
Pagi sekali Qila telah selesai, dengan seragam sekolah nya, ia turu ke bawah menuju meja makan. Disana sudah ada bunda dan nenek nya yang menyiapkan sarapan, dan juga Ayah dan kakek nya yang sedang minum kopi.
"Pagi Ayah, bunda, pagi kakek, pagi nenek" sapa Qila
"Pagi sayang" ucap mereka
"Yang lain belum turun?" Tanya Qila mengambil roti
"Bentar lagi mereka turun" jawab Keanu
Qila bermain HP, sambil menunggu yang lain turun.
Tak lama mereka turun bersamaan, tidak lupa mereka saling menyapa satu sama lain. Reza menghampiri Qila dan mencium pipi kakak nya, seperti biasa ia lakukan
Qila tersenyum melihat adik nya yang sedikit manja pada nya.
Kini semua anak anak sudah rapi dengan seragam masing masing kecuali Ferdi dan Citra. Kalau Ferdi ia akan kembali ke Jerman, karna waktu liburan nya sudah habis. Kalau Citra ia memilih sekolah di Surabaya dan tinggal bersama adik Vivian yaitu Aulia Trinanda dan hari ini juga ia akan di jemput.
"Bang Ferdi berangkat pagi ini?" Tanya Qila
"Iya, karna 3 hari lagi abang masuk kulia, jadi ya harus balik sekarang" jelas Ferdi
"Maaf ya bang Qila gak bisa ikut nganter abang ke bandara" ucap Qila
"Emm....adek abang yang pendiam, dingin dan hemat bicara sekarang peduli ya sama abang" Ferdi emang suka sekali menggoda adek adek nya.
"Apaan si bang, emang salah.kalau Qila peduli? Kalau gak mau di peduliin ya sudah, Qila gak masalah" ucap Qila
Mendengar perkataan Qila membuat Ferdi kalang kabut, takut adek perempuannya tidak peduli lagi
"Iya kak, gak usah peduliin bang Ferdi lagi, biar kakak punya Reza seutuh nya" ucap Reza penuh kemenangan, semua orang tertawa melihat Ferdi yang khawatir.
"Citra juga nanti siap siap ya sayang, karna tante Lia akan jemput kamu hari ini" ucap Vivi
anak anak Keanu terkejut, kecuali Andi.
"bunda curang ih... masak tante Lia mau datang kita gak di kasih tau sih" ucap Reza yang ngambek pasa sang bunda.
"Bunda sudah bicara tadi malam, tapi kalian bertiga sudah ke kamar masing masing" jelas Vivi.
Sungguh mereka menyesali karna tidak.bisa bertemu dengan Aulia. Ferdi juga tidak bisa menunda penerbangan nya, apalagi Qila dan Reza yang tidak bisa menunda.sekolah nya.
Kini mereka bersiap berangkat ke sekolah. Keanu berangkat bersama Reza seperti biasa, dan Qila berangkat bersama Andi.
__ADS_1
Andi dan Qila sudah sampai di depan gerbang sekolah.
"Qila abang ngantar kamu sampai sini aja ya" ucap Andi
"Iya bang, Qila pergi ya" Qila menyalami tangan Andi,
"Belajar yang rajin"
Qila memasuki area sekolah dan melihat para sahabat nya di parkiran. Qila berlari kecil menghampiri sahabat nya, dan memeluk Riska tanpa melihat orang yang di peluk
"Kak Riska Qila kangen, kalian kok gak jenguk Qila di rumah sih" ucap nya yang masih anteng dalam pelukan orang yang ia peluk
"Heh cil lo meluk siapa?" Tanya Kay yang sedikit tertawa kecil
Qila langsung melihat ke arah Kay, tanpa melihat orang yang ia peluk
"Apaan si lo Kay, lo gak liat apa gue meluk, Ris_kaa?" Ucap Qila, saat mengucap kata Riska ia melihat dan ia bertanya tanya karna orang yang ia peluk bukan Riska melainkan Micco
"Kok jadi kak Micco sih, tadi kan Riska yang berdiri di sini" ucap Qila menggaruk kepala nya yang tidak gatal
"Gue dari tadi di sini kali, atau emang lo nya aja kali pengen di peluk sama Micco" Riska menggoda Qila, membuat yang lain tertawa
"iiiiii apaan sih dah lah, kalian emang gitu sama Qila, suka banget buly yang muda Heh..." kini gadis itu langsung pergi meninggal kan mereka berlima
Mereka menyusul Qila. Disepanjang jalan Micco tersenyum tipis melihat Qila yang seperti itu.
Kini Qila sudah di ruang kelas nya, banyak tetam teman yang bertanya sebenernya Qila sakit apa? Akan tetapi tidak ada yang memberitahukan, karna Inseiden seminggu lalu sangat di rahasiakan, bahkan keberadaan Cecil (Citra) tidak ada yang mengetahui kecuali para sahabat Qila.
Mereka mengikuti pelajaran dengan baik sampai jam istirahat tiba.
"Baiklah anak anak, ibu harap kalian dapat mengulangi materi hari ini di rumah, cukup sekian pelajaran hari ini, silahkan istirahat dan selamat siang" ucap sang guru dan pergi meninggalkan kelas
Mereka berkumpul di kantin, seperti biasa mereka bercengkrama, dan bercanda tawa.
Qila hari ini memesan banyak makanan hingga membuat para sahabatnya tidak habis pikir dengan gadis satu ini.
"Cil lo makan banyak bener" ucap Kay
"Biarin aja Kay, dia beberapa hari kemarin gue denger dari bang Andi makan nya bubur terus, sampe bosen tu bocil" jelas Zain yang setiap hari bertugas menanyakan kabar Qila saat di rumah sakit, karna mereka tidak memiliki kontak keluarga Qila. Kalau Zain gak usah di tanya, dia suka bobol sana sini, jadi dapet deh
"Qila, lo bilang tadi malam lo kangen sama kita?" Tapi kok kayak nya lo jumpa kita biasa aja, sih? Lo lebih ke kangen sama kantin deh." Ucal Saci
Qila melihat ke arah Saci dengan tatapan yang menggemaskan, pipi yang gembul penuh makanan, pupil mata besar, wajah yang baby face dan makan sedikit belepotan, membuat mereka gemas sendiri
__ADS_1
"Lo sebenernya, kangen sama kita apa kantin sih?" Ucap Riska yang mencubit pipi cubby Qila. Qila menatap Riska tajam, membuat Riska harus menghentikan aksi nya itu.
Micco menatap Qila, "Makan nya pelan pelan" ucap Micco mengambil tisu dan mengelap mulut Qila yang belepotan, Qila hanya diam, dan tersenyum manis dengan Micco
"Kayak nya ni bocil kagak kangen kita deh, tapi kangen sama Micco" ucap Kay yang tidak habis pikir dengan Qila
Qila bukan nya marah malah menepuk pundak Kay
"Bisa aja lo Kay, gue emang kangen sama kalian tau"
"Apa bukti nya?"
"Emm..gini aja deh, besok kan libur, gimana kalau kalian nginep di rumah gue, nah malem nya kita buat acara, gimana? Mau?" Tanya Qila
Mereka berpikir sejenak lalu mengetujui ajakan Qila
"Oke setuju, setelah pulang sekolah, ganti baju, baru kita ke rumah lo" ucap Saci
Mereka melanjutkan makan, sampai bel masuk bunyi
Di dalam kelas...
"Nanti pulang sama siapa?" Tanya Micco
"Sama bang Andi, kata nya dia bakal jadi supir pribadi Qila sekarang"
"Bukan lusa bang Andi balik ke Jepang?"
"Ya harus nya, tapi dia di pindahkan sama kakek untuk mengurusi perusahaan yang di pusat yang ada di jakarta"
Micco hanya beroh ria saja, mendengar penjelasan Qila.
Akhirnya jam pulang sekolah tiba, semua siswa.siswi SMA NUSA BANGSA keluar menuju parkiran, ada juga yang menunggu jemputan. Qila dan teman teman nya sudah di perkiran, tak lama Andi datang dan masih berpakaian kantor
"Qila duluan ya...sampai jumpa nanti bye" Qila berlari kecil menghampiri sang abang dan masuk ke mobil.
Visual Kay Raendra
Hay semua....
Terima kasih karna sudah mampir di novel aku. Mohon dukungan nya ya....:)
__ADS_1