
Di rumah sakit....
Zain hampir menemukan keberadaan Qila dibantu dengan Andi dan Ferdi. Akhirnya mereka menemukan lokasi gadis tersebut. Mereka menemukan lokasi berada di sebuah gudang terbengkalai, di arah sebelah Barat.
"Lokasi nya di sebuah gudang, di sebelah barat" ucap Zain yang langsung di tanggapi oleh Keanu
"Kalau begitu kita pergi sekarang" ucap Keanu yang ingin bergegas pergi akan tetapi di hentikan oleh Zain
"Sebentar om, gudang di arah sebelah barat bukan cuman satu, beri aku waktu 5 menit untuk menemukan lokasi yang akurat" ucap Zain dengan sangat serius
Keanu menghela napas berat, dan ia menyetujui saran dari Zain.
Di sisi lain....
Tubuh Qila di ikat di kursi dan mata nya di tutup, membuat mereka tidak tau jika Qila sudah sadar sejak tadi.
"Kapan ia akan bangun?" Tanya wanita itu
"Seharus nya sudah bangun sejak tadi bos" jawab salah satu anak.buah ny
Qila masih mendengar percakapan mereka sampai ia mengetahui pemilik suara tersebut.
Wanita itu yang tidak sabar mengambil air dingin dan menyiram ke tubuh Qila. Sontak Qila terkejut dan membuka mata nya
Penutup mata Qila sudah di buka, dan ia melihat wanita yang ia kenali kini berdiri dengan sombong menatap diri nya.
"Akhir nya lo bangun juga, lo tau berapa lama gue harus nunggu lo bangun?" Ucap wanita itu
"Gue gak nyangka ternyata kejadian tadi malam tidak membuat mu jerah ya Cecil" ucap Qila dengan tersenyum licik di hadapan Cecil
Ya wanita itu adalah Cecil. Cecil sangat marah karna papah nya kini masuk penjara, karna penggelapan dana perusahaan, dan kini Cecil hanya seorang diri, mamah nya meninggalkan diri nya dan pergi bersama pria lain, dan.sekarang Cecil sendirian.
Cecil menatap Qila dengan tatapan yang sangat marah
"Ini semua gara gara lo, lo penyebab keluarga gue kayak gini, dan gue gak akan lepasin lo dengan mudah" Cecil benar benar marah sekarang.
Di Mansion keluarga Nicolas...
__ADS_1
Sejak Vivi mendengar kabar bahwa putri nya di culik, ia menjadi gelisah dan tidak tenang. Vivi juga mulai berpikiran negatif tentang keadaan putri nya, ia sangat takut jika Qila kenapa napa.
Reza yang sejak tadi berusaha menenangkan sang bunda, supaya tidak memikirkan hal hal negatif yang membuat diri nya juga ketakutan.
"Bun... bunda duduk aja, pasti kak Qila baik baik aja kok, kak Qila kan kuat, dan ayah sama yang lain lagi berusaha mencari kakak" ucap Reza mengajak sang bunda untuk duduk
"Tapi gimana kalau mereka tidak menemukan kakak mu Reza? Gimana kalau kakak mu di sakiti? Bunda takut Reza" Vivi mulai menitikkan air mata, karna sangat khawatir, membayangkan Qila di sakiti sungguh membuat hati nya sakit
"Bunda tenang aja, ada kak Zain di sana yang bakal nyari lokasi kak Qila, kak Micco dan kak Kay juga di sana, dan sekarang Ayah, bang Andi sama bang Ferdi juga di sana, pasti mereka segera menemukan lokasi kak Qila" ucap Reza, jujur Reza juga sangat khawatir takut yang di pikirkan sang bunda terjadi pada kakak nya. Tapi ia menepis rasa takut nya, jika ia juga ikut takut siapa yang akan menenangkan sang bunda.
Di rumah sakit....
"Masih lama Zain?" Tanya Micco
"Bentar Mic, gue uda berusaha cepat ini, lo sabar sedikit" ucap Zain tanpa memalingkan wajah nya dan sangat fokus di depan layar laptop nya.
Keanu dan yang lain sabar menunggu Zain karna mereka tau Zain pasti bisa menemukan keberadaan Qila. Dan akhir nya Zain dapat menemukan nya
"Ketemu," sorak Zain, mereka langsung menghampiri Zain
"Di gudang bekas pabrik minyak di sebelah barat, dan setelah di telusuri di sebelah barat hanya ada satu." Sambung Zain
Andi langsung menyiapkan yang di perintahkan Ayah nya.
Kini mereka berangkat ke gudang tersebut. Micco, Kay dan Zain mereka tetap naik motor, mereka memandu perjalanan.
Sampai di lokasi mereka memarkirkan kendaraan mereka cukup jauh dari gudang.
Di dalam gudang....
Cecil terus menyiksa Qila memukul, dan menampar wajah Qila. Ia meluapkan semua emosi nya. Sampai hampir tidak sadarkan diri.
"Urus dia, jangan sampai mati, gue belum puas ngajar tu bocah" ucap Cecil, ia ingin istirahat sejenak karna tangan nya sangat panas memukuli Aqila.
Brakkkk.......
Suara pintu terdengar cukup keras membuat Cecil dan anak buah nya terkejut. Andi dan Ferdi berada di barisan paling depan, mereka menghajar anak buah Cecil.
__ADS_1
Micco langsung mencari keberadaan Qila, dan ia sangat terkejut melihat tubuh Qila penuh dengan luka, bahkan wajah nya juga ada luka sayatan
"Qila!!!!" Micco berlari menghampiri Qila, mebukakan tali yang mengikat gadis itu
"Qila sadar Qila kakak mohon buka mata mu Qila"
"Kak Micco? Qila capek kak...uhuk...Qila...." belum menyelesaikan kata kata nya Qila menutup mata
Micco langsung mengangkat tubuh mungil Qila
"Om Qila di sini ayo kita segera ke rumah sakit" teriak Micco
Keanu langsung menghampiri Micco dan membawa ke rumah sakit
Di rumah sakit....
Hati Keanu sungguh sangat sakit melihat putri yang ia jaga selama ini, harus terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit, dan yang membuat nya lebih sakit tubuh nya penuh dengan luka. Bahkan selama ini ia tak perna memukul Qila, jika gadis itu salah ia hanya akan memarahi nya. Dan kini ia melihat anak gadis nya di pukuli oleh orang lain membuat nya sangat sakit dan marah
"Micco kamu tunggu di sini, tante dan Reza akan segera kesini" Keanu berdiri dari duduk nya dan ingin pergi
"Om mau kemana?" Tanya Micco
"Mengurus orang orang yang uda buat anak gadis om seperti ini" ucap Keanu dengan sangat marah.
Keanu pergi meninggalkan Micco. Tak lama Vivian dan Reza sampai, bukan hanya mereka orang tua Saci dan Riska juga datang, karna mendengar kabar putri mereka berada di rumah sakit
"Micco bagaimana keadaan Qila?" Ucap Vivi
Micco menggelengkan kepala nya "belum ada kabar tentang Qila tante, dokter masih menanganinya, kita berdoa saja semoga Qila tidak mengalami cedera berat" ucap Micco apa ada nya
"Micco bagimana keadaan Riska dan Saci?" ucap Maya mamah Riska
"Riska dan Saci baik tante mereka cedera otak ringan, dan efek samping nya mereka akan pusing, tapi dengan resep dari dokter mereka akan segera membaik" jelas Micco
Orang tua Riska dan Saci merasa lega karna putri mereka tidak terluka cukup parah.
Vivi terus menitikkan air mata melihat tubuh putri nya penuh.dengan luka, membuat hati nya sangag sakit.
__ADS_1
"Tante Micco yakin Qila akan baik baik aja, Qila gadis yang kuat, tante jangan seperti ini, Qila pasti sedih kalau liat tante begini" ucap Micco menenangkan Vivi