
Di sisi lain, di kantor milik Kaendra telah banyak wartawan yang ingin mewawancarai Edwart tentang kejadian tadi malam.
"Permisi apa tuan Kaendra ada di kantor" para wartawan berdesakan mencari keberadaan Edwart hingga para penjaga kewalahan menangani masalah ini.
Sedangkan Edwart yang ada di ruangan nya merasa pusing karna, akibat kejadian tadi malam membuat para pemegang saham marah pada nya, banyak kerja sama yang di batalkan, dan mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Terutama kerjasama dengan perusahaan NT grup milik Keluarga Nicolas.
Keanu yang mengetahui putri kesayangan nya di permalukan di tempat ramai sangat marah, hingga ia mencabut kerja sama yang sudah di setujui oleh kedua bela pihak, hingga mengakibatkan perusahaan milik Kaendra di ambang kebangkrutan.
Bukan itu saja, Keanu juga memerintahkan sekretaris nya untuk mengumumkan perusahaan yang bekeerja sama dengan perusahaan Edwart supaya membatalkan, dan mereka langsung di tawarkan untuk bekerja sama dengan NT grup tanpa syarat.
Di sekolah.....
"Gak nyangka gue kejadian tadi malam langsung tersebar" ucap Riska yang melihat dengan seksama
"Mana komentar nya menjatuh kan bokap nya Cecil" sambung Kay
Micco melihat ke arah Qila. Qila yang melihat tatapan Micco pun mengerti
"Gue gak ngelakuin apa pun, kayak nya yang ngelakuin bokap gue sama bang Andi" ucap Qila dengan santai
Mereka menatap Qila dengan sedikit rasa takut, tidak kebayang jika mereka mencari masalah dengan gadis kecil yang bersama dengan mereka.
Di sisi lain Cecil merasa malu karena berita yang menyebar mengakibatkan diri nya menjadi bahan gosip hangat di sekolah, bahkan vidio saat Nella dan Qila di hajar oleh nya menjadi tranding topik di grup sekolah.
"Sial...awas aja lo Aqila, bakal gue buat hidup lo menderita, sehingga lo memohon sama gue untuk melenyapkan lo dari muka bumi"
Cecil sangat marah, mata nya memerah menahan amarah nya, para sahabat nya sangat takut melihat Cecil yang seperti ini
Jam pulang sekolah
Ini adalah waktu yang paling di tunggu oleh semua para murid di sekolah.
Kini Qila dan para sahabat nya sudah ada di parkiran.
"Emn..gue mau ke toilet dulu ya" ucap Qila yang sejak tadi menahan untuk buang air kecil
"Kita temenin ya" ucap Riska
Aqila hanya menganggukkan kepala nya setelah itu berlari menuju toilet.
5 menit Qila di toilet, hingga gadis itu keluar dengan lega.
__ADS_1
Saat ingin pergi meninggal kan toilet tiba-tiba....
Buk...buk....buk....
Dalam sekejap, Qila, Saci dan Riska pingsan karna dipukul oleh seseorang dengan sangat keras.
Qila di bawa oleh orang tersebut, sedangkan Saci, dan Riska di biarkan tergeletak tak sadarkan diri di sana.
Di parkiran....
Hampir 30 menit mereka bertiga belum kembali, membuat kegiga pemuda itu khawatir
"Ini mereka kok lama banget si" ucap Zain yang sudah uring uringan
"Kita samperin aja" ajak Micco yang langsung di setujui oleh mereka berdua.
Mereka berjalan melewati koridor, dan betapa terkejut nya mereka melihat Saci dan Riska tergeletak tak sadar kan diri di sana
"Riska, Saci bangun kalian kenapa" Kay memangku kepala Saci, dan betapa terkejutnya mereka kepala Saci dan Riska mengeluarkan darah
"Zain telpon ambulan sekarang!!!!!" Perintah Micco yang sudah khawatir
Micco mencari di sekitar lokasi, siapa tau Aqila sedang di sembunyikan oleh mereka, ternyata tidak ada hasil.
Dan Micco langsung menelpon Keanu untuk memberi tahu kan keadaan yang sedang ia hadapi.
Keanu sedang rapat Direksi untuk membahas perusahaan yang baru ia beli, mendengar telepon yang terus berbunyi membuatnya sangat terganggu. Apalagi nama yang tertera adalah nama Micco
Merasa terganggu akhir nya Keanu mengangkat telepon nya
"Halo" ucap Keanu dingin
"Om Qila di culik" ucap Micco yang langsung to the point
Mendengar penuturan Micco membuat Keanu langsung emosi
"Bagaimana bisa?" Tanya Keanu yang sudah sangat marah
"Om Micco harap om nanti aja marah nya, sekarang om ke rumah sakit dan di sana Micco akan jelaskan semua" jelas Micco
Keanu lengsung mematikan ponsel nya, dan Micco lanvsung mengirim lokasi rumah sakit pada Keanu
__ADS_1
Tak lupa Keanu menelpon kedua putra nya untuk ikut ke rumah sakit.
Saat tiba di rumah sakit Keanu melihat kedua sahabat perempuan Qila terbaring lemah tidak sadarkan diri di dalam ruangan ICU
"Micco apa yang terjadi?" Tanya Keanu
"Om awal nya Qila ingin ke toilet, dan saat itu Saci dan Riska ikut nemenin Qila, karna mereka berdua takut, jika Qila pergi sendiri, takut nya ia diganggu lagi oleh teman² nya Cecil. Tapi setelah hampir 30 menit mereka gk balik lagi kami bertiga khawatir dan memutuskan untuk menyusul mereka, dan sampai di sana Kita bertiga hanya nemuin mereka berdua tidak sadarkan diri, dan kepala bagian belakang mereka terluka" jelas Micco
"Jadi Qila di mana?" Tanya Andi yang mulai khawatir
Micco hanya menggelengkan kepala nya sebagai jawaban membuat Andi naik pitam dan mencengkram kera baju Micco dengan keras
"Maksud lo apa hah?..... lo gak tau kemana adek gue? Iya?"
"Kita juga lagi nyari bang, kita semua peduli sama Qila, kita juga lagi berusaha, dan satu lagi bang, bukan cuma. Qila yang menderita sahabat kita yang lain juga" ucap Micco
"Amarah Andi mereda saat Micco mengatakan hal tersebut
Zain sedari tadi hanya fokus ke layar laptop nya, terus mencari keberadaan Qila, tapi belum ada petunjuk sama sekali.
Ponsel Qila mati hingga menbuat nya harus bekerja ekstra untuk menemukan titik terang nya.
Di sisi lain
Qila mulai sadarkan diri. Melihat ke sekeliling ternyata ia di bawa ke tempat yang asing.
"Ssttt gue dimana?" Qila memegangi kepala nya yang terasa sakit akibat pukulan tadi
"Saci sama Riska gimana ya?" Ucap Qila yang mulai khawatir pada kedua sahabat nya
Qila memegangi kepala nya yang sangat sakit, akibat pukulan seseorang.
Tiba tiba Qila mendengar suara langkah kaki, dan ia kembali pura pura pingsan untuk mengetahui rencana apa yang akan mereka lakukan dan siapa dalang di balik semua ini.
"Liat bos kita berhasil nangkap ni bocah" ucap salah satu anak buah
"Bagus gak sia sia gue bayar kalian mahal, sekarang gue mau, kalian ikat dia di kursi itu" perintah orang tersebut
Qila mendengar dengan seksama, ia mendengar bahwa orang menyuruh untuk melakukan penculika. Adalah wanita, dan ia juga sangat familiar dengan suara itu.
"Gue kayak perna denger tu suara, tapj dimana ya?" Batin Qila, ia terus berpikir untuk memastika suara itu milik siapa.
__ADS_1
Visual Micco menurut Author ya,