siftnya di siang hari, yang ia gantikan untuk seseorang, seseorang itu sedang tidak ke kampus ternyata jadi dia boleh pulang


nayya pulang menggunakan ojek online, setelah sampai nayya langsung membayarnya, bi intan yang melihat baju nayya dan rok nayya begitu kasihan


bahkan softlens nayya hilang satu dan kini dia harus mengalami sakit mata, dengan sayang nayya di bantu jalan oleh bi intan dan bodyguard reyen


reyen yang berada di kamarnya, kaget ketika melihat nayya harus di bantu oleh dua orang karena kondisinya


kini nayya sedang duduk di sofa yang berada di kamar reyen, nayya membuka softlensnya lalu membiarkan matanya membengkak


karena matanya di lempar oleh debu oleh pembully yang membullynya tadi di sekolah


"siapa yang giniin Lo ainayya hikari salvina?!" reyen geram melihat istrinya, walau belum merasakan cinta tetap saja reyen kasihan


"gak tau" ucap nayya reyen pun meninggalkan nayya yang sedang menangis matanya kian membengkak


kini bi intan di sampingnya dengan sabar mengompres mata nayya yang bengkaknya makin besar


nayya tak tahan, matanya begitu perih bahkan dia tak bisa menahan sakitnya, dengan sekuat tenaga nayya bangun dari tidurnya


menuju walk in clothes dan mengambil uangnya yang ia tabung, di bantu oleh bi intan nayya di tuntut untuk ke depan


reyen yang melihat kondisi mata nayya pun mengerti reyen segera memanaskan mobilnya


nayya sudah berada di sampingnya, melihat nayya hanya diam karena matanya makin besar


reyen langsung menancap gas menuju rumah sakit, beberapa menit berada di jalan kini nayya sudah di IGD


matanya di check oleh dokter, di beri tetes mata yang di resepkan oleh dokter untuk di gunakan 2 kali sehari


nayya pun membayar rumah sakitnya tanpa reyen tau, nayya pun menghampiri reyen


"aku mau bayar uang rumah sakit sama obatnya" ucap reyen


"udh saya bayar tuan" jawab nayya atas ucapan reyen, reyen hanya mengerutkan keningnya


'biasanya wanita wanita yang pernah reyen kenal akan merengek-rengek untuk reyen bayar, nayya terlalu berbeda'


kini nayya dan reyen sudah berada di kamar, mata nayya sudah mulai membaik, nayya merebahkan dirinya di sofa


dengan sekejap nayya sudah di alam mimpi reyen mendekatinya melihat wajah nayya


"nay Lo jangan ge'er ya gw cuman kasihan, tenang gw bakal cari yang bully lo, lo itu kenapa selalu beda dari wanita lain nay?? entahlah menurut gw Lo berbeda gak materialistis bahkan mandiri, tapi ingat gw gak cinta sama Lo" ucap reyen yang


mengecilkan suaranya, lalu reyen tidur di kasurnya dan mulai berjalan di alam mimpi

__ADS_1


__ADS_2