
kini kedua insan itu sedang makan, dengan telaten reyen mengupasi daging ikan dari tulangnya, setelah itu reyen pun menaruh daging ikan itu ke piring yang nayya pakai
nayya pun segera makan, baru saja beberapa suap nayya merasa perutnya begitu mual, tanpa permisi isi perut nayya langsung keluar di meja makan
reyen yang melihat itu pun langsung memijat tengkuk nayya dengan sabar walau dia jijik melihat muntahan itu, setelah rasa nayya baik reyen pun menggendong nayya biarkan saja pembantu yang membersihkan'
di rumah reyen memang sekarang sudah ada pembantu sejak 2 hari yang lalu, saat reyen menggendong nayya, reyen merasa bahwa bobot nayya begitu ringan
reyen pun segera meniduri nayya di kasur dengan pelan lalu menyelimuti nayya, reyen pun mengambil minyak kayu putih, dan mengoleskannya pada punggung nayya
lalu memijat kepala nayya dengan sabar, nayya sudah tenang tapi perutnya begitu sakit
"sayang kedokter aja ya??" tanya reyen lembut yang di angguki oleh nayya
reyen pun mengemasi beberapa keperluan nayya takut takut jika nayya harus menginap, reyen pun memakai tas punggungnya dan menggendong nayya muka nayya sudah sangat pucat
reyen pun mempercepat langkahnya ketika sudah sampai di mobilnya, reyen pun menduduki nayya dengan sangat pelan di kursi samping supir, reyen pun meletakkan tasnya di bagian belakang
setelahnya reyen masuk ke belakang pengemudi dan segera mengemudikan mobilnya, beberapa saat di jalan akhirnya mobil reyen terpakir di rumah sakit
reyen pun segera turun dan menggendong nayya masuk ke rumah sakit, dengan langkah tergesa reyen makin mempercepat langkahnya karena nayya sudah pingsan, reyen segera
menuju igd dan meletakkan nayya di brankar rumah sakit suster pun segera memanggil dokter karena mereka tau bahwa laki laki ini pasti tidak suka menunggu
dan ingin yang memeriksa adalah dokter bukan suster, dokter pun segera masuk dan menghampiri reyen, dokter pun segera memeriksa nayya
"kita harus jalani rawat inap dulu ya tuan, setelah itu kita periksa bagian dalam tubuhnya jika saya simpulkan ada sesuatu yang tumbuh di badan nayya"
ucap dokter yang ber name tag Arya itu reyen pun menganggukkan kepalanya dan segera mengurus ruangan nayya di resepsionis
setelah beberapa saat di urus nayya pun di pindahkan ke ruangan VVIP nayya sekarang sudah sadar dan tangannya sudah di beri infus
reyen pun dengan sabar menenangkan nayya agar jangan takut, apa pun yang terjadi kedepannya
__ADS_1
"udh sayang kita cuman check aja apa pun yang terjadi kedepannya aku akan selalu ada buat kamu " ucap reyen yang menenangkan nayya
"iya mas" ucap nayya
nayya pun di beri makan oleh reyen karena tadi pagi belum ada sesuap nasi untuk perutnya nayya
beberapa saat nayya sudah makan dokter pun masuk ada 2 dokter yang masuk ke ruangan nayya, satu persatu dokter mengurus nayya ngecheck apa yang tumbuh di badan nayya
satu dokter pun tersenyum kepada nayya dan reyen
"kenapa dokter??" tanya reyen
"janin di perut nona nayya hidup..... tapi kehamilan ini sangat rentan mungkin nona nayya akan sering lemas muntah dan pingsan karena janinnya begitu lemah" ucap dokter itu yang membalas pertanyaan reyen
"tapi dokter tadi kami check di testpack itu negatif " ucap reyen memberitahu sekaligus bertanya
"Hal tersebut disebabkan oleh hCG yang belum sepenuhnya muncul pada urine istrinya tuan. Kondisi ini disebut hasil negatif palsu. Tidak semua perempuan yang sudah hamil akan memiliki tingkat hCG yang sama dalam urine mereka" beri tahu dokter sekaligus menjawab pertanyaan reyen
reyen pun mengangguk kedua dokter itu pun segera keluar dari ruangan nayya dan reyen
nayya pun mengangguk karena perutnya begitu sakit
"perutnya sakit mas" ucap nayya yang pipinya sudah basah karena air mata
reyen pun mengambil minyak kayu putih dan menaikkan baju nayya dan mengoleskan minyak kayu putih di perut nayya dengan pelan
yang membuat sakit perut nayya sedikit hilang, nayya pun segera terbang ke alam mimpi melihat itu reyen pun memberentikan aktivitas nya dan menurunkan baju nayya dan kembali menyelimuti istrinya
"sayang aku akan terus bersama kamu... jangan khawatir ya..... kita bakal ngelewatin sakitnya sama sama kamu jangan merasa sendiri ya" ucap reyen yang dia sebenarnya sadar jika nayya tidak akan mendengarkannya tapi yasudahlah
beberapa jam kemudian nayya sudah bangun dari tidurnya karena perutnya lagi lagi sakit yang membuat nayya kembali menangis
"sakit lagi perutnya mas..." ucap nayya kepada reyen
__ADS_1
"bentar ya sayang" reyen pun mengambil makanan di atas nakas
dan menyuapi nayya dengan telaten karena reyen tau bahwa sakit perut itu karena belum ada masuknya makanan setelah nayya tidur tadi
dengan lahap nayya makan, bahkan sekarang tempat makan nayya habis tak tersisa, reyen pun menaruh tempat makan itu di atas nakas kembali
"udh enakan perutnya??" tanya reyen kepada nayya
"udh mas" jawab nayya singkat, reyen pun mengelus perut nayya dan tersenyum
"jangan buat mama kamu gini dong Dede, kasihan mamanya nanti kalo Ade lahir dady bakal bilang perjuangan mamy kamu gimana ngandung kamu jadi kamu tau untuk berbakti kepada mamy kamu" ucap reyen kepada perut nayya
nayya pun tersenyum dan membelai rambut reyen, reyen pun masih setia dengan mengelus perut nayya
"yang kuat ya sayang?? kita jalani sama sama sakitnya ya??" ucap reyen kepada nayya
"iya sayang aku pasti kuat untuk anak kita bahkan untuk kamu" ucap nayya yang membalas ucapan reyen
mereka pun berbincang dan tertawa memikirkan nama anaknya nanti, tak jarang juga nayya mengeluh perutnya sakit
aktivis mereka pun terganggu karena ada dokter dan suster yang masuk
"masih sakit perutnya nona??" tanya dokter yang tadi yang ber name tag cecilia
"masih dok" jawab nayya
dokter pun memberi obat kepada nayya untuk di minum sehari dua kali, sedangkan susternya pun menyuntikkan sesuatu di selang nayya yang membuat tangan nayya menjadi panas
reyen pun dengan sabar mengelus tangan nayya yang satu lagi agar istrinya itu tenang dan tak terlalu memikirkan sakitnya itu
setelah dokter dan susternya selesai mereka pun pamit pergi, setelah kepergian dokter dan suster reyen pun bangkit dan mengambil air untuk nayya
setelah mengambil air reyen pun memberikan air itu kepada nayya juga obat dan vitamin pereda sakit untuk nayya
__ADS_1
nayya pun segera meminum obat itu walau dengan susah karena nayya seumur hidup tak pernah minum obat pil
(hayo siapa yang udh gede tapi masih gak bisa minum obat pil??🤩🤩)