
kini malam yang menyakitkan di ganti menjadi pagi, nayya sudah bisa menggunakan kaca mata karena setelah tidur matanya sedikit mengempes
dan saat mandi dia menggunakan obat tetes mata lagi, nayya sudah siap menggunakan baju biasanya, tak apalah dia di hukum karena tak menggunakan baju sekolahnya
yang penting dia masuk sekolah bukan?, reyen yang melihat nayya rapi langsung memotong jarak di antara mereka
"Lo gak boleh sekolah" ucap reyen
"tapi aku mau sekolah" ucap nayya yang membangkang suaminya
"gak boleh ainayya" ucap reyen yang memanggil nama depan nayya dengan utuh
nayya hanya menurut daripada sial di sekolah karena membangkang suaminya bagus dia menuruti perintah suaminya
nayya mengikuti reyen duduk di meja makan, reyen langsung makan begitu juga nayya yang melihat suaminya makan, dia pun langsung makan
natalya kini lebih cepat makannya begitu juga dengan reyen, mereka pamit untuk pergi, nayya hanya diam tidak ada kecemburuan
hanya cemburu, sialnya natalya begitu senang, nayya segera menyelesaikan makannya, lalu pamit menuju kamarnya
dia duduk di sofa melamun, ntah apa yang ia pikirkan, hingga mama mertuanya masuk
"nak nayya" panggil ainun
"iya ma?" jawab nayya
"kita shopping yuk nay"
"ma aku gak ada uang"
"yang bilang pake uang kamu?"
"kan shopping masak pake uang mama, nayya segan ah"
"gak usah segan nayya!, udh ayo kamu gitu aja, mama tau kok hubungan kamu sama reyen yak baik nayya, udh ayok" paksa mamanya nayya pun mengangguk mengikuti mamanya
kini mereka berdua berada di mall, mama mertuanya meninggalkan nayya di salon untuk di make up dan di memperbaiki rambutnya agar tidak kelihatan layaknya orang dari kalangan biasa
matanya nayya sudah membaik, tidak menggunakan softlens tapi dia di beri tetes mata agar matanya bisa terbiasa tanpa kaca mata
saat mama mertuanya kembali dia mengerutkan keningnya "anak yang aku tinggalkan mana ya mbak??" tanya ainun kepada orang yang mengurus nayya
"ini nyonya" wanita menunjukkan nayya
Ainun kaget karena nayya begitu dewasa bahkan dengan dewasanya dia bisa memikat cowo yang lebih tampan dari reyen anaknya
nayya pun di ajak keluar nominal yang di bayar cukup banyak untuk salon nayya tapi Ainun tak bilang berapa nominalnya pada nayya
__ADS_1
mereka berbelanja, skincare dan semua peralatan kulit di beli oleh mamanya
kini nayya sudah berada di rumah, beristirahat di ruang keluarga membuka flatshoesnya kakinya begitu pegal
10 jam di mall begitu membuatnya lelah, ternyata reyen pun baru pulang, reyen mengerutkan keningnya
"ma?? mama membawa cewek lain?? nayya mana?? mama janji jika aku menikah dengan nayya itu akan terakhir kali mama ngejodohin aku!!!" teriak reyen frustasi
mama menunjuk nayya "dia nayya" ucap ainun
reyen terkesiap, begitu dewasa nayya, oh tidak tidak reyen tak suka wanita culun, nayya pun membawa barang barang yang di beli oleh ainun untuknya
lalu nayya dan reyen ke kamarnya, nayya membawa belanjaannya ke walk in clothes, dia menaruh semuanya di samping lemarinya
lalu dia keluar dan duduk di sofa, mengambil nyawanya yang akan mati
"katanya gak materialistis" sindir reyen
"mama yang beliin, lagian aku gak mau belanja" ucap nayya
"Lo dewasa banget nay," ucap reyen, nayya pun mengambil hpnya, lalu turun dan berlari menggunakan sepatunya
dan segera naik ke kereta nmax milik Bram
Bram melajukan mobilnya menuju ke taman yang begitu indah
melupakan masalahnya, melupakan suaminya, melupakan pembully dan melupakan kehidupan nya ke depan
menikmati malam hingga jam menunjukkan pukul 00:23 nayya meminta bram mengantarnya
bram pun mengiyakan
kini nayya mengendap ngendap masuk ke kamarnya
pemandangan yang ia lihat adalah reyen belum tidur sepertinya menunggunya
nayya pun segera menutup pintunya,
"kemana?!" tanya reyen
"ke taman" jawab nayya
"sampe jam segini?!!!" tanya reyen lagi yang di angguki oleh nayya
reyen menarik tangan nayya kasar, lalu reyen mengambil tali di nakas samping tempat tidurnya, lalu di mendudukkan nayya di atas ranjang
kedua tangannya dia ikat, begitu juga dengan kedua kakinya, dengan cepat reyen membuka pakaian yang nayya gunakan
nayya sudah ketakutan, reyen pun membuka dalaman nayya juga, menikmatinya benar benar menikmati keindahan badan nayya
__ADS_1
rasanya badan nayya lebih nikmat dari natalya, benar benar ingin dia jamah tubuh nayya ini
tapi dia waras, dia hanya memandangi nayya yang sudah menangis, lalu dia mengambil cambuk
dia mulai mencambuk nayya layaknya orang kesetanan, nayya hanya bisa menangis tak tahan perih, badannya begitu perih,
menangis, hingga akhirnya nayya pingsan karena tak tahan
reyen belum puas, hingga badan nayya kini sudah berdarah
beberapa bagian, barulah reyen puas, reyen duduk di samping nayya, menikmati muka nayya yang terlihat kesakitan
reyen pun menyelimuti badan nayya, lalu dia keluar dan masuk ke dalam kamar Natalya
-esok paginya
reyen keluar dari kamar natalya dengan berantakan, dan dia tak menggunakan baju hanya menggunakan celananya tadi malam
lalu dia masuk ke kamarnya, nayya masih pingsan, terbesit kasihan kepada nayya yang mukanya sangat lemas
bedanya dari tadi malam, tubuh nayya lebih kaku, layaknya orang mati
reyen segera mandi dan berpakaian, bergegas menuju ke kantor tak mempedulikan nayya apakah dia hanya pingsan atau nayya sudah mati
biarkanlah nayya si temukan papanya atau mamanya atau pembantu, dia tak punya waktu untuk nayya, jika dia mengurusi nayya reputasinya akan buruk
reputasi lebih penting bagi reyen, kini reyen sudah berada di ruang meeting, memulai meeting dengan bagus
selama 2 jam reyen baru menyelesaikan meetingnya, reyen langsung menuju ke ruangannya lalu duduk di kursi kebesarannya
pikirannya mulai menuju ke nayya, apakah ada yang menemukan nayya, apakah nayya sudah mati?? apakah nayya hanya pingsan, apa nayya sudah di kuburkan??
sayangnya tidak ada yang menelponnya, sepertinya nayya belum di temukan, bagaimana jika nayya mati?? hanya itu yang reyen pikirkan tentang ainayya hikari salvina
dia takut jika nayya sudah mati, tapi dia berusaha agar tak memikirkan dan mulai fokus pada pekerjaannya
biarlah nayya mati, hidupnya bisa tenang, tapi apakah nayya memang mati karena tadi pagi badan nayya begitu kaku sepertinya dia hanya pingsang
tapi muka nayya begitu pucat kayaknya dia mati pikir reyen tapi itu semua di tepis oleh reyen
nayya sudah di temukan begitu kaku di ranjangnya oleh ainun, ainun membuka ikatan pada nayya, lalu memakaikan nayya baju
dengan bodyguard reyen, nayya di gendong di mobil
-runah sakit
nayya sudah di infus, kabar buruknya adalah nayya akan koma selama 3 hari jika selama tiga hari dia tak bangun maka artinya nayya sudah meninggal
karena badannya benar benar kaku, layaknya orang mati ainun hanya menangis tak sempat mengabari suaminya ataupun anaknya
__ADS_1