Gadis Culun Untuk Seorang Ceo

Gadis Culun Untuk Seorang Ceo
menyadari•


__ADS_3

reyen masih berada di apartemen candra, memikirkan semua kata kata candra, candra benar dirinya sering membentak yang membuat ada rasa tak nyaman dari nayya


ketika reyen mendekatinya, reyen memandangi gambar nayya di apartemen candra, gila candra begitu terobsesi dengan nayya


"tentukan pilihan Lo rey sebelum nayya ku bawa ke meja ijab kabul dengan paksa" ucap candra sungguh sungguh


dari nayya bekerja dengan candra memang, memang candra sudah ingin memiliki seorang ainayya, tapi sayangnya mulutnya terasa kelu untuk menyatakan cintanya kepada ainayya


sehingga ketika dia tau ternyata ainayya sudah menjadi istri orang, kecewa dan bersalah candra rasakan selama 2 hari, karena gadis idamannya sudah ada ikatan dengan orang lain


"aku tidak akan membiarkan mu melakukannya, aku akan memperbaiki semua kesalahanku kepada ainayya doakan saja pintu maaf masih bersamaku" ucap reyen yang tak ingin sahabatnya


menjalankan aksinya untuk bertemu dengan seorang ainayya dan menjadikan ainayya istri, reyen pun pulang, kali ini serius untuk meminta maaf kepada ainayya


tapi dia tidak tau, kabar buruk akan datang kepadanya ketika di rumahnya ada wanita yang pernah dia tiduri, dan sekarang sedang mengandung jabang bayinya


reyen membeli bunga beli coklat hp baru untuk ainayya, dengan senang reyen pun pulang baru saja reyen menghentakkan langkah kakinya


menuju pintu depan rumahnya, terlihat ada wanita yang ber name tag claryn sedang duduk sambil menangis dengan ainayya juga disana


"ada apa ini nayya??" tanya reyen bingung


"claryn datang dan dia memberiku testpack" ucap nayya, setelah mengatakan itu nayya segera ke dapur, membuat minuman


pikirannya kacau, kenapa saat ainayya ingin berdamai dengan hatinya, menghapus memory kelam bersama suaminya masalah malah datang kepadanya


setelah selesai membuat minuman nayya menuju ke ruangan yang ada dia insan yang sedang berbincang


"ini susu untukmu clar, dan jus jeruk untuk tuan reyen di minum ya" ucap nayya sembari menaruh gelas yang berisi minuman ke atas meja sambil mengukir senyumnya


setelahnya nayya pun pergi dan menuju ke kamarnya dia duduk di samping jendela melihat keluar


"seberapa banyak yang kau perlukan sebut nominalnya" ucap reyen to the point


"aku gak butuh uang tuan reyen, aku butuh tanggung jawabmu sebagai ayah dari anakku" ucap claryn


"jika pun aku menghidupi mu aku menikahi mu anak itu tidak ada hak tentang harta ku dan juga dia bukan anakku" jelas reyen dengan angkuh


claryn menundukkan kepalanya, karena claryn hanya ingin harta reyen jatuh kepada dirinya

__ADS_1


-3 Minggu kemudian


selama tiga Minggu reyen mendapatkan haknya sebagai suami dari seorang ainayya, tanpa membuat ainayya sedih dan emosi


mungkin saat terus melakukan hubungan badan ainayya sedang masa suburnya, bahkan nayya bertingkah aneh


"kamu kenapa sih nayya??" tanya reyen yang heran karena nayya tak mengijinkannya dirinya untuk pergi ke kantor


"gak mau kamu tinggal!!, aku mau ngomong sesuatu dulu!!" ucap nayya


"ngomong apa nay??" tanya reyen kembali dengan suara lembutnya


"aku telat, seharusnya semalam udh datang bulan" ucap nayya


reyen membolakan matanya, reyen pun mendudukkan nayya di kasur, dan memegang pundak nayya


"aku ke apotik bentar ya sayang" ucap reyen antusias, nayya yang berfikir bahwa reyen sedang sakit pun menganggukkan kepalanya


reyen pun pergi ke apotik membeli 4 testpack untuk ainayya setidaknya dia ingin memastikan bahwa benihnya sudah tumbuh


reyen pun membayar alat testpack yang ia beli, segera reyen masuk ke mobilnya dan melajukan mobilnya menuju rumah


reyen membelah jalanan yang lancar sepertinya Tuhan membiarkan reyen sampai di rumah dengan cepat agar segera di beri kabar baik


"sayang coba ini" ucap reyen sembari memberikan testpack


nayya pun mengangguk dan mengambil testpack tersebut, nayya pun masuk ke kamar mandi, menggunakan testpack sesuai dengan panduan


beberapa menit kemudian nayya keluar, dengan raut wajah lesu dan tak bersemangat, melihat nayya sudah keluar reyen pun segera mendekati nayya


nayya pun menunjukkan hasil testpacknya kepada reyen



reyen pun kecewa ketika melihat hasil yang keluar, reyen pun segera memeluk nayya dengan kasih sayang dan mengelus punggung nayya


"aku gagal...." ucap nayya


"no babe" sangkal reyen atas ucapan nayya

__ADS_1


nayya pun membalas pelukan reyen, mereka telah berdamai, memutuskan untuk saling mencintai dan menyayangi


tanpa tau bahwa salah satu dari mereka harus kehilangan nyawa untuk anak yang akan di lahirkan oleh ainayya hikari salvina


"kita bisa coba lagi sayang" ucap nayya


nayya pun mengangguk mendengar ucapan reyen, nayya memang tak mengharapkan segera mendapatkan anak, tapi reyen terlihat menginginkan anak itu


nayya merasa bersalah melihat reyen begitu terlihat sangat kecewa karena tak di berika kepercayaan oleh sang pencipta untuk mendapatkan anak secepat itu


"kita mulai sekarang jaga mood kamu sama makan kamu ya sayang" ucap reyen lembut masih di dalam pelukan mereka


nayya mengangguk setuju, nayya nyaman dengan pelukan ini, nayya memejamkan matanya


hingga reyen melepaskan pelukannya, dan melihat wajah nayya dengan senyuman


"kita pasti akan mendapatkannya" ucap reyen antusias


nayya pun mengangguk, dan mengukir senyumnya semanis mungkin agar suaminya itu bahagia


nayya pun di baringkan oleh reyen, reyen pun menaruh kepalanya di paha nayya, mengelus ngelus perut nayya bahkan mencium perut nayya


"Dede cepet tumbuh ya biar kita bisa ketawa bareng" ucap reyen berbicara kepada perut nayya


"Dede sehat sehat ya jangan sakit, tenang aja kamu kalo udh mengenal dunia ini kamu akan bahagia karena mendapatkan ibu yang cantik baik dan manis, serta ayah yang ganteng baik" celoteh reyen


"kamu ganteng??" tanya nayya


"jelas lah!!" jawab reyen bangga para dirinya sendiri


"iya deh ngalah deh" ucap nayya mengalah dari pada harus berdebat membuang tenaganya, mending nayya mengalah agar suaminya senang


"sayang kalo kamu masih telat bilang yaaaa, biar kita check lagi" ucap reyen yang hanya di angguki oleh nayya


sambil meremehkan senyumannya, reyen pun memeluk pinggang ramping istrinya, nayya pun terlihat geli menatap kelakuan reyen


"kenapa sih?? semalam gak gini deh" tanya nayya yang heran dengan tingkah reyen itu


"gak ada, aku cuman mau mulai ini dari awal dengan cinta dan mendapatkan anak sayang" jawab reyen yang membuat nayya terharu dengan ucapan seorang reyen zergio Fahreza Atsmosvier

__ADS_1


"pande ngegombal juga kamu ya" ucap nayya sambil memukul dada bidang suaminya pelan, reyen pun terkekeh dan mengeratkan pelukan di antara mereka


"pande dong" ucap reyen yang menjawab ucapan nayya dengan senyum menggodanya


__ADS_2