Gadis Culun Untuk Seorang Ceo

Gadis Culun Untuk Seorang Ceo
gak boleh ainayya•


__ADS_3

kini malam yang menyakitkan di ganti menjadi pagi, nayya sudah bisa menggunakan kaca mata karena setelah tidur matanya sedikit mengempes


dan saat mandi dia menggunakan obat tetes mata lagi, nayya sudah siap menggunakan baju biasanya, tak apalah dia di hukum karena tak menggunakan baju sekolahnya


yang penting dia masuk sekolah bukan?, reyen yang melihat nayya rapi langsung memotong jarak di antara mereka


"Lo gak boleh sekolah" ucap reyen


"tapi aku mau sekolah" ucap nayya yang membangkang suaminya


"gak boleh ainayya" ucap reyen yang memanggil nama depan nayya dengan utuh


nayya hanya menurut daripada sial di sekolah karena membangkang suaminya bagus dia menuruti perintah suaminya


nayya mengikuti reyen duduk di meja makan, reyen langsung makan begitu juga nayya yang melihat suaminya makan, dia pun langsung makan


natalya kini lebih cepat makannya begitu juga dengan reyen, mereka pamit untuk pergi, nayya hanya diam tidak ada kecemburuan


hanya cemburu, sialnya natalya begitu senang, nayya segera menyelesaikan makannya, lalu pamit menuju kamarnya


dia duduk di sofa melamun, ntah apa yang ia pikirkan, hingga mama mertuanya masuk


"nak nayya" panggil ainun


"iya ma?" jawab nayya


"kita shopping yuk nay"


"ma aku gak ada uang"


"yang bilang pake uang kamu?"


"kan shopping masak pake uang mama, nayya segan ah"


"gak usah segan nayya!, udh ayo kamu gitu aja, mama tau kok hubungan kamu sama reyen yak baik nayya, udh ayok" paksa mamanya nayya pun mengangguk mengikuti mamanya


kini mereka berdua berada di mall, mama mertuanya meninggalkan nayya di salon untuk di make up dan di memperbaiki rambutnya agar tidak kelihatan layaknya orang dari kalangan biasa



matanya nayya sudah membaik, tidak menggunakan softlens tapi dia di beri tetes mata agar matanya bisa terbiasa tanpa kaca mata


saat mama mertuanya kembali dia mengerutkan keningnya "anak yang aku tinggalkan mana ya mbak??" tanya ainun kepada orang yang mengurus nayya


"ini nyonya" wanita menunjukkan nayya


Ainun kaget karena nayya begitu dewasa bahkan dengan dewasanya dia bisa memikat cowo yang lebih tampan dari reyen anaknya


nayya pun di ajak keluar nominal yang di bayar cukup banyak untuk salon nayya tapi Ainun tak bilang berapa nominalnya pada nayya

__ADS_1


mereka berbelanja, skincare dan semua peralatan kulit di beli oleh mamanya


kini nayya sudah berada di rumah, beristirahat di ruang keluarga membuka flatshoesnya kakinya begitu pegal


10 jam di mall begitu membuatnya lelah, ternyata reyen pun baru pulang, reyen mengerutkan keningnya


"ma?? mama membawa cewek lain?? nayya mana?? mama janji jika aku menikah dengan nayya itu akan terakhir kali mama ngejodohin aku!!!" teriak reyen frustasi


mama menunjuk nayya "dia nayya" ucap ainun


reyen terkesiap, begitu dewasa nayya, oh tidak tidak reyen tak suka wanita culun, nayya pun membawa barang barang yang di beli oleh ainun untuknya


lalu nayya dan reyen ke kamarnya, nayya membawa belanjaannya ke walk in clothes, dia menaruh semuanya di samping lemarinya


lalu dia keluar dan duduk di sofa, mengambil nyawanya yang akan mati


"katanya gak materialistis" sindir reyen


"mama yang beliin, lagian aku gak mau belanja" ucap nayya


"Lo dewasa banget nay," ucap reyen, nayya pun mengambil hpnya, lalu turun dan berlari menggunakan sepatunya


dan segera naik ke kereta nmax milik Bram


Bram melajukan mobilnya menuju ke taman yang begitu indah


melupakan masalahnya, melupakan suaminya, melupakan pembully dan melupakan kehidupan nya ke depan


menikmati malam hingga jam menunjukkan pukul 00:23 nayya meminta bram mengantarnya


bram pun mengiyakan


kini nayya mengendap ngendap masuk ke kamarnya


pemandangan yang ia lihat adalah reyen belum tidur sepertinya menunggunya


nayya pun segera menutup pintunya,


"kemana?!" tanya reyen


"ke taman" jawab nayya


"sampe jam segini?!!!" tanya reyen lagi yang di angguki oleh nayya


reyen menarik tangan nayya kasar, lalu reyen mengambil tali di nakas samping tempat tidurnya, lalu di mendudukkan nayya di atas ranjang


kedua tangannya dia ikat, begitu juga dengan kedua kakinya, dengan cepat reyen membuka pakaian yang nayya gunakan


nayya sudah ketakutan, reyen pun membuka dalaman nayya juga, menikmatinya benar benar menikmati keindahan badan nayya

__ADS_1


rasanya badan nayya lebih nikmat dari natalya, benar benar ingin dia jamah tubuh nayya ini


tapi dia waras, dia hanya memandangi nayya yang sudah menangis, lalu dia mengambil cambuk


dia mulai mencambuk nayya layaknya orang kesetanan, nayya hanya bisa menangis tak tahan perih, badannya begitu perih,


menangis, hingga akhirnya nayya pingsan karena tak tahan


reyen belum puas, hingga badan nayya kini sudah berdarah


beberapa bagian, barulah reyen puas, reyen duduk di samping nayya, menikmati muka nayya yang terlihat kesakitan


reyen pun menyelimuti badan nayya, lalu dia keluar dan masuk ke dalam kamar Natalya


-esok paginya


reyen keluar dari kamar natalya dengan berantakan, dan dia tak menggunakan baju hanya menggunakan celananya tadi malam


lalu dia masuk ke kamarnya, nayya masih pingsan, terbesit kasihan kepada nayya yang mukanya sangat lemas


bedanya dari tadi malam, tubuh nayya lebih kaku, layaknya orang mati


reyen segera mandi dan berpakaian, bergegas menuju ke kantor tak mempedulikan nayya apakah dia hanya pingsan atau nayya sudah mati


biarkanlah nayya si temukan papanya atau mamanya atau pembantu, dia tak punya waktu untuk nayya, jika dia mengurusi nayya reputasinya akan buruk


reputasi lebih penting bagi reyen, kini reyen sudah berada di ruang meeting, memulai meeting dengan bagus


selama 2 jam reyen baru menyelesaikan meetingnya, reyen langsung menuju ke ruangannya lalu duduk di kursi kebesarannya


pikirannya mulai menuju ke nayya, apakah ada yang menemukan nayya, apakah nayya sudah mati?? apakah nayya hanya pingsan, apa nayya sudah di kuburkan??


sayangnya tidak ada yang menelponnya, sepertinya nayya belum di temukan, bagaimana jika nayya mati?? hanya itu yang reyen pikirkan tentang ainayya hikari salvina


dia takut jika nayya sudah mati, tapi dia berusaha agar tak memikirkan dan mulai fokus pada pekerjaannya


biarlah nayya mati, hidupnya bisa tenang, tapi apakah nayya memang mati karena tadi pagi badan nayya begitu kaku sepertinya dia hanya pingsang


tapi muka nayya begitu pucat kayaknya dia mati pikir reyen tapi itu semua di tepis oleh reyen


nayya sudah di temukan begitu kaku di ranjangnya oleh ainun, ainun membuka ikatan pada nayya, lalu memakaikan nayya baju


dengan bodyguard reyen, nayya di gendong di mobil


-runah sakit


nayya sudah di infus, kabar buruknya adalah nayya akan koma selama 3 hari jika selama tiga hari dia tak bangun maka artinya nayya sudah meninggal


karena badannya benar benar kaku, layaknya orang mati ainun hanya menangis tak sempat mengabari suaminya ataupun anaknya

__ADS_1


__ADS_2